Studi AI Ungkap Spanyol Jadi 'Musuh' yang Paling Sering Disebut Lawan di Lagu Kebangsaan Piala Dunia 2026

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Studi AI Ungkap Spanyol Jadi 'Musuh' yang Paling Sering Disebut Lawan di Lagu Kebangsaan Piala Dunia 2026

Spanyol sering disebut dalam lirik lagu kebangsaan tim di Piala Dunia 2026. Foto: Dok. FIFA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lagu kebangsaan selama ini menjadi simbol identitas nasional yang kerap dikumandangkan sebelum pertandingan olahraga internasional, termasuk Piala Dunia.

Namun, di balik lirik yang dinyanyikan jutaan orang, ternyata masih banyak lagu kebangsaan yang menyimpan kisah perang, konflik, hingga perjuangan kemerdekaan.

Pada ajang Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 negara, The Economist melakukan analisis terhadap lirik lagu kebangsaan para timnas dengan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Hasilnya menunjukkan, bahwa Spanyol menjadi negara yang paling sering muncul sebagai pihak lawan atau musuh dalam lirik lagu kebangsaan negara peserta.

Spanyol Paling Sering Disebut di Lirik Lagu Kebangsaan Peserta Piala Dunia 2026

Spanyol sering disebut di lirik lagu kebangsaan tim Piala Dunia 2026
Spanyol sering disebut di lirik lagu kebangsaan tim Piala Dunia 2026. Foto: X/SEFutbol

Melalui analisis berbasis teks, Spanyol muncul dalam tiga lagu kebangsaan berbeda. Hal ini dinilai berkaitan dengan sejarah panjang kolonialisme Spanyol, ketika sejumlah wilayah dan bekas koloninya memperoleh kemerdekaan melalui perjuangan bersenjata.

Contohnya, lagu kebangsaan Ekuador, yang menggambarkan Spanyol sebagai "singa yang tumbang." Sementara itu, lagu kebangsaan Belanda secara langsung menyinggung konflik historis dengan Spanyol.

Ketika konteks sejarah turut diperhitungkan, The Economist menemukan setidaknya sembilan lagu kebangsaan lain yang mengandung referensi terhadap negara asing. Dalam analisis yang lebih luas tersebut, Spanyol tetap menjadi negara yang paling sering disebut.

Studi tersebut juga menemukan, bahwa hampir seluruh negara peserta Piala Dunia 2026 memiliki unsur kekerasan dalam lagu kebangsaannya.

Baca juga:

Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!

Hanya delapan negara yang tidak memuat soal perang, tentara, senjata, pertempuran, atau seruan untuk mengangkat senjata.

Menurut analisis tersebut, lagu kebangsaan yang lahir pada abad ke-19 cenderung lebih agresif dibandingkan lagu kebangsaan yang diadopsi pada era modern.

Portugal Dinilai Punya Lagu Kebangsaan Paling Agresif

Lagu kebangsaan Portugal dinilai agresif
Lagu kebangsaan Portugal dinilai agresif. Foto: X/selecaoportugal

Sedangkan di antara seluruh peserta Piala Dunia 2026, Portugal dinilai memiliki lagu kebangsaan paling agresif.

Awalnya, lagu tersebut ditulis sebagai bentuk protes terhadap Inggris. Lalu, tercatat memiliki 11 referensi kekerasan per 100 kata atau jauh di atas rata-rata lagu kebangsaan peserta turnamen yang hanya sekitar dua referensi per 100 kata.

Salah satu bagian yang paling menonjol adalah seruan "As armas!" atau "angkat senjata!" yang diulang sebanyak 12 kali.

Selain Portugal, lagu kebangsaan Prancis juga dikenal memiliki lirik bernuansa perang. Lagu tersebut memperingatkan tentang ancaman tentara asing yang akan menyerang warga sipil.

Sementara itu, lagu kebangsaan Uruguay dan Tunisia turut mengagungkan semangat pengorbanan dan kemartiran.

Baca juga:

EA Sports Prediksi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Difavoritkan Angkat Trofi!

Meski banyak lagu kebangsaan dipenuhi narasi perjuangan dan konflik, beberapa negara justru memiliki lirik yang jauh lebih damai.

Lagu kebangsaan Inggris berisi doa bagi sang raja, sementara Jerman menonjolkan nilai kebebasan, persatuan, serta kebahagiaan.

Kemudian, lagu kebangsaan Jepang berisi harapan agar masa pemerintahan kaisar berlangsung sangat lama, yang digambarkan melalui metafora batu kecil yang tumbuh menjadi batu besar diselimuti lumut.

Perbedaan Lagu Kebangsaan 3 Negara Tuan Rumah

Lagu kebangsaan tuan rumah Piala Dunia 2026 ikut disorot
Lagu kebangsaan tuan rumah Piala Dunia 2026 ikut disorot. Foto: Dok. FIFA

Selain itu, analisis tersebut juga menyoroti lagu kebangsaan tiga negara tuan rumah Piala Dunia 2026, yakni Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko.

AS dan Meksiko sama-sama mengangkat tema kebebasan, konflik, dan agama. Namun, lagu kebangsaan Meksiko memiliki lebih dari dua kali lipat referensi kekerasan dibanding AS.

Lagu tersebut lahir pada masa ketika Meksiko menghadapi kehilangan wilayah dan berbagai invasi asing, sehingga sarat dengan narasi perjuangan nasional.

