Geopolitik di Tingkat Global dan Perang Iran, Tingkatkan Resiko Harga Saham

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 02 Maret 2026
Geopolitik di Tingkat Global dan Perang Iran, Tingkatkan Resiko Harga Saham

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perang yang terjadi di Timur Tengah setelah Amerika Serikat dan Timur Tengah menyerang Iran, membuat pasar modal diprediksi akan bergejolak.

Selain itu, lonsekuensi dari eskalasi di Timur Tengah terasa secara ekonomi global melalui perkembangan di jalur pelayaran strategis Selat Hormuz, yang merupakan rute transit penting bagi sekitar 20-25 persen pasokan minyak mentah dan LNG dunia setiap harinya.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Imam Gunadi memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak volatile dengan kecenderungan konsolidasi pada pekan ini, akibat meningkatnya risiko geopolitik di tingkat global.

"IHSG pekan ini berpotensi bergerak volatile dengan kecenderungan konsolidasi dengan support di 8.031 dan resistance di 8.437," ujar Imam sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Senin (2/3).

Baca juga:

Operasi Militer terhadap Iran Mungkin Dilakukan Sekitar 4 Minggu, Kata Presiden AS Donald Trump

Imam mengatakan, eskalasi konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS) serta ketegangan di kawasan Asia Selatan meningkatkan premi risiko global, terutama seiring berkembangnya situasi di sekitar Selat Hormuz yang merupakan jalur vital distribusi energi dunia.

"Ketidakpastian ini berpotensi mendorong penguatan dolar AS dan kenaikan harga komoditas energi, yang biasanya memicu rotasi dana ke aset safe haven dan menekan arus modal ke emerging markets, termasuk Indonesia," ujar Imam.

Bagi IHSG, kenaikan harga minyak dan batu bara justru dapat menjadi penopang sektor energi dan pertambangan, terutama apabila harga komoditas bertahan tinggi.

Indonesia sebagai eksportir batu bara dan sejumlah komoditas energi, berpotensi diuntungkan dari sisi peningkatan harga jual rata-rata (ASP) dan potensi perbaikan margin emiten sektor terkait.

"Dalam kondisi global yang tidak pasti, saham berbasis komoditas sering kali menjadi proxy lindung nilai terhadap risiko geopolitik dan inflasi global," ujar Imam.

Di sisi lain, apabila eskalasi konflik menyebabkan lonjakan harga energi yang terlalu tajam dan berkepanjangan, Ia menyebut risiko inflasi global dan tekanan nilai tukar Rupiah dapat meningkat.

Ia melanjutkan, kenaikan harga minyak yang signifikan berpotensi memperbesar tekanan pada neraca transaksi berjalan melalui kenaikan nilai impor migas, sekaligus meningkatkan volatilitas Rupiah.

"Jika rupiah melemah dan imbal hasil obligasi global naik maka volatilitas IHSG bisa meningkat karena investor asing cenderung mengurangi eksposur pada aset berisiko," ujar Iman.

Dalam jangka pendek, arah pergerakan IHSG sangat bergantung pada apakah kenaikan harga energi bersifat terkendali dan suportif bagi emiten komoditas, atau justru berubah menjadi shock inflasi yang menekan stabilitas makro.

Selain itu, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, bersamaan dengan kebijakan perdagangan AS yang terus berubah, ditambah lembaga pemeringkat kredit memperingatkan tekanan fiskal yang meningkat di Indonesia.

"Kombinasi isu ini menciptakan kondisi kehati-hatian di pasar keuangan global hingga pasar domestik," katanya.

#Iran #Pasar Modal #IHSG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Olahraga
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Pergerakan IHSG anjlok parah ke level 6.031 dan nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp17.915 per USD. Simak rincian pergerakan pasar selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - 33 menit lalu
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Indonesia
IHSG Hari Ini Tancap Gas! Suku Bunga The Fed Batal Naik, Waktunya Borong Saham?
Laju IHSG hari ini sukses melesat berkat meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Cek update pergerakan bursa, proyeksi saham, dan strategi jitu Bank Indonesia di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 05 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Tancap Gas! Suku Bunga The Fed Batal Naik, Waktunya Borong Saham?
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Indonesia
Awas Tergelincir! Prediksi IHSG Hari Ini Uji Level Psikologis 6.000, Sentimen Inflasi Jadi Penentu
Prediksi IHSG hari ini bersiap menguji level psikologis 6.000 di tengah tekanan inflasi dan sentimen global. Cek analisis lengkap arah bursa saham di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Awas Tergelincir! Prediksi IHSG Hari Ini Uji Level Psikologis 6.000, Sentimen Inflasi Jadi Penentu
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Indonesia
IHSG Hari Ini Dibuka Loyo, Tarik-Ulur Subsidi APBN 2027 dan Suku Bunga Global Bikin Market 'Wait and See'
Prediksi IHSG hari ini diperkirakan bergerak sideways di kisaran 6.000 akibat sentimen wait and see. Simak analisis data inflasi domestik dan efek ekonomi AS di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Dibuka Loyo, Tarik-Ulur Subsidi APBN 2027 dan Suku Bunga Global Bikin Market 'Wait and See'
Indonesia
IHSG Hari Ini Merah Padam Meski Rupiah Menguat, Ada Apa Sebenarnya?
Cek pergerakan IHSG hari ini yang anjlok 0,83% ke level 6.071,14. Cari tahu juga prediksi IHSG besok, update rupiah, dan analisa tren harga minyak dunia!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
IHSG Hari Ini Merah Padam Meski Rupiah Menguat, Ada Apa Sebenarnya?
Indonesia
Prediksi IHSG Hari Ini: Investor Wajib Hati-hati Ambil Posisi Jelang Penutupan Kuartal III 2026
Cari tahu prediksi IHSG hari ini yang berpotensi konsolidasi akibat efek penutupan kuartal III 2026. Cek juga analisis lengkap sentimen pengesahan APBN 2027 di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Prediksi IHSG Hari Ini: Investor Wajib Hati-hati Ambil Posisi Jelang Penutupan Kuartal III 2026
Bagikan