Gempa 3 Hari Berturut, Warga Ambon Panik Takut Tsunami

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 10 Oktober 2019
 Gempa 3 Hari Berturut, Warga Ambon Panik Takut Tsunami

Warga Kota Ambon terlihat panik dan berusaha mencari tempat yang lebih tinggi ke kawasan Kudamati dan Gunung Nona dengan kendaraan bermotor sehingga membuat kemacetan di di perempatan Air Salobar, Kud

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Warga Kota Ambon kembali panik dan berhamburan ke luar rumah dan gedung usai gempa bermagnitudo 5,2 yang mengguncang wilayah Ambon, Maluku, Kamis (10/10), sekitar pukul 11.30 WIB.

Kepanikan warga ini dipicau karena dalam tiga hari terakhir secara beruntun Ambon diguncang gempa. Mereka juga khawatir gempa yang baru saja terjadi siang tadi memicu tsunami.

Baca Juga:

Baru Saja Ambon Dihantam Gempa Magnitudo 5,2

Meski sampai saat ini tidak ada tsunami, berdasarkan pantauan Antara, arus lalu lintas di sebagian besar wilayah Kota Ambon itu kembali mengalami kepadatan dan kemacetan. Warga terlihat berlarian dan sebagian lainnya memanfaatkan mobil dan sepeda motor untuk menuju ke kawasan yang lebih tinggi.

Baca Juga:

Gempa Ambon Akibatkan 23 Orang Meninggal

gempa ambon
Warga Kota Ambon terlihat panik dan berusaha mencari tempat yang lebih tinggi ke kawasan Kudamati dan Gunung Nona dengan kendaraan bermotor sehingga membuat kemacetan di di perempatan Air Salobar, Kudamati, Batu Gantung, Kamis siang, usai gempa bermagnitudo 5,2 yang melanda wilayah tersebut. (ANTARA/Jimmy Ayal)

Warga yang panik dan berusaha mencari tempat yang lebih tinggi ke kawasan Kudamati dan Gunung Nona dengan kendaraan bermotor sehingga membuat kemacetan di di perempatan Air Salobar, Kudamati, Batu Gantung

Banyak pula orang tua yang bergegas ke sekolah-sekolah untuk menjemput anak-anak mereka dan segera membawa mereka mengungsi setelah gempa berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang Pulau Ambon dan sekitarnya. (*)

Baca Juga:

Dua Gempa Beruntun Bikin Warga Ambon Berhamburan, Siswa Dipulangkan

#Ambon #Gempa Bumi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Flores Hari Ini Magnitudo 5,1 Guncang Manggarai NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa Flores hari ini berkekuatan M 5,1 mengguncang kawasan Manggarai, NTT pada 8 September 2026. Cek info gempa BMKG terbaru, lokasi pusat gempa, dan peringatan lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 08 September 2026
Gempa Flores Hari Ini Magnitudo 5,1 Guncang Manggarai NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Info Gempa Terkini Jawa Tengah: Magnitudo 5,4 Berpusat di Tenggara Cilacap Siang Ini
Info gempa Cilacap hari ini dengan kekuatan magnitudo 5,4 baru saja mengguncang wilayah Jawa Tengah pada Jumat siang (4/9). Cek lokasi pusat gempa dan detail kedalamannya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 04 September 2026
Info Gempa Terkini Jawa Tengah: Magnitudo 5,4 Berpusat di Tenggara Cilacap Siang Ini
Indonesia
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Pemkab Nagekeo, NTT, memangkas masa tanggap darurat gempa dari 90 hari menjadi 30 hari. Status darurat berlaku 15 Agustus–13 September 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Merah Putih Kasih
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Tim Relawan mendatangi Kabupaten Manggarai Timur menyasar sejumlah desa dan kelurahan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Indonesia
Semalam Menginap di Bali, Presiden Prabowo Bertolak Tinjau Korban Gempa NTT Hari Ini
Presiden Prabowo Subianto bertolak ke NTT untuk meninjau langsung korban gempa magnitudo 7,4.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
 Semalam Menginap di Bali, Presiden Prabowo Bertolak Tinjau Korban Gempa NTT Hari Ini
Indonesia
BNPB Ungkap Aktivitas Gempa Susulan di Flores Mulai Menurun, Masih Bisa Terjadi 3-4 Minggu
Gempa susulan di Flores kini mulai menurun. Namun, BNPB tetap mengingatkan warga agar tetap waspada.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
BNPB Ungkap Aktivitas Gempa Susulan di Flores Mulai Menurun, Masih Bisa Terjadi 3-4 Minggu
Indonesia
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Sebanyak 110 ribu pengungsi gempa di NTT kini terancam terkena penyakit. Air bersih dan sanitasi pun terbatas.
Soffi Amira - Selasa, 25 Agustus 2026
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Merah Putih Kasih
Aksi Nyata JHL Foundation Jadi Berkat Bagi Umat Gereja Katolik Malaikat Agung Gabriel Kamubheka Ende
Umat di wilayah tersebut masih menghadapi berbagai kebutuhan setelah gempa
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 Agustus 2026
Aksi Nyata JHL Foundation Jadi Berkat Bagi Umat Gereja Katolik Malaikat Agung Gabriel Kamubheka Ende
Dunia
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah timur Jepang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Perairan Pulau Puah Sulawesi Tengah, Getaran Terasa hingga Gorontalo
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah perairan sekitar Sulawesi Tengah, Minggu (23/8) dini hari.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Perairan Pulau Puah Sulawesi Tengah, Getaran Terasa hingga Gorontalo
Bagikan