Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Fit and Proper Test Marsekal Hadi Tjahjanto Dianggap Akan Berjalan Mulus, Tapi...

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 05 Desember 2017
Fit and Proper Test Marsekal Hadi Tjahjanto Dianggap Akan Berjalan Mulus, Tapi...

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Meutya Hafid hadir rapat fraksi di DPP Golkar, Slipi, Selasa (24/3). (Foto: MP/Bartolomeus Papu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua Komisi I DPR yang juga Politisi Golkar Meutya Hafid memberikan sinyalemen bahwa Uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test yang akan dijalani Marsekal Hadi Tjahjanto di DPR untuk menjadi Panglima TNI bakal berjalan mulus.

Meutya mengungkapkan, bahwa ia telah melakukan komunikasi dengan Plt Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham menyangkut calon tunggal Panglima TNI yang diajukan Presiden Jokowi.

"Tadi saya sudah komunikasi dengan Plt Ketua Umum, memang arahanya Golkar menyetujui dan mendukung sepenuhnya," ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/12).

Politisi Partai Golkar ini memprediksi, Uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test mantan Sekretaris Militer Presiden Jokowi sebagai calon Panglima TNI di DPR bakal berjalan mulus.

"Saya nggak tau fraksi lain, tapi dari Golkar sudah ada arahan dari Plt Ketum untuk mendukung sepenuhnya," jelas dia.

Meski demikian, Meutya menyarankan agar Marsekal Hadi dapat meyakinkan wakil rakyat dalam menjamin netralitas TNI untuk menyongsong Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019.

"Laporan kekayaan akan kita periksa, tapi beliau memang karena KSAU dan sudah cukup lama juga sering ikut rapat mendampingi Panglima TNI (Gatot Nurmantyo), jadi saya rasa beliau bukan sosok yang baru di Komisi I karena sudah tau track recordnya," ungkap dia.

Selain dari Fraksi Golkar, Anggota Fraksi Nasdem Taufiqulhadi juga mendukung keputusan Presiden Jokowi mengajukan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan memasuki masa pensiun pada Maret 2018 mendatang.

Menurut politisi Partai Nasdem ini, Panglima TNI dari matra Angkatan Udara sangat relevan dengan visi-misi yang kerap digaungkan Presiden Jokowi dalam membangun poros maritim dunia.

Sebagai informasi, Uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap calon Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan diselenggarakan besok, Rabu, 6 Desember 2017 pukul 10.00 WIB. (Pon)

#Hadi Tjahjanto #Jenderal Gatot Nurmantyo #Idrus Marham #Meutya Hafid
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
14 Aplikasi Ekosistem Apple Mulai Dicek Tunduk Tidak Sama PP Tunas, Apa Saja?
emkomdigi memverifikasi 14 layanan Apple termasuk iMessage, Safari, Siri, Apple Music, dan lainnya untuk memastikan kepatuhan terhadap PP TUNAS demi pelindungan anak di ruang digital.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
14 Aplikasi Ekosistem Apple Mulai Dicek Tunduk Tidak Sama PP Tunas, Apa Saja?
Indonesia
Influencer Daerah Jadi Target Utama Spam Komentar Judol, Akun Milik Negara Ikut Diserang
Menkomdigi Meutya Hafid ungkap spam komentar judol paling banyak menyasar influencer daerah.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Influencer Daerah Jadi Target Utama Spam Komentar Judol, Akun Milik Negara Ikut Diserang
Indonesia
Akun Medsos Wajib Cantumkan Nomor Ponsel, DPR: Cegah Hoaks dan Penipuan
Penggunaan media sosial harus diatur dengan baik demi menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan bertanggung jawab.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Akun Medsos Wajib Cantumkan Nomor Ponsel, DPR: Cegah Hoaks dan Penipuan
Indonesia
Golkar Sebut Pembebasan 9 WNI dari Israel Bukti Diplomasi Pemerintah Berjalan
Pemerintah Indonesia yang bergerak cepat melakukan komunikasi diplomatik untuk membebaskan para WNI tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Golkar Sebut Pembebasan 9 WNI dari Israel Bukti Diplomasi Pemerintah Berjalan
Berita Foto
Raker Menkomdigi dengan Komisi I DPR Bahas Perjanjian Agreement on Reciprocal Trade (ART)
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan paparan saat Raker dengan Komisi I di Jakarta, Senin (18/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 18 Mei 2026
Raker Menkomdigi dengan Komisi I DPR Bahas Perjanjian Agreement on Reciprocal Trade (ART)
Indonesia
Wacana Baru dari Komdigi: Nomor HP Jadi Syarat Registrasi Akun Medsos
Aturan mewajibkan setiap pengguna media sosial (medsos) mencantumkan nomor telepon seluler saat registrasi akun.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Wacana Baru dari Komdigi: Nomor HP Jadi Syarat Registrasi Akun Medsos
Indonesia
DPR-Komdigi Bahas Transfer Data RI-AS, Fokus pada Keamanan Siber dan Data Digital
Komisi I DPR RI bersama Menkomdigi Meutya Hafid membahas regulasi transfer data internasional dalam kesepakatan ART RI-AS, termasuk keamanan siber dan kedaulatan digital.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
DPR-Komdigi Bahas Transfer Data RI-AS, Fokus pada Keamanan Siber dan Data Digital
Indonesia
Tinggal Roblox Belum Taat PP Tunas, Menkomdigi Optimistis Bentar Lagi Ikut
Menkomdigi Meutya Hafid optimistis Roblox segera patuhi PP Tunas, setelah YouTube resmi ikut aturan batasan usia 16 tahun.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Tinggal Roblox Belum Taat PP Tunas, Menkomdigi Optimistis Bentar Lagi Ikut
Indonesia
Komdigi: YouTube Setuju Batasi Usia 16 Tahun dan Hapus Iklan untuk Anak
YouTube Indonesia resmi patuhi aturan pemerintah dengan batas usia minimum 16 tahun dan penghapusan iklan untuk anak dan remaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Komdigi: YouTube Setuju Batasi Usia 16 Tahun dan Hapus Iklan untuk Anak
Indonesia
Pramono Anung Dukung Pembatasan Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung kebijakan pembatasan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun yang mulai berlaku 28 Maret 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Maret 2026
Pramono Anung Dukung Pembatasan Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret 2026
Bagikan