Fluktuasi Nilai Tukar Rupiah Dipengaruhi Kondisi Cadangan Minyak Darurat 32 Negara

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Maret 2026
Fluktuasi Nilai Tukar Rupiah Dipengaruhi Kondisi Cadangan Minyak Darurat 32 Negara

Kilang Pertamina. (Foto: dok. Pertamina)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Kamis pagi, bergerak menguat 2 poin atau 0,01 persen menjadi Rp 16.884 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp 16.886 per dolar AS. Rupiah diperkirakan akan terus berfluktiasi berkisar di angka Rp16.825-Rp16.950 per dolar AS

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengatakan sentimen terhadap rupiah dipengaruhi pernyataan Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA) yang akan merilis cadangan minyak di tengah perang.

“Pernyataan tersebut hanya memberikan tekanan penurunan ringan pada harga minyak global selama sesi Asia,” katanya.

Mengutip Kyodo, Amerika Serikat (AS) mengatakan akan melepaskan 172 juta barel minyak bumi dari cadangan darurat mereka mulai pekan depan dalam upaya menurunkan harga energi yang melonjak akibat perang AS-Israel dengan Iran.

Baca juga:

2 Kapal Minyak Pertamina Terjebak di Timur Tengah, Pasokan Energi Nasional Diklaim Masih Stabil

Jumlah tersebut merupakan bagian dari pelepasan terkoordinasi sebesar 400 juta barel minyak yang dilakukan oleh 32 anggota IEA pada Selasa (10/3). Pengeluaran cadangan minyak strategis AS diperkirakan akan memakan waktu sekitar 120 hari.

Aksi kolektif di bawah IEA itu adalah yang pertama sejak 2022, ketika Rusia memulai invasi besar-besaran ke Ukraina.

Pelepasan 400 juta barel minyak dari cadangan darurat 32 negara – termasuk banyak negara Eropa, serta Jepang dan Korea Selatan – akan menjadi preseden yang terbesar yang pernah ada.

Sentimen lain, berasal dari rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) AS bulan Februari 2026 meningkat sebesar 0,3 persen month-on-month (mom), naik dari 0,2 persen mom sebelumnya dan sesuai dengan ekspektasi pasar sebesar 0,3 persen mom.

Ia mengatakan, inflasi utama Februari 2026 tetap stabil di 2,4 persen year-on-year (yoy), sementara inflasi inti juga tidak berubah di 2,5 persen yoy.

"Meskipun demikian, investor tetap khawatir bahwa lonjakan harga minyak baru-baru ini dapat memicu inflasi pada Maret 2026, berpotensi mendorongnya di atas 3 persen dan menghambat rencana penurunan suku bunga The Fed," katanya.

#Defisit Cadangan Minyak #Harga Minyak Dunia #Rupiah
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Harga Minyak Tergelincir
Harga minyak mentah Brent, yang menjadi acuan harga minyak dunia, turun 4,8 persen menjadi USD 83,18 (sekitar Rp 1,36 juta) per barel.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
 AS dan Iran Capai Kesepakatan, Harga Minyak Tergelincir
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Jadi Mata Uang Terbaik Se-Asia Pekan Ini
Respons positif pasar menempatkan rupiah sebagai mata uang dengan penguatan terbesar kedua di Asia setelah won Korea Selatan pada pekan lalu
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Jadi Mata Uang Terbaik Se-Asia Pekan Ini
Indonesia
Rupiah Ngamuk Senin Pagi, Tendang Balik Dolar AS Sampai Keok ke Level 17 Ribuan
Nilai tukar rupiah pada Senin pagi bergerak menguat 82 poin atau 0,46 persen menjadi Rp17.778 per dolar AS
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Rupiah Ngamuk Senin Pagi, Tendang Balik Dolar AS Sampai Keok ke Level 17 Ribuan
Indonesia
BI Naikkan Suku Bunga, Dolar AS Langsung Jatuh dan Rupiah Sukses Balas Dendam
Bank sentral berkomitmen terus mencermati perkembangan pasar keuangan global maupun domestik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 12 Juni 2026
BI Naikkan Suku Bunga, Dolar AS Langsung Jatuh dan Rupiah Sukses Balas Dendam
Dunia
Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
Harga minyak dunia naik lebih dari 2 dolar AS per barel setelah Iran menutup total Selat Hormuz menyusul serangan tambahan Amerika Serikat.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
Indonesia
Rupiah Menguat ke Rp17.900 Imbas Kenaikan Harga Pertamax
Suntikan modal asing pada lelang obligasi serta penguatan indeks saham domestik ikut memperkokoh posisi rupiah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Rupiah Menguat ke Rp17.900 Imbas Kenaikan Harga Pertamax
Indonesia
Rupiah Menguat, Dolar AS Tembus Level Rp 17.900 pada Perdagangan Hari ini Rabu (10/6)
Rupiah kini menguat dengan menembus Rp 17.900 per dolar AS pada Rabu (10/6). Rupiah berhasil menekan dolar AS.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
Rupiah Menguat, Dolar AS Tembus Level Rp 17.900 pada Perdagangan Hari ini Rabu (10/6)
Indonesia
Dolar Makin Ganas Bikin Rupiah Babak Belur, Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Demi Jinakkan Pasar
Evaluasi pasca-RDG Bulanan tanggal 19-20 Mei 2026 menunjukkan pergerakan nilai tukar rupiah bergejolak melebihi perkiraan awal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 09 Juni 2026
Dolar Makin Ganas Bikin Rupiah Babak Belur, Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Demi Jinakkan Pasar
Indonesia
BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan 25 bps Untuk Stabilkan Rupiah
Stabilisasi nilai tukar rupiah dimaksud juga, ditempuh agar ketahanan eksternal ekonomi Indonesia tetap terjaga dan sasaran inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap tercapai.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan 25 bps Untuk Stabilkan Rupiah
Indonesia
Siasat Atur Pengeluaran Saat Rupiah Melemah
Perlunya mengevaluasi kembali pengeluaran untuk keperluan konsumtif dan keperluan yang tidak mendesak ketika kondisi perekonomian sedang kurang baik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
Siasat Atur Pengeluaran Saat Rupiah Melemah
Bagikan