Gerindra Ogah ke Polisi karena Mubazir, Tapi Minta Kasus Ratna Sarumpaet Diusut Tuntas

Thomas KukuhThomas Kukuh - Rabu, 03 Oktober 2018
Gerindra Ogah ke Polisi karena Mubazir, Tapi Minta Kasus Ratna Sarumpaet Diusut Tuntas

Fadli Zon dan Ratna Sarumpaet yang masih lebah. (Twitter @FadliZon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengeroyokan Anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Ratna Sarumpaet, menjadi bola liar. Sebab, hingga saat ini yang bersangkutan belum buka suara.

Bahkan, belum ada niatan Ratna Sarumpaet dan koleganya untuk melaporkan ke polisi.

Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon sudah menjenguk Ratna, Minggu (30/9). Dari keterangan Ratna, Fadli menyampaikan pengeroyokan terjadi di Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

"Tapi kalau tidak salah ada dua atau tiga orang, laki-laki semua," ujar Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (2/10).

Kata Fadli, pihaknya akan membentuk tim investigasi internal. Tujuannya untuk menyelidiki kasus penganiayaan tersebut. Fadli Zon mengaku tidak percaya kepolisian bisa menuntaskan laporan Ratna Sarumpaet. “Kita kan juga tahu banyak laporan-laporan seperti itu. Tapi, ujung-ujungnya mubazir," pungkasnya.

Nah, jika Fadli Zon ogah melapor ke polisi, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono justru mendesak Kapolri Tito Karnavian untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang dialami Ratna.

arief
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono. (Foto: MP/Fadhli)

"Kalau polisi tidak bisa mengusut tuntas, saya minta Kapolri mundur, saya minta Tito mundur. Artinya Kapolri dalam mengatur anak buahnya sudah gagal," kata Arief Poyuono dalam acara 'Solidaritas Demokrasi untuk Ibu Ratna Sarumpaet', di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/10).

Arief memberikan waktu tujuh hari kepada jenderal bintang empat tersebut untuk mengungkap kasus penganiayaan terhadap aktivis perempuan yang kerap melontarkan kritik tajam kepada pemerintah Jokowi itu.

"Kalau tujuh hari tidak juga ditemukan oleh Kapolri, dalam hal ini Fraksi Gerindra (Cs) akan memanggil Kapolri. Saya pribadi akan minta Pak Jokowi untuk copot Kapolri karena tidak becus menemukan siapa aktor dibalik kekerasan di terhadap Ibu Ratna Sarumpaet," tegas dia. (*)

#Ratna Sarumpaet #Fadli Zon
Bagikan
Ditulis Oleh

Thomas Kukuh

Berita Terkait

Indonesia
Fadli Zon Ungkap Alasan Pemerintah Ikut Turun Tangan soal Konflik Keraton Solo
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mengungkapkan alasan pemerintah ikut turun tangan dalam menangani konflik Keraton Solo.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Fadli Zon Ungkap Alasan Pemerintah Ikut Turun Tangan soal Konflik Keraton Solo
Indonesia
Menbud Fadli Zon Tunjuk Tedjowulan Jadi Pelaksana Keraton Solo, Singgung Sosok Senior Berpengalaman
Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menegaskan dalam hal ini Tedjowulan berperan sebagai pelaksana sekaligus penanggung jawab Keraton Surakarta.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Menbud Fadli Zon Tunjuk Tedjowulan Jadi Pelaksana Keraton Solo, Singgung Sosok Senior Berpengalaman
Indonesia
GKR Timoer Ngamuk, Menteri Budaya Fadli Zon Tunjuk Tedjowulan Pelaksana Keraton
SK tersebut menjadikan Tedjowulan sebagai pelaksana Keraton dalam revitalisasi hingga pemerintahan sementara pengelolaan Keraton Surakarta.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
GKR Timoer Ngamuk, Menteri Budaya Fadli Zon Tunjuk Tedjowulan Pelaksana Keraton
Indonesia
Fadli Zon Sebut Tiket Museum Nasional Masih Sangat Terjangkau, Disabilitas Hingga Anak Yatim Tetap Gratis
Fadli Zon menilai bahwa biaya masuk museum di tanah air saat ini masih tergolong sangat murah jika dibandingkan dengan standar internasional
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Januari 2026
Fadli Zon Sebut Tiket Museum Nasional Masih Sangat Terjangkau, Disabilitas Hingga Anak Yatim Tetap Gratis
Indonesia
Sudah Diresmikan Fadli Zon, Museum Keraton Surakarta Belum Dibuka saat Libur Nataru, Ini Alasannya
Museum Keraton Surakarta belum dibuka untuk umum meskipun telah diresmikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon pasca dilakukan revitalisasi belum lama ini.
Frengky Aruan - Minggu, 28 Desember 2025
Sudah Diresmikan Fadli Zon, Museum Keraton Surakarta Belum Dibuka saat Libur Nataru, Ini Alasannya
Indonesia
Cagar Budaya Nasional Kini Jadi 313, Fadli Zon: Kita Punya Potensi Puluhan Ribu Artefak Keren
Sebagai solusi percepatan, pemerintah mewacanakan pembentukan tim khusus untuk melakukan penilaian dan kurasi
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
Cagar Budaya Nasional Kini Jadi 313, Fadli Zon: Kita Punya Potensi Puluhan Ribu Artefak Keren
Indonesia
Menteri Fadli Janjikan Semakin Banyak Revitalisasi Cagar Budaya
Pemerintah pusat akan hadir melakukan revitalisasi cagar budaya yang ada, termasuk Keraton Solo.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Desember 2025
Menteri Fadli Janjikan Semakin Banyak Revitalisasi Cagar Budaya
Indonesia
Warisan Budaya Takbenda Indonesia Bertambah 514 Warisan
Penetapan warisan budaya takbenda ini diharapkan mampu dikembangkan dan didaftarkan sebagai kekayaan intelektual.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 Desember 2025
Warisan Budaya Takbenda Indonesia Bertambah 514 Warisan
Indonesia
Menbud Percaya Maha Menteri Tedjowulan Bisa Selesaikan Konflik Raja Kembar Solo
"Panembahan Agung Tedjowulan bisa menjadi orang yang dituakan,” kata Menbud Fadli Zon
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Menbud Percaya Maha Menteri Tedjowulan Bisa Selesaikan Konflik Raja Kembar Solo
Indonesia
Bayangan Menbud Fadli Zon Saat Revitalisasi Benteng Indrapatra Aceh Kelar
Kawasan benteng Indrapatra nantinya ditargetkan menjadi ikon wisata budaya Aceh.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Bayangan Menbud Fadli Zon Saat Revitalisasi Benteng Indrapatra Aceh Kelar
Bagikan