Berbeda dengan keduanya, lagu kebangsaan Kanada hampir tidak mengandung unsur konflik dan lebih menonjolkan kebanggaan nasional dengan nada yang santun. Lirik resminya bahkan diperbarui pada 2018 agar lebih inklusif dan netral.

Baca juga:

Rekor-Rekor yang Diprediksi Bakal Pecah di Piala Dunia 2026

Bagi banyak penggemar sepak bola, lagu kebangsaan mungkin hanya menjadi bagian dari seremoni sebelum pertandingan dimulai.

Namun di balik itu, lirik-lirik tersebut menyimpan kisah panjang tentang penaklukan, pembebasan, pengorbanan, hingga peperangan yang membentuk identitas sebuah bangsa.

Meski banyak lagu kebangsaan lahir dari semangat konflik, Piala Dunia 2026 diharapkan tetap menjadi arena persaingan yang ditentukan oleh gol dan permainan di lapangan, bukan senjata. (sof)

#Timnas Spanyol #Lirik Lagu #Piala Dunia 2026 #Artificial Intelligence #Lagu Kebangsaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Piche Kota Rilis 'Sedikit Lebih Lama', Ada Kolaborasi di Balik Proses Kreatifnya
Piche Kota merilis single terbaru 'Sedikit Lebih Lama' pada 18 September 2026. Lagu ditulis bersama Happy Andromeda dan Krisna Trias.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 59 menit lalu
Piche Kota Rilis 'Sedikit Lebih Lama', Ada Kolaborasi di Balik Proses Kreatifnya
ShowBiz
Jackson Wang Kembali lewat Single 'Thank You', Ada Cerita Panjang di Balik Lagunya
Jackson Wang kembali lewat single 'Thank You'. Lagu ini menjadi rilisan pertama setelah karya solo pada 2025 sekaligus debutnya bersama Roc Nation.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Jackson Wang Kembali lewat Single 'Thank You', Ada Cerita Panjang di Balik Lagunya
ShowBiz
Lim Young Woong Puncaki Tangga Musik Korea Lewat Lagu 'ToTo', Simak Liriknya
Lim Young Woong kembali lewat 'ToTo', title track album IM HERO 10 yang langsung menempati posisi teratas di sejumlah tangga musik Korea.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Lim Young Woong Puncaki Tangga Musik Korea Lewat Lagu 'ToTo', Simak Liriknya
ShowBiz
Lahir dari Kebiasaan Video Call, Akbar Chalay dan Mingse Hadirkan Single 'Kok Masih Rindu?'
Akbar Chalay dan Mingse kembali dengan single 'Kok Masih Rindu?'. Lagu hipdut ini terinspirasi dari kebiasaan mereka video call dengan pasangan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Lahir dari Kebiasaan Video Call, Akbar Chalay dan Mingse Hadirkan Single 'Kok Masih Rindu?'
ShowBiz
Makna 'Let’s Get Married' Miley Cyrus, Tentang Cinta yang Siap Dibawa ke Pelaminan
Lagu ini membawa atmosfer romantis yang kuat dengan lirik yang berbicara tentang cinta, keyakinan, serta komitmen.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Makna 'Let’s Get Married' Miley Cyrus, Tentang Cinta yang Siap Dibawa ke Pelaminan
Lifestyle
Tones And I Hadirkan Gambaran Perasaan Seseorang, Ini Lirik Lengkapnya
Lagu ini tidak hanya berbicara mengenai cinta, tetapi juga tentang batas diri, kebutuhan untuk didengarkan, dan keberanian
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Tones And I Hadirkan Gambaran Perasaan Seseorang, Ini Lirik Lengkapnya
Lifestyle
Lirik Lagu Live My Life By EARTSTEEL Dengan Luapan Emosi dan Eksplorasi Musikal
Melalui lagu ini, EARTSTEEL seolah menegaskan bahwa menjalani hidup dengan cara sendiri merupakan bentuk kebebasan yang layak dirayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Lirik Lagu Live My Life By EARTSTEEL Dengan Luapan Emosi dan Eksplorasi Musikal
Indonesia
Lirik Chantaje Yang Merupakan Lagu Kolaborasi Maluma dan Shakira
Liriknya menggambarkan hubungan yang penuh tarik-ulur, ketika dua orang saling tertarik tetapi sama-sama enggan menunjukkan perasaan secara terbuka.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Lirik Chantaje Yang Merupakan Lagu Kolaborasi Maluma dan Shakira
ShowBiz
“Genie” Girls' Generation Tembus 100 Juta Tayangan, Ini Makna dan Lirik Lagunya
Pencapaian tersebut membuat video musik “Genie” menjadi video musik ke-10 milik Girls' Generation yang berhasil melewati angka 100 juta penayangan
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
“Genie” Girls' Generation Tembus 100 Juta Tayangan, Ini Makna dan Lirik Lagunya
ShowBiz
“Lungiting Asmara” Didi Kempot dan Cerita tentang Rindu yang Mengakar
“Lungiting Asmara” menjadi salah satu karya Didi Kempot yang merepresentasikan kekuatan musik campursari dalam mengolah kisah cinta, kerinduan, dan kesetiaan, simak lirik lagunya
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
“Lungiting Asmara” Didi Kempot dan Cerita tentang Rindu yang Mengakar
Bagikan