Gaet Wisatawan saat Libur Idul Fitri, Pelaku Wisata Gunung Kidul Siapkan Prokes

Muchammad YaniMuchammad Yani - Sabtu, 17 April 2021
Gaet Wisatawan saat Libur Idul Fitri, Pelaku Wisata Gunung Kidul Siapkan Prokes

Pantai Kukup (Foto: MerahPutih/Fredywansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PELAKU wisata yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah menyiapkan protokol kesehatan untuk menyambut wisatawan yang akan berlibur pada Idul Fitri 2021 nanti

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunung Kidul Sunyoto di Gunung Kidul, Jumat, mengatakan pihaknya sudah siap dengan protokol kesehatan (prokes) yang menjadi hal paling dasar jika aktivitas tetap aman dari penularan COVID-19.

Baca juga:

Asyiknya Buka Puasa Sambil Selfie Berlatar belakang Candi Borobudur dan Prambanan

"Kami berharap pemerinta pusat tidak tarik ulur soal aturan mudik. Pelaku wisata dan PHRI, serta pemkab sudah menyiapkan skema protokol kesehatan supaya tidak klaster mudik lebaran nanti," kata Sunyoto.

Menurutnya, kebijakan skema aglomerasi wilayah bagi pemudik tidak akan efektif. Selain itu, bila skema tersebut tetap diberlakukan, akan berdampak pada sektor pawisata dan usaha lainnya akan kembali lumpuh seperti Lebaran 2020.

Pantai Baron. (Foto: pinterest)
Pantai Baron. (Foto: pinterest)

Seperti diketahui, beberapa bulan terakhir sektor pariwisata berangsur pulih dari dampak pandemi, pasca dilakukan uji coba pembukaan objek wisata.

Hal ini terbukti dengan melonjaknya kunjungan wisatawan di seluruh objek wisata di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjelang Ramadan 2021. Jumlah kunjungan wisatawan tiga hari sebelum bulan puasa mencapai 36.214 orang.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul Harry Sukmono di Gunung Kidul, mengatakan Selama satu setengah bulan terakhir, kunjungan wisatawan ke Gunung Kidul cukup tinggi, khususnya saat Sabtu dan Minggu.

Baca juga:

Mengenal Kampung Muslim Loloan di Pulau Bali

"Jumlah kunjungan wisatawan ada Sabtu (10/4) sebanyak 11.368 orang dan Minggu (11/4) sebanyak 24.846 orang. 80 persennya mengunjungi objek wisata pantai," kata Harry.

Salah satu faktor meningkatnya kunjungan wisata disebabkan lantaran kasus COVID-19 nyaris menyentuh angka nol.

"Kami berkoordinasi dengan petugas SAR Satlinmas Gunung Kidul untuk melakukan pengawasan kepada pengunjung. Kami mengharapkan wisatawan mentaati protokol kesehatan di objek wisata," harapnya.

Pantai Gunung Kidul (Foto: Instagram/pesona daerah)
Pantai Gunung Kidul (Foto: Instagram/pesona daerah)

Sementara itu, Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunung Kidul Surisdiyanto mengakui terjadi peningkatan kunjungan selama dua hari. Pihaknya meningkatkan pengawasan kepada pengunjung agar tidak terjadi kerumunan dan tetap menggunakan masker. Selain itu juga tetap aman saat bermain air.

"Kami melakukan pengawasan dari Poktunggal sampai Bukit Paralayang masih ada yang tidak menggukan masker, atau menggunakan masker dengan tidak benar. Bagi wisatawan yang tidak mentaati protokol kesehatan, kami memberikan pembinaan kepada mereka agar tidak mengulangi," katanya. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca juga:

Nyadran, Tradisi yang Masih Hidup Hingga Kini

#Wisata #Wisata Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Bagikan