Pilpres 2019

Ganjar Pranowo Belum Terima Penunjukan Sebagai Jurkam Jokowi-Ma'ruf Amin

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 26 September 2018
Ganjar Pranowo Belum Terima Penunjukan Sebagai Jurkam Jokowi-Ma'ruf Amin

Ganjar Pranowo bersama Taj Yasin Maimoen Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah (Foto: Twitter @ganjarpranowo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gubernur Jawa Tengah yang juga politisi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menyatakan sampai saat ini dirinya belum mendapat tugas resmi selaku jurkam pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

"Sampai hari ini saya belum mendapatkan SK untuk menjadi jurkam, jadi saya menunggu saja," katanya di Magelang, Selasa (25/9) kemarin.

Ganjar menyampaikan hal tersebut usai menjadi pembicara dalam seminar "Pengembangan Infrastruktur Transportasi sebagai Faktor Pendukung Pembangunan Nasional" yang diselenggarakan Fakultas Teknik Universitas Tidar Magelang.

Lebih lanjut, Gubernur Jateng ini menyatakan kalau nanti ditunjuk sebagai jurkam tentu harus siap.

Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo bersama sejumlah kepala daerah saat berada di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan (MP/Ponco Sulaksono)

"Cuti untuk kampanye saya kira mesti diatur. Sepertinya kampanye terbuka sudah tidak terlalu musim sekarang sehingga kami akan mengatur sendiri pada kebutuhan-kebutuhan yang memang kami diperlukan untuk hadir, kalau tidak kami kerja terus saja," katanya.

Untuk menggalang dukungan, pihaknya lebih banyak mengandalkan "follower"nya.

"'Supporter' saya yang kemarin sudah ada (saat pilkada), mereka sudah menanyakan meminta untuk diajak lagi, kapan bergeraknya, beberapa sudah menghubungi saya, sudah ada 20-an yang mau minta segera deklarasi dan saya bilang kalau deklarasi langsung saja tidak usah dengan saya," katanya.

Ganjar Pranowo sebagaimana dilansir Antara mengatakan mereka adalah kelompok-kelompok yang bersama dirinya pada Pilkada 2018.

Ia menyampaikan kalau ada bupati/wali kota yang diminta jadi jurkam slahkan saja, tinggal cuti dan mengurus izin.

"Kalau bupati/wali kota ke mengurus izin ke saya selaku gubernur dan kalau saya ke Mendagri," katanya.

Menyinggung netralitas aparatur sipil negara (ASN), dia mengatakan, mereka punya hak pilih tetapi tidak boleh proaktif. Ikut kampanye boleh tetapi hanya pasif. datang saja dan tidak boleh mengajak teman.

"Kalau lewat media sosial tentu ada aturannya seperti kemarin harus didaftarkan, kalau melanggar tentu akan kena semprit," tandas Gubenur Ganjar.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Ketua DPRD DKI Jakarta Dukung Politisi PKS Jadi Pengganti Sandiaga

#Ganjar Pranowo #Gubernur Jawa Tengah #Pilpres 2019 #Presiden Jokowi
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Indonesia
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Ganjar menambahkan bahwa media seni dan budaya penting untuk melatih kepekaan agar para pemimpin dan masyarakat selalu sadar terhadap realitas.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Indonesia
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Respons OTT KPK di Cilacap, Ingatkan Integritas Kepala Daerah
Gubernur Jawa Tengah menanggapi OTT KPK terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan menekankan pentingnya integritas bagi kepala daerah dan ASN.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 16 Maret 2026
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Respons OTT KPK di Cilacap, Ingatkan Integritas Kepala Daerah
Indonesia
17,3 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng saat Lebaran, Polda Siagakan 28.980 Personel
Polda Jawa Tengah menyiagakan 28.980 personel untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2026. Diperkirakan 17,3 juta pemudik akan masuk ke wilayah Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Maret 2026
17,3 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng saat Lebaran, Polda Siagakan 28.980 Personel
Indonesia
OTT Bupati Pekalongan, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi: Jadi Pembelajaran bagi Pejabat
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menanggapi penangkapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh KPK. Ia menyebut kasus ini menjadi pembelajaran bagi pejabat publik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
OTT Bupati Pekalongan, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi: Jadi Pembelajaran bagi Pejabat
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Indonesia
Kebakaran di Pasar Wonogiri, Pemkab Tetapkan Status Kedaruratan
Pemkab telah menetapkan status kedaruratan untuk Pasar Wonogiri. Setelah dilalap api, Pemkab Wonogiri akan segera membangun pasar darurat.
Soffi Amira - Senin, 06 Oktober 2025
Kebakaran di Pasar Wonogiri, Pemkab Tetapkan Status Kedaruratan
Indonesia
Gubernur Luthfi Turun Tangan, Respons Desakan Mundur Bupati Pati Sudewo yang Dituding Arogan hingga Ribuan Warga Turun ke Jalan
Jawa Tengah adalah tepo seliro dan gotong-royong kita tinggi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Agustus 2025
Gubernur Luthfi Turun Tangan, Respons Desakan Mundur Bupati Pati Sudewo yang Dituding Arogan hingga Ribuan Warga Turun ke Jalan
Indonesia
Kenang Sosok Kwik Kian Gie sebagai Guru sekaligus Sahabat, Ganjar Pranowo: Ekonom Kritis dan Penuh Idealisme
Kwik Kian Gie meninggal dunia pada Senin (28/7) malam di Rumah Sakit Medistra, Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 Juli 2025
Kenang Sosok Kwik Kian Gie sebagai Guru sekaligus Sahabat, Ganjar Pranowo: Ekonom Kritis dan Penuh Idealisme
Bagikan