Gemini 2.0 Kini Tersedia untuk Semua, Biayanya Jauh Lebih Murah

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 06 Februari 2025
Gemini 2.0 Kini Tersedia untuk Semua, Biayanya Jauh Lebih Murah

Gemini 2.0 kini tersedia secara umum, termasuk model baru seperti 2.0 Flash, Pro, dan Flash-Lite. (Foto: Google)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Siap-siap buat pengalaman AI yang seru dan enggak pakai mahal. Google kini merilis Gemini 2.0 yang bisa diakses semua orang dengan klaim biaya akses yang lebih murah.

Mulai dari model super cepat sampai yang paling jago buat coding, semuanya ada di Gemini 2.0.

"Hari ini, kami merilis Gemini 2.0 Flash yang diperbarui secara umum melalui Gemini API di Google AI Studio dan Vertex AI. Pengembang kini dapat membangun aplikasi produksi dengan 2.0 Flash," tulis Koray Kavukcuoglu, CTO Google DeepMind, dalam blog.google (5/1).

Google juga merilis versi eksperimental Gemini 2.0 Pro, model terbaik untuk performa coding dan prompt kompleks. Model ini tersedia di Google AI Studio dan Vertex AI, serta di aplikasi Gemini untuk pengguna Gemini Advanced.

Baca juga:

Pencarian Google untuk 'ChatGPT' 20 Kali Lebih Tinggi Dibandingkan AI Lainnya, Gemini Tertinggal Jauh

Selain itu, ada pula model baru Gemini 2.0 Flash-Lite.

"Model paling hemat biaya kami, dalam pratinjau publik di Google AI Studio dan Vertex AI," lanjut Kavukcuoglu.

Terakhir, 2.0 Flash Thinking Experimental akan tersedia untuk pengguna aplikasi Gemini dalam dropdown model di desktop dan seluler.

"Kami terus menurunkan biaya untuk Gemini 2.0 Flash dan 2.0 Flash-Lite," kata Logan Kilpatrick, Senior Product Manager Gemini API.

Semua model ini akan menampilkan input multimodal dengan output teks saat dirilis, dengan lebih banyak modalitas siap untuk ketersediaan umum dalam beberapa bulan mendatang.

Informasi lebih lanjut, termasuk detail harga, dapat ditemukan di blog Google for Developers. (dru)

Baca juga:

OpenAI Siap Debut Iklan Pertama di Super Bowl, Gelontorkan Rp 120 M untuk 30 Detik!

#Artificial Intelligence #Kecerdasan Buatan #Google
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Indonesia
LIBRA Platform Asisten AI Berstandar Enterprise Diluncurkan di ITB
Pemanfaatan AI dapat membantu organisasi meningkatkan efisiensi serta mendorong daya saing Indonesia serta menambah pondasi dalam bangunan kedaulatan digital di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
LIBRA Platform Asisten AI Berstandar Enterprise Diluncurkan di ITB
Lifestyle
Terapkan Animasi Cerdas dengan Mudah Menggunakan Pembuat Foto ke Video Berbasis AI
Pippit menawarkan cara mengubah gambar menjadi video yang menghibur. Platform ini menyediakan gerakan hingga efek grafis.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Terapkan Animasi Cerdas dengan Mudah Menggunakan Pembuat Foto ke Video Berbasis AI
Fashion
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Google Photos akan menghadirkan fitur AI 'Wardrobe' yang mampu mengubah foto menjadi lemari pakaian digital. Bisa mix & match outfit hingga try-on virtual.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Berita
Lukisan Denny JA Diberkati Paus Fransiskus, Nilainya Diprediksi Melonjak Sangat Tinggi
Lukisan Denny JA jadi sorotan usai diberkati Paus Fransiskus di Galeri Nasional. Analisis AI memperkirakan nilainya hingga Rp 34 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Lukisan Denny JA Diberkati Paus Fransiskus, Nilainya Diprediksi Melonjak Sangat Tinggi
Indonesia
Pengelola Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Gunakan Kecerdasan Artifisial Layani Jemaah Haji
Fitur kecerdasan artifisial (AI) terintegrasi dalam rencana operasional tersebut, kata dia, sehingga menandai pergeseran kualitatif dalam pengembangan layanan agama di Arab Saudi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 April 2026
Pengelola Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Gunakan Kecerdasan Artifisial Layani Jemaah Haji
Indonesia
Produk AI Wajib Pakai Watermark
Watermark pada produk teknologi kecerdasan buatan tersebut penting guna membantu masyarakat, terutama orang tua maupun lanjut usia (lansia) yang tidak mengikuti perkembangan di era teknologi digital sekarang ini.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 April 2026
Produk AI Wajib Pakai Watermark
Indonesia
KAI Bakal Gunakan Teknologi AI untuk Kelola Stasiun hingga Operasional Kereta
KAI percepat transformasi digital dengan 5G dan AI. Hadirkan internet cepat di kereta dan stasiun pintar untuk tingkatkan layanan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
KAI Bakal Gunakan Teknologi AI untuk Kelola Stasiun hingga Operasional Kereta
Fun
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
AI therapy makin populer di dunia dan Indonesia, namun psikolog menegaskan teknologi ini tidak bisa menggantikan peran manusia dalam terapi kesehatan mental.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
Indonesia
Penggunaan ChatGPT di Indonesia Masuk 5 Besar, DPR Ingatkan Bahaya Ketergantungan AI
DPR menyoroti Indonesia yang masuk 5 besar pengguna ChatGPT untuk pendidikan. Ingatkan bahaya ketergantungan AI terhadap literasi dan daya pikir generasi muda.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Penggunaan ChatGPT di Indonesia Masuk 5 Besar, DPR Ingatkan Bahaya Ketergantungan AI
Bagikan