Gencatan Senjata Antara Israel-Hamas Makin Dekat, Qatar Pastikan Segala Hambatan Sudah Teratasi
Arsip - Sejumlah warga Palestina memeriksa bangunan yang hancur pascaserangan udara Israel di Kota Rafah di Jalur Gaza selatan, Jumat (5/1/2024). ANTARA/Xinhua/Khaled Omar/am.
MerahPutih.com - Gencatan senjata dalam perang Israel dan Hamas di Gaza sudah mencapai titik terdekatnya menurut Qatar.
Negosiasi untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama 15 bulan ini berada pada tahap akhir, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed al-Ansari dalam konferensi pers di Doha pada Selasa (14/1).
Qatar, bersama Amerika Serikat dan Mesir, telah berupaya memediasi kesepakatan tersebut selama berbulan-bulan. Namun, berbagai hambatan terus menunda kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas.
“Draf perjanjian telah diserahkan kepada Hamas dan Israel dan hambatan utama pada isu-isu utama yang disengketakan antara kedua belah pihak telah diatasi,” kata al-Ansari, dikutip dari Aljazeera.
Baca juga:
Biden Makin Desak Israel Setujui Gencatan Senjata di Gaza Jelang Lengser
“Pembahasan terkini di Doha difokuskan pada penyelesaian rincian yang tersisa. Saat ini, kami sudah hampir mencapai kesepakatan.”
Juru bicara tersebut memperkirakan bahwa penerapan perjanjian gencatan senjata akan terjadi segera setelah perjanjian tersebut dirampungkan.
“Kami yakin bahwa kami [Qatar] mampu, melalui negosiasi dan melalui mitra kami di Mesir dan Amerika Serikat, untuk meminimalkan banyak perselisihan antara kedua pihak,” tambah al-Ansari. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel
Israel 591 Kali Langgar Gencatan Senjata Sejak 10 Oktober, Tewaskan 357 Warga Palestina