Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia

Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - INDONESIA dan Maroko memiliki hubungan sangat baik dan panjang yang dibangun sejak kunjungan Presiden Soekarno ke Rabat, Maroko, pada 2 Mei 1960. Dalam kunjungan bersejarah itu, Soekarno disambut langsung oleh Raja Mohammed V di Rabat.

Saat itu, untuk mengenang kunjungan tersebut serta dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan bangsa-bangsa Afrika, Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung pada 1955, Raja Maroko mengabadikan nama Soekarno sebagai salah satu nama jalan utama di Kota Rabat yang dikenal sebagai Rue Soukarno.

Hal itu disampaikan Duta Besar Maroko untuk Indonesia Redouane Houssaini saat berdialog dengan Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/7).

"Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen. Jadi jalan ini sangat terkenal. Ini sebagai sebuah tanda cinta dari Maroko," jelas Dubes Houssaini.

"Terima kasih banyak," balas Megawati sambil tersenyum.

Baca juga:

Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea


Dubes juga menyampaikan undangan kepada Megawati untuk dapat berkunjung ke negara yang akrab disebut ‘Magribi’ (barat/tempat matahari tenggelam). "Saya berkeinginan dan berharap agar Ibu Megawati dapat berkunjung ke Maroko. Kami akan menyiapkan program yang sesuai untuk Ibu Megawati," ujar Dubes Houssaini.

Dubes Maroko mengatakan ada banyak kesamaan antarkedua negara dan telah lama terjalin kerja sama bilateral dalam berbagai bidang seperti perdagangan, ekonomi, budaya, dan pendidikan.

Megawati mengatakan sepengetahuannya, di bidang pendidikan banyak pelajar Indonesia menempuh pendidikan di Maroko dalam bidang studi Islam dan Arab. Dubes juga menyampaikan Maroko memiliki salah satu universitas tertua di dunia yang dibangun pada abad ke-9 oleh seorang hartawan bernama Fatima al-Fihri.

"Ada beberapa mahasiswa Indonesia yang belajar di sana, terutama di bidang studi Islam dan Arab," jelasnya.

Megawati menyebut Maroko termasuk negara yang relatif terbuka. "Maroko sebagai sebuah negara muslim relatif lebih terbuka ketimbang negara-negara Islam di Timur Tengah dan Afrika," kata Megawati.

Ia menambahkan setiap tahun Maroko memberikan puluhan beasiswa kepada warga Indonesia untuk belajar di Maroko. Megawati menyampaikan keinginannya agar negara-negara di Asia dan Afrika dapat berkumpul kembali dan bisa berperan sebagai kekuatan dunia ketiga.

"Jika pada awal berdirinya hanya diikuti oleh 26 negara, saat ini pastinya dapat diikuti lebih dari 100 negara dari Asia dan Afrika," harap Megawati.

Masih dalam suasana Piala Dunia, Dubes Maroko juga menjelaskan Maroko akan menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia di 2030 mendatang. Kedua tokoh juga berbincang mengenai green energy, dampak global warming, food security dan topik hangat yang lain.

Di akhir kunjungannya, Dubes Maroko menyerahkan sebuah bingkai yang memuat foto kunjungan Soekarno ke Maroko.(Pon)

Baca juga:

Megawati Terima Penghargaan Tertinggi Timor Leste, Kenang Pertama Kali ke Dili



#Megawati Soekarnoputri #Maroko #Dubes
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Indonesia
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Sebagai bagian dari upaya penghilangan pengaruh Sukarno oleh penguasa.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Indonesia
Megawati Terima Penghargaan Tertinggi Timor Leste, Kenang Pertama Kali ke Dili
Megawati membandingkan pengorbanan masa muda Xanana Gusmao yang dipanggil 'Maun Xanana' dengan ayahnya sendiri, Bung Karno, yang harus menghabiskan total 22 tahun hidupnya keluar-masuk penjara
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Megawati Terima Penghargaan Tertinggi Timor Leste, Kenang Pertama Kali ke Dili
Indonesia
Ramos-Horta Beri Penghargaan Grande Colar da Ordem de Timor-Leste untuk Megawati, Pidato dan Candanya di Dili Jadi Sorotan
Megawati Soekarnoputri menerima Grande Colar da Ordem de Timor-Leste. Presiden José Ramos-Horta memuji perannya dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Ramos-Horta Beri Penghargaan Grande Colar da Ordem de Timor-Leste untuk Megawati, Pidato dan Candanya di Dili Jadi Sorotan
Olahraga
Prancis vs Maroko: Prediksi Pemenang, Statistik, dan Prakiraan Pemain
Rekor kemenangan beruntun menjadi modal utama juara dunia dua kali tersebut menghadapi taktik pragmatis Maroko
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 Juli 2026
Prancis vs Maroko: Prediksi Pemenang, Statistik, dan Prakiraan Pemain
Olahraga
Duel Ulangan Semifinal 2022, Ini Prediksi Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026
Prancis vs Maroko kembali bertemu di Piala Dunia 2026. Simak prediksi skor, strategi, pemain kunci, dan peluang kejutan Atlas Lions.
ImanK - Rabu, 08 Juli 2026
Duel Ulangan Semifinal 2022, Ini Prediksi Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026
Bagikan