MerahPutih.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yakin pemerintah balal menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) misalnya langkah pengajuan beberapa Undang-Undang (UU) untuk mewujudkan hal tersebut.
Dasco berharap, peringatan Hari HAM Internasional menjadi momentum tidak terjadi lagi kasus-kasus pelanggaran HAM di masa mendatang. Menurut dia, demokrasi Indonesia yang sudah berjalan maju, harus disertai dengan kesadaran semua pihak bahwa HAM sangat penting untuk semua.
Baca Juga
Ini Alasan Jokowi tak Singgung Kasus HAM saat Pidato Kenegaraan
"Semoga tidak ada lagi pengulangan-pengulangan kejadian di masa depan karena demokrasi kita makin maju. Dan semoga dengan Hari HAM ini, semua pihak menyadari bahwa HAM itu sangat penting bagi kita semua," ujarnya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (10/12).
Misalnya langkah pengajuan beberapa Undang-Undang (UU) untuk mewujudkan hal tersebut.
"Saya pikir kalau terkait persoalan HAM kan Pemerintah sudah mengajukan UU terkait. Kemudian saya pikir niat baik pemerintah dalam penuntasan kasus-kasus itu juga sudah semakin maju," kata dia.
Baca Juga
Koalisi Masyarakat Tuding Pemerintah Sengaja Tutupi Pelanggaran HAM di Papua
Dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2020 yang disepakati antara DPR RI, Pemerintah, dan DPD RI, Rancangan Undang-Undang tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) masuk dalam daftar RUU Kumulatif terbuka.
"Kami berharap, peringatan Hari HAM Internasional menjadi momentum tidak terjadi lagi kasus-kasus pelanggaran HAM di masa mendatang," tandasnya.
Menurut dia, demokrasi Indonesia yang sudah berjalan maju, harus disertai dengan kesadaran semua pihak bahwa HAM sangat penting untuk semua.
Baca Juga
Pemerintah Berkomitmen Ungkap Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu
"Semoga tidak ada lagi pengulangan-pengulangan kejadian di masa depan karena demokrasi kita makin maju. Dan semoga dengan Hari HAM ini, semua pihak menyadari bahwa HAM itu sangat penting bagi kita semua," tutup Dasco. (Knu)