Kesehatan

5 Kebiasaan Agar Umur Panjang Tanpa Penyakit

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 01 November 2020
5 Kebiasaan Agar Umur Panjang Tanpa Penyakit

Hidup bahagia dan panjang umur tanpa sakit (Foto: pixabay/JillWellingtong)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KESEHATAN adalah investasi paling berharga. Sehingga kiat-kiat menjaga kesehatan adalah hal paling penting selama hidup. Kunci menjaga kesehatan agar panjang umur ialah menjalani kebiasaan hidup yang baik.

Melansir laman Cleveland Clinic, terdapat lima kebiasaan baik yang mampu menjauhkan tubuh dari berbagai macam penyakit. Menurut, Mladen Golubix, MD, PhD, spesialis pengobatan gaya hidup, lima kebiasaan baik tersebut antara lain:

Baca juga:

Hidup Panjang Umur Tergantung Pola Makan, Yuk Ubah Pola Makanmu di Tahun 2020

1. Pola makan sehat

Jauhkan makanan berlemak jahat. (Foto: pixabay/silviarita)

Konsumsi banyak sayur, gandum utuh, dan makan dengan proses yang sangat minimal. Dengan menanamkan pola makan berbasis tanaman atau plant-based, dapat mendorong menurunkan diabetes, penyakit jantung, dan risiko kanker.

"Kamu tidak perlu langsung menjadi vegan hari ini atau besok. Saya sarankan untuk bereksperimen dengan berbagai pola makan," kata Dr Golubic.

Selain plant-based, dapat juga menerapkan pola makan Mediterania yang diklaim dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan penyakit berbahaya lainnya.

2. Beraktivitas fisik

Lakukan aktivitas fisik minimal sehari 10 menit (Foto: pixabay/skeeze)

Dengan berolahraga maka seluruh fungsi tubuh bekerja. Para ahli menyarankan untuk melakukan workout minimal 150 menit tiap minggu. Jika dirasa cukup banyak mulailah dari kegiatan kecil namun berkeringat seperti berjalan kaki atau menaiki tangga.

3. Tidur cukup

Usahakan tidur selama tujuh sampai sembilan jam (Foto: pixabay/cuncon)

Durasi tidur ideal untuk orang dewasa adalah 7-9 jam setiap malamnya. Jika target tidur seperti itu sulit untuk dilaksanakan, cobalah beberapa hal misalnya lebih aktif secara fisik dan batasi konsumsi kafein.

Usahakan tidak memainkan ponsel 90 menit sebelum tidur, dan atur kenyamanan tempat tidur agar mudah terlelap tepat waktu.

Baca juga:

Hidup Sehat dengan Satu Ginjal

4. Mengelola stres

Sakit bisa datang dari pikiran (Foto: pixabay/Pexels)

Tidak melulu tentang imunitas tubuh, penyakit kronis dapat muncul dari masalah pikiran atau stres. Cobalah melakukan praktik kesadaran, meditasi dan bersyukur untuk meredakan stres. Lakukan kegiatan tersebut secara terjadwal. Tidak perlu lama, cukup luangkan waktu sekitar 5-20 menit setiap harinya.

5. Keterhubungan sosial

Tetap terhubung silaturahmi (Foto: pixabay/GiselaFotografie)

Ponsel memang membuat seseorang menjadi terkoneksi satu dengan yang lain. Akan tetapi secara tidak langsung menjadikan orang terisolasi secara sosial.

Cobalah setiap hari menanyakan kabar teman atau saudaramu dengan beberapa kalimat kecil namun bermakna. Dr Goblic menyarankan bahwa kebiasaan ini jangan terlalu memaksakan diri, nikmati perlahan-lahan. (ray)

Baca juga:

7 Gaya Hidup Sehat bagi Pekerja Kantoran

#Kesehatan #Makan Sehat
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan