MerahPutih.com - Lagu “Bendera” yang dibawakan band rock Indonesia Cokelat menjadi salah satu karya musik paling ikonik dalam dua dekade terakhir.
Dirilis pada awal 2000-an, lagu ini mengangkat tema cinta tanah air, semangat persatuan, dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.
Dengan aransemen rock enerjik dan lirik yang membakar semangat, “Bendera” kerap diputar dalam berbagai momen kebangsaan, terutama saat perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Baca juga:
Lagu 17 Agustus Rekomendasi Lengkap, Ada 15 Karya Nasional hingga Modern
Lagu Patriotik Generasi Muda
Lagu “Bendera” diciptakan Erros Djarot dan berhasil menyampaikan pesan nasionalisme dengan cara yang dekat dan mudah diterima generasi muda. Liriknya sederhana namun kuat, menggugah rasa bangga sekaligus mengajak pendengar untuk menjunjung tinggi persatuan.
Hingga kini, “Bendera” tetap menjadi salah satu lagu patriotik paling populer di Indonesia. Lagu ini sering dijadikan latar dalam acara kenegaraan, pertandingan olahraga, hingga konser musik yang bertema nasionalisme.
Baca juga:
Lirik Lengkap Lagu 'Bendera' karya Erros Djarot
Biar saja ku tak sehebat matahari
Tapi s'lalu kucoba 'tuk menghangatkanmu
Biar saja ku tak setegar batu karang
Tapi s'lalu kucoba 'tuk melindungimu
Biar saja ku tak seharum bunga mawar
Tapi s'lalu kucoba 'tuk mengharumkanmu
Biar saja ku tak seelok langit sore
Tapi s'lalu kucoba 'tuk mengindahkanmu
Kupertahankan kau demi kehormatan bangsa
Kupertahankan kau demi tumpah darah
S'mua pahlawan-pahlawanku
Merah putih, teruslah kau berkibar
Di ujung tiang tertinggi, di Indonesiaku ini
Merah putih, teruslah kau berkibar
Di ujung tiang tertinggi, di Indonesiaku ini
Merah putih, teruslah kau berkibar
Ku akan s'lalu menjagamu
Biar saja ku tak seharum bunga mawar
Tapi s'lalu kucoba 'tuk mengharumkanmu
Biar saja ku tak seelok langit sore
Tapi s'lalu kucoba 'tuk mengindahkanmu
Kupertahankan kau demi kehormatan bangsa
Kupertahankan kau demi tumpah darah
S'mua pahlawan-pahlawanku
Merah putih, teruslah kau berkibar
Di ujung tiang tertinggi, di Indonesiaku ini
Merah putih, teruslah kau berkibar
Di ujung tiang tertinggi, di Indonesiaku ini
Merah putih teruslah kau berkibar
Ku akan s'lalu menjagamu
Oh-oh, wo-oh, wo-oh..
(Far)