Gelar Kampanye Akbar di Jabar, Jokowi-Megawati Akan Menyatu dengan Wong Cilik

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Rabu, 03 April 2019
Gelar Kampanye Akbar di Jabar, Jokowi-Megawati Akan Menyatu dengan Wong Cilik

Jokowi dan Megawati di Rakernas PDIP. (Foto: Twitter Pramono Anung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo direncanakan akan menggelar kampanye akbar di Jawa Barat pada 4 sampai 5 April. Kampanye tersebut juga dihadiri Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Sebelum melakukan kegiatan tersebut, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto memberikan sedikit bocoran tentang fokus yang akan dibawa nanti, di antaranya dekat pada rakyat kecil, kaum duafa, dan kaum marhaen,

Nanti di Indramayu, Megawati bersama ribuan petani akan melakukan panen raya dan membahas benih padi unggulan.

Jokowi-Ma'ruf Amin. Foto: ANTARA
Jokowi-Ma'ruf Amin. Foto: ANTARA

"Kami konsisten sejak 2005 mengembangkan benih-benih unggul untuk petani kita," kata Hasto kepada wartawan di Jakarta, Rabu (3/4).

Hasto melanjutkan, seusai di Indramayu, nantinya rombongan akan bergeser ke Kuningan, Jawa Barat. Di sana agendanya adalah peresmian kebun raya yang juga dihadiri Bupati Kuningan.

"Setelah itu sesuai dengan komitmen terhadap lingkungan, akan hadir ke Kuningan, meresmikan Kebun Raya yang dipelopori oleh kepala daerah dari PDIP," katanya.

Setelah di Kuningan, acara dilanjutkan ke Cirebon, Jawa Barat pada Jumat (5/4). Pada hari itu, Megawati dan Jokowi akan berada satu panggung dalam kampanye akbar menyapa nelayan di Cirebon

"Pada Jumat, ibu Megawati bersama pak Jokowi bertemu dengan para nelayan di Cirebon. Dan begitu ibu Megawati dalam putaran terakhir ini terus menggalang kekuatan rakyat untuk kemenangan Jokowi-Ma'ruf dan PDIP," ungkap Hasto. (Knu)

Baca Juga: Goyang Emak-Emak Meriahkan Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di GOR Bulungan

#Joko Widodo #Megawati Soekarnoputri #Serba-Serbi Kampanye
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Indonesia
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Sebagai bagian dari upaya penghilangan pengaruh Sukarno oleh penguasa.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Bagikan