Gerindra Bakal Usung Kakak Sandiaga Uno Maju Pilkada Bekasi?

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 08 Januari 2018
Gerindra Bakal Usung Kakak Sandiaga Uno Maju Pilkada Bekasi?

Kakak kandung Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Indra Uno (kiri). (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kakak kandung Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Indra Uno, tengah diperhitungkan Gerindra untuk diusung menjadi kandidat kepala daerah di Kota Bekasi, Jawa Barat, periode 2018-2023.

"Indra Uno menjadi salah satu dari lima nama yang hingga kini masih digodok di Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, empat di antaranya usulan kami. Sementara, nama Indra Uno merupakan referensi yang muncul saat pembahasan pengurus DPP," kata Ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Gerindra Kota Bekasi Ibnu Hajar Thanjung di Bekasi, Senin (8/1).

Empat nama lainnya yang juga diusulkan DPC Partai Gerindra Kota Bekasi itu ialah Anggawira yang pernah menjadi juru bicara Timses Anies-Sandi, Fungsionaris DPP Partai Gerindra Dial Hasan, tokoh akademisi Kota Bekasi Adhy Firdaus, dan perwakilan pengusaha Kota Bekasi Heikal.

Indra Uno diketahui merupakan kakak kandung Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang kini juga menjadi pimpinan program Pemprov DKI bertajuk 'OK OCE'.

Dikatakan Ibnu, partainya tak ingin terburu-buru menentukan pilihan kandidat Pilkada Kota Bekasi meskipun mulai Senin (8/1) pendaftaran peserta Pemilihan Kepala Daerah Kota Bekasi sudah dibuka Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi.

"Penggodokan kandidat yang tetap tetap dilakukan secara intensif. Soalnya lawan kami sangat kuat, yakni petahana dengan sejumlah partai pendukungnya. Tentu kami harus menentukan figur yang tepat agar bisa mengupayakan kemenangan di Pilkada Kota Bekasi," katanya.

Menurut Ibnu, masih ada empat daerah lain yang juga masih belum diputuskan kandidat yang akan diusung atau didukung Partai Gerindra di gelaran Pilkada serentak 27 Juni 2018.

"Ketua Umum Prabowo Subianto menginginkan semua diumumkan secara serentak, sehingga masih menunggu final pembahasan pada lima daerah tadi. Mudah-mudahan hari ini sudah ada keputusan dan besok (Selasa 9/1) bisa segera disampaikan kepada publik," katanya.

Meskipun nama pasangan kandidat yang akan diusung belum diputuskan, tapi Ibnu memastikan formula koalisi Gerindra-Partai Keadilan Sejahtera-Partai Amanat Nasional yang dipraktikkan di Pemilihan Gubernur Jawa Barat akan diadopsi juga di Kota Bekasi.

"PKS juga sama-sama masih membahas kandidat jagoannya. Nanti begitu pasangannya sudah diputuskan, segera disampaikan," katanya. (*)

#Bekasi #Pilkada 2018 #Sandiaga Uno #Partai Gerindra
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Walkot Bekasi Telepon Minta Subsidi Transjabodetabek Jangan Dicabut, DKI 1 Tegaskan Tarif Tetap Naik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan subsidi Transjabodetabek tidak dicabut meski tarif akan naik.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Walkot Bekasi Telepon Minta Subsidi Transjabodetabek Jangan Dicabut, DKI 1 Tegaskan Tarif Tetap Naik
Fashion
Diadora Hadirkan The Home of Italian Sport Lifestyle di Mono Store Pertama Living World Grand Wisata
Gerai ini menggabungkan warisan desain Italia yang elegan dengan performa atletik modern.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Diadora Hadirkan The Home of Italian Sport Lifestyle di Mono Store Pertama Living World Grand Wisata
Indonesia
Sopir Taksi Green SM Tersangka Tabrakan Kereta Maut Bekasi, Dijerat Pasal Kelalaian UU Lalu Lintas
Terancam pidana penjara paling lama 6 bulan dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000,00.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Sopir Taksi Green SM Tersangka Tabrakan Kereta Maut Bekasi, Dijerat Pasal Kelalaian UU Lalu Lintas
Indonesia
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memastikan berkas perkara kasus kecelakaan tabrakan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur pada akhir April lalu telah rampung.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Indonesia
Hampir Sebulan Berlalu, 5 Korban Tabrakan Maut Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS
Hampir sebulan pasca tabrakan maut KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, lima korban masih dirawat di rumah sakit.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Hampir Sebulan Berlalu, 5 Korban Tabrakan Maut Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS
Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
90 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Sudah Boleh Pulang dari RS, 17 Masih Dirawat
Layanan klaim, trauma healing, dan Lost and Found korban tabrakan kereta Bekasi Timur tetap dibuka hingga 11 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
90 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Sudah Boleh Pulang dari RS, 17 Masih Dirawat
Indonesia
17 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS, 84 Orang Sudah Boleh Pulang
KAI pastikan 84 korban tabrakan kereta Bekasi sudah pulang dari RS, 17 masih dirawat. Disediakan klaim biaya, trauma healing, dan layanan Lost and Found hingga 11 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
17 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS, 84 Orang Sudah Boleh Pulang
Bagikan