Ganjar Serahkan Mekanisme Capres ke Megawati

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 19 Juni 2022
Ganjar Serahkan Mekanisme Capres ke Megawati

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkunjung di Car Free Day (CFD) Solo, Minggu (19/6). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh mengumumkan tiga nama kandidat calon presiden (capres) di Pemilu 2024 saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) partai di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (17/6).

Ketiga nama capres tersebut adalah Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Jenderal Andika Perkasa.

Baca Juga

Diusung Jadi Capres, Ganjar Malah Minta Dukungan Sebagai Gubernur Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun angkat suara dirinya masuk kandidat capres di Pemilu 2024 oleh NasDem. Ia menyerahkan mekanisme capres pada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Capres-capres wae yang ditekonke (capres saja yang ditanyakan). Itu sudah jelas, saya PDIP berkali-kali," ujar Ganjar usai mengikuti Flashmob di Car Free Day (CFD) dalam rangka memperingati Hari Lahirnya Pancasila, Minggu (19/6).

Ganjar menegaskan untuk mekanisme capres dari PDIP, pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada Megawati. Sebagai kader harus patuh pada partai.

"Soal itu (capres 2024 PDIP) urusannya bu Mega," kata Ganjar.

Baca Juga

Puan Klaim Tak Terganggu Manuver Nasdem Dukung Ganjar jadi Capres

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan Puan Maharani tak mempermasalahkan keputusan Rakernas NasDem yang baru saja mengumumkan nama Ganjar Pranowo sebagai salah satu bakal calon presiden untuk diusung di Pilpres 2024.

"Silakan saja, berarti mekanisme setiap partai politik berbeda-beda. Jadi menurut saya sah-sah saja,” ujar Puan, Sabtu (18/6).

Sementara di PDIP, kata Puan, memiliki mekanisme tersendiri untuk menentukan bakal capres dan bakal cawapres. Amanat Kongres PDIP pada 2019, bakal capres adalah merupakan hak prerogatif dari ketua umum.

"Jadi semua kader partai yang nantinya akan diberikan amanah Ibu Ketua Umum sesuai dengan hasil kongres, itulah yang akan menjadi capres dan cawapres dari PDI Perjuangan sesuai dengan mekanismenya. Kita berpegang pada hal itu saja,” ujar Puan. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Survei SMRC: Massa Pemilih NasDem Mayoritas Memilih Ganjar Pranowo

#Ganjar Pranowo #Pilpres #Pemilu #Partai Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Isu-isu strategis yang akan dibahas itu menjadi dasar bagi panja untuk mengundang pihak-pihak terkait guna menyampaikan saran dan masukannya terhadap sistem Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
peningkatan ambang batas juga dinilai bakal memberi tantangan berat bagi partai politik yang meraih suara di kisaran 1 - 3 perse
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Bagikan