Headline

Gelar Latihan Armada Jaya Tahun 2018, TNI AL Fokus Penguasaan Teknologi Informasi

Eddy FloEddy Flo - Senin, 17 September 2018
 Gelar Latihan Armada Jaya Tahun 2018, TNI AL Fokus Penguasaan Teknologi Informasi

Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji (Foto: Biro Pers Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji menyatakan Latihan Armada Jaya ke-36 tahun 2018 akan dipusatkan di Surabaya.

Berbeda dengan sebelumnya, Latihan Armada Jaya tahun ini lebih difokuskan pada penguasaan teknologi informasi oleh semua korps Angkatan Laut.

Kasal Laksamana Siwi Adji menngingatkan kepada semua prajurut TNI AL bahwa saat ini adalah eranya teknologi informasi.

"Karenanya teknologi informasi harus digunakan. Ini akan terus kami kembangkan ke depan," ujar Laksamana TNI Siwi Sukma Adji di sela pelaksanaan Geladi Pos Komando Latihan Armada Jaya ke- 36 Tahun 2018 di Surabaya, Senin (17/9).

Prajurit TNI AL bersama Kasal Belanda
Kasal Belanda saat berkunjung ke pusat latihan Marinir. (FOTO Antara/M Risyal Hidayat)

Latihan tersebut dipusatkan di Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal) Surabaya hingga 25 September 2018.

Kasal Siwi Adji menjelaskan kegiatan ini merupakan latihan puncak bagi gabungan prajurit TNI AL yang digelar secara kontinue setiap dua tahun sekali.

"Sebelumnya mereka sudah berlatih di setiap matra dan satuannya masing-masing. Di sini mereka berlatih sistem senjata armada terpadu. Dikombinasikan dengan kesiapan unsur kapal perang, marinir, pangkalan dan pesawat udara," jelasnya.

Laksamana Siwi sebagaimana dilansir Antara menandaskan, "leadership" atau kepemimpinan dari masing-masing kesatuan, termasuk doktrin yang ada, diuji dalam Latihan Armada Jaya ini.

Salah armada Angkatan Laut
Salah satu kekuatan Armada Angkatan Laut (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

"Hasil latihan kita evaluasi, yang merupakan hasil pembinaan selama dua tahun dari pembinaan di masing-masing kesatuannya seperti yang saya sampaikan tadi. Itu tujuan dari Latihan Armada Jaya ini," ucapnya.

Kemajuan teknologi informasi, lanjut dia merupakan hal di luar rutinitas yang juga harus diperhatikan selama penyelenggaraan Latihan Armada Jaya ke-36 2018.

"Teknologi informasi harus digunakan. Bila perlu latihan ini bisa dipantau dari Markas Besar TNI maupun Markas Besar TNI AL di Jakarta. Penguasaan teknologi informasi ke depan memang akan terus kami kembangkan," tandas Kasal TNI Laksamana Siwi Adji.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Diduga Terima Fee Proyek Rp46 Miliar, KPK Telusuri Aset Bupati Labuhanbatu

#Angkatan Laut #Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) #TNI AL
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Indonesia
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Sebanyak 752 prajurit TNI AL resmi menyandang baret ungu Korps Marinir usai jalan kaki 350 km dalam Pendidikan Komando Angkatan ke-180 di Malang!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Sebanyak 400 personel TNI Angkatan Laut disiapkan menjadi awak KRI Sriwijaya setelah kapal induk Giuseppe Garibaldi diserahterimakan dari Italia kepada Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Berita Foto
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Indonesia
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi berangkat dari Italia sejak Senin (24/8). Selama perjalanan itu, Garibaldi dikawal kapal perang dari Angkatan Laut Italia.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Indonesia
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia resmi punya kapal induk pertama! ITS Giuseppe Garibaldi buatan Fincantieri Italia memasuki ALKI I dikawal KRI Brawijaya dan Prabu Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
KRI Sriwijaya (eks Giuseppe Garibaldi) resmi masuk perairan NKRI via ALKI I. Kapal induk pertama Indonesia ini akan bersandar di Tanjung Priok, dengan 310 awak tengah digembleng TNI AL.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
Indonesia
Tidak Jadi Gajah Mada, Kapal Induk Pertama Indonesia Diberi Nama KRI Sriwijaya
TNI AL memastikan kapal induk pertama milik Indonesia diberi nama KRI Sriwijaya setelah sebelumnya sempat diberi nama KRI Gajah Mada.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Tidak Jadi Gajah Mada, Kapal Induk Pertama Indonesia Diberi Nama KRI Sriwijaya
Bagikan