Gerindra Respons Deretan Capres Usulan PAN

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 29 Agustus 2022
Gerindra Respons Deretan Capres Usulan PAN

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: DPR RI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memiliki elektabilitas relatif tinggi. Namun, Rakernas Partai Amanat Nasional (PAN) tidak mengusulkan Menteri Pertahanan itu sebagai calon presiden (capres) 2024.

PAN justru mengusulkan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani sebagai salah satu dari 9 nama capres 2024. Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara mengenai hal tersebut.

Baca Juga:

9 Capres Hasil Rakernas PAN, Ada Zulhas, Puan, Anies hingga Erick Thohir

"Kami tidak ada masalah mengenai nama-nama yang keluar, termasuk nama Pak Prabowo tidak ada di situ. Itulah demokrasi dan kita hormati," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/8).

Dasco mengatakan, Gerindra juga tidak mempermasalahkan jika PAN lebih mengusulkan Puan Maharani sebagai kandidat capres 2024. Menurut dia, hal tersebut merupakan dinamika demokrasi.

"Itulah demokrasi bahwa kemudian ada beberapa nama yang disebut teman-teman di PAN termasuk Mba Puan, ya kita apresiasi namanya demokrasi, ya kita mesti apresiasi," ujarnya.

Meski demikian, Dasco memastikan tidak ada masalah komunikasi antara Gerindra dengan PAN atau PDIP. Gerindra, kata dia, tetap membangun komunikasi dengan semua partai karena sama-sama sebagai partner di DPR.

"Bagaimanapun segala sesuatu kita harus berkomunikasi dan tentunya sebagai partner kita di DPR tidak ada masalah antara partai Gerindra, kita akan terus melakukan komunikasi-komunikasi bersama untuk membangun bangsa," pungkas Dasco.

Baca Juga:

Zulhas Sebut Ada 11 Nama Capres yang Diusulkan Kader PAN

Sebelumnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau biasa disapa Zulhas mengungkapkan 9 usulan nama calon presiden yang disampaikan oleh para pengurus daerah di seluruh Indonesia.

Adapun ke-9 nama tersebut terbagi dalam empat klaster, yakni klaster Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), klaster partai politik, klaster teknokrat dan klaster kepala daerah. Salah satu nama yang muncul dari partai politik adalah Ketua DPP PDIP yang juga Ketua DPR Puan Maharani.

Selain Puan, dari klaster parpol adalah tiga ketum parpol yang tergabung dalam KIB, yakni Zulhas, Ketum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum PPP Suharso Monoarfa. Sedangkan klaster teknokrat adalah Menteri BUMN Erick Thohir.

Kluster terakhir adalah kepala daerah, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Pon)

Baca Juga:

PAN Beberkan Nama-nama Capres Favorit, Ada Anies hingga Khofifah

#Sufmi Dasco Ahmad #DPR RI #Partai Gerindra #PAN #Pemilu #Pemilu 2024 #Pilpres #Pilpres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Perampasan Aset Koruptor, Praktisi Hukum Ingatkan Hasilnya Harus Kembali ke Rakyat
Pembahasan tetap harus memastikan adanya perlindungan terhadap hak warga negara, mekanisme keberatan yang jelas, serta pengawasan melalui lembaga peradilan.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Perampasan Aset Koruptor, Praktisi Hukum Ingatkan Hasilnya Harus Kembali ke Rakyat
Indonesia
RUU Perampasan Aset Harus Segera Disahkan, Praktisi Hukum: jangan lagi Jadi Janji Politik
Praktisi hukum Naek Pangaribuan menilai RUU Perampasan Aset memiliki posisi penting dalam memperkuat pemberantasan korupsi di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
RUU Perampasan Aset Harus Segera Disahkan, Praktisi Hukum: jangan lagi Jadi Janji Politik
Indonesia
Presiden Prabowo Peringatkan Menteri yang tak Sanggup Kerja untuk Mundur, PAN: itu Peringatan Serius
Seluruh kinerja menteri juga berada dalam pengawasan langsung Presiden Prabowo.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Presiden Prabowo Peringatkan Menteri yang tak Sanggup Kerja untuk Mundur, PAN: itu Peringatan Serius
Indonesia
Banggar Dorong Perbaikan Tata Kelola APBN melalui 11 Rekomendasi kepada Pemerintah
Sebelas rekomendasi itu merupakan tindak lanjut atas rekomendasi BPK dalam Laporan Hasil Pemeriksaan atas LKPP dan Laporan Hasil Review atas Pelaksanaan Transparansi Fiskal.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Banggar Dorong Perbaikan Tata Kelola APBN melalui 11 Rekomendasi kepada Pemerintah
Indonesia
Rieke Diah Pitaloka Dukung Percepatan RUU Perampasan Aset, Ingatkan Batas Kewenangan Negara
Rieke Diah Pitaloka mendukung percepatan RUU Perampasan Aset yang ditargetkan rampung 15 Desember 2026, namun meminta kewenangan negara tetap dibatasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Rieke Diah Pitaloka Dukung Percepatan RUU Perampasan Aset, Ingatkan Batas Kewenangan Negara
Indonesia
Dasco Pastikan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026, Siap Mundur jika Gagal
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan RUU Perampasan Aset disahkan paling lambat 15 Desember 2026.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
Dasco Pastikan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026, Siap Mundur jika Gagal
Indonesia
RUU Perampasan Aset Ditargetkan Rampung 15 Desember 2026, AMPB: DPR Siap Mundur jika Gagal
AMPB menyampaikan hasil audiensi dengan pimpinan DPR RI. RUU Perampasan Aset ditargetkan rampung 15 Desember 2026.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
RUU Perampasan Aset Ditargetkan Rampung 15 Desember 2026, AMPB: DPR Siap Mundur jika Gagal
Indonesia
Demo 27 Agustus 2026 di Jakarta, Polda Metro Jaya Minta Warga tak Khawatir
Polda Metro Jaya meminta warga tetap tertib saat aksi demo 27 Agustus 2026 di Jakarta.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
Demo 27 Agustus 2026 di Jakarta, Polda Metro Jaya Minta Warga tak Khawatir
Indonesia
Massa AMPB Bertemu Pimpinan DPR, Desak RUU Perampasan Aset Segera Disahkan
Massa AMPB menemui pimpinan DPR. Mereka mendesak RUU Perampasan Aset segera disahkan.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
Massa AMPB Bertemu Pimpinan DPR, Desak RUU Perampasan Aset Segera Disahkan
Indonesia
AMPB Pakai Donasi Warga Gelar Aksi Demo 27 Agustus 2026
Botok juga menegaskan bahwa dana pemberangkatan massa menuju Jakarta murni hasil gotong royong tanpa sponsor kelompok tertentu
Angga Yudha Pratama - Rabu, 26 Agustus 2026
AMPB Pakai Donasi Warga Gelar Aksi Demo 27 Agustus 2026
Bagikan