Kesehatan

Gerak 11 Menit Sehari Agar Panjang Umur

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Januari 2021
Gerak 11 Menit Sehari Agar Panjang Umur

Cukup bergerak 11 menit per hari kunci panjang umur. (Foto: 123RF/avemario)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIDAK dapat disangkal bahwa 2020 lalu telah menghambat aktivitas fisik banyak orang. Di antara pertemuan Zoom, marathon drakor, dan kelas-kelas virtual, mau tidak mau duduk menjadi kegiatan yang mendominasi hari-hari kamu.

Sudah banyak penelitian yang menjelaskan risiko gaya hidup sedentari bagi kesehatan. Namun, ada kabar baik! Terlepas dari semua waktu menatap layar gawai itu, dengan hanya bergerak 11 menit sehari, kamu dapat lebih panjang umur. Demikian yang diungkap sebuah penelitian baru-baru ini.

Baca juga:

5 Cara Tak Terduga untuk Panjang Umur Menurut Penelitian

Sebelumnya mungkin kamu pernah mendengar tentang durasi satu jam aktivitas fisik per hari. Itu benar. Studi sebelumnya, termasuk studi populer dari tahun 2016, awalnya menetapkan target olahraga harian pada 60 hingga 75 menit untuk manfaat panjang umur.

Gerak 11 Menit Sehari Agar Panjang Umur
Berolahraga dan bergerak rahasia panjang umur. (Foto: 123RF/lzflzf)

Namun, penelitian itu didasarkan pada data yang dilaporkan sendiri, yang menurut penelitian terbaru yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine ini, data yang ditemukan cacat karena orang salah mengingat tingkat aktivitas mereka yang sebenarnya.

Mengambil pendekatan yang lebih obyektif, para ilmuwan di Sekolah Kedokteran Olahraga Norwegia mendasarkan penelitian mereka pada penggunaan monitor aktivitas untuk melacak olahraga versus waktu duduk. Hasil penelitian menunjukkan, partisipan yang berolahraga 35 menit per hari melihat perbedaan statistik terbesar pada rentang hidup.

Baca juga:

Perempuan, Menjadi Optimis Membuat Panjang Umur

Di sisi lain, ternyata olahraga sedang selama 11 menit saja, yang setara dengan jalan cepat, masih memberikan dampak positif yang nyata. Terlebih lagi, kedua jurasi waktu tersebut berdampak positif, berapa pun lama waktu duduk kamu dalam sehari.

Gerak 11 Menit Sehari Agar Panjang Umur
Gerak 11 menit per hari memberikan dampak positif yang nyata. (Foto: 123RF/travnikovstudio)

Kebanyakan orang bisa bergerak 11 menit sehari. Walaupun olahraga 35 menit setiap hari lebih baik untuk kesehatanmu, durasi yang lebih singkat membuat orang yang paling sibuk pun bisa tetap meluangkan waktu untuk aktivitas fisik yang menyehatkan dan memperanjang umur.

Cara termudah adalah dengan berjalan-jalan di luar atau di atas treadmill. Jalan kaki adalah salah satu latihan terbaik. Jika Anda ingin meningkatkan aktivitas, bisa dengan berlari.

Kalau pandemi menghalangimu berolahraga di luar rumah, jogging di tempat bisa jadi cara ideal untuk meningkatkan detak jantung dan membakar kalori. (Aru)

Baca juga:

5 Kebiasaan Agar Umur Panjang Tanpa Penyakit

#Kesehatan #Info Kesehatan #Tips Kesehatan #Olahraga
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Fun
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
HYROX adalah olahraga kebugaran hibrida global yang menggabungkan lari dan latihan fungsional. Atletnya bahkan mampu menarik pesawat AirAsia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Olahraga
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
KSOC mengunjungi NOC Indonesia pada Jumat (9/1). Pertemuan ini memperkuat kerja sama dan pengembangan olahraga di kedua negara.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Sebagai bentuk penghargaan kepada para atlet, pemerintah memberikan sejumlah bonus yang berkisar Rp 157 juta hingga Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Bagikan