Gagal Jadi Komisioner KPK, Dharma Pongrekun Diberi 'Hadiah' Naik Pangkat
Kapolri Jenderal Tito Karnavian salam komando dengan Komjen Dharma Pongrekun (MP/Kanu)
MerahPutih.Com - Dharma Pongrekun termasuk salah satu perwira tinggi Polri yang gagal lolos ke tahap selanjutnya dalam seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK). Kegagalan itu membuat ambisi Dharma menjadi komisioner KPK kandas.
Namun siapa sangka, dibalik kegagalan tersebut Dharma Pongrekun malah diberi hadiah kenaikan pangkat jadi Komisaris Jenderal (Komjen).
Baca Juga:
Laode Syarif dan Dharma Pongrekun Tumbang di Seleksi Capim KPK Tahap Keempat
Berdasarkan surat telegram rahasia Kapolri Jenderal Tito Karnavian, pangkat Dharma naik dari Irjen ke Komjen. Pengangkatan Dharma tertuang dalam surat Kapolri Nomor: STR/532/VIII/KEP/2019 tanggal 28 Agustus 2019.
Dharma resmi menyandang bintang tiga atau Komisaris Jenderal Polisi (Komjen). Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) ini mengatakan, kenaikan pangkat yang diperolehnya merupakan anugerah dari Tuhan yang tidak bisa dihitung secara matematis.
"Saya sangat bersyukur, semua ini terjadi karena anugerah Tuhan. Jadi kita harus mengikuti ke mana Tuhan bawa kita ikut, jangan hidup dalam hitungan matematika, tapi hiduplah dengan selalu mengandalkan takdir Tuhan," tuturnya usai upacara kenaikan pangkat di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/8).
Dalam mengemban amanah, dia mengaku mendapatkan pesan dari Kapolri untuk menjaga keamanan bangsa dan negara sesuai arahan yang diberikan Presiden Jokowi.
"Menjaga dan melindungi bangsa ini agar tetap menjadi negara yang memagang teguh falsafah Pancasila sebagai konsep kehidupan dalam pola pikir dan perilaku di tengah-tengah masyarakat," katanya.
Dharma menjelaskan, perilaku sesuai falsafah Pancasila juga harus dilakukan di dunia maya. Mengingat, berperilaku tanpa memegang falsafah Pancasila akan menjadikan sesama masyarakat saling membenci.
"Karena kita tahu kalau kita memegang falsafah Pancasila, kita takut sama Tuhan, kalau kita takut sama Tuhan, tidak mungkin kita ajak berkelahi, tidak mungkin kita berikan isu tidak bagus," ujar Dharma.
Dalam upacara kenaikan pangkat tersebut, hadir kedua orang tua Dharma menyaksikan prosesi kenaikan pangkat. Dharma terlihat akrab bahkan tidak sungkan mencium kedua orang tuanya di depan awak media.
Baca Juga:
Sebut LHKPN Konsep Ateis, Pendapat Irjen Darma Pongrekun Dinilai Konyol
Dharma gagal maju dalam seleksi Capim KPK pada uji psikologis. Padahal, Dharma sendiri merupakan salah satu calon yang direkomendasikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Lulusan Akpol 1988 ini sempat membuat heboh jagat media massa karena ia memandang LHKPN tidak sesuai dengan konsep Pancasila dan ketuhanan sebab mengandung nilai ateis dan menanamkan rasa curiga.
"Aturan ini membuat orang menjadi gosong. Gitu, loh. Coba cari sistem yang lebih bagus. Laporan harta kekayaan ya tinggal laporin. Ya udah, dijadikan data. Jangan dijadikan sanksi," katanya beberap waktu lalu.(Knu)
Baca Juga:
Koalisi Kawal Capim KPK Soroti Integritas Tiga Jenderal Polisi
Bagikan
Berita Terkait
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Istri Mantan Kapolri Hoegeng Iman Santoso 'Eyang Meri' Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Operasi Keselamatan Jaya 2026 Berlangsung Hari ini, Sasar Pengendara di Bawah Umur dan Gunakan Gadget saat Berkendara
Orang Dekat Prabowo sebut Isu Polri di Bawah Kementerian Disengaja untuk Melemahkan Presiden
Mantan Ajudan Jokowi Pimpin Humas Mabes Polri
'Gorengan' Saham Bikin IHSG Anjlok, Bareskrim Polri Bergerak Cari Unsur Pidana
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Pengamat Nilai Polri di Bawah Kementerian Bisa Buka Ruang Politisasi Hukum
Tok! DPR Sahkan 8 Poin Reformasi Polri, Kedudukan Tetap di Bawah Presiden
Mutasi 85 Perwira Polri, Pengamat Ingatkan Jangan Sekadar Formalitas