Ferdinand Hutahaean Akui Maju jadi Caleg PDIP Gantikan Effendi Simbolon

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 02 Agustus 2023
Ferdinand Hutahaean Akui Maju jadi Caleg PDIP Gantikan Effendi Simbolon

Ferdinand Hutahean (kedua kiri) memberikan keterangan kepada wartawan saat tiba untuk menjalani pemeriksaan di Bareskirim Mabes Polri, Jakarta, Senin (10/1). ANTARA FOTO/Reno Esnir

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah calon legislatif (caleg) mulai mempersiapkan diri untuk meraup suara pemilih pada Pileg 2024. Masing-masing caleg juga telah bergabung dengan partai sebagai kendaraan politik yang mengantarkan ke gelanggang kontestasi politik.

Tak terkecuali dengan Ferdinand Hutahaean, dia mengatakan bakal mengikuti kontestasi pemilihan anggota legislatif melalui PDI Perjuangan (PDIP). Ferdinand akan bertarung memperebutkan suara di Dapil DKI Jakarta lll.

Baca Juga

Divonis Bersalah, Ferdinand Hutahaean Disebut Tak Berikan Contoh Baik sebagai Publik Figur

“Saya terdaftar sebagai bakal caleg dari Partai PDI Perjuangan untuk Dapil Jakarta 3, kodya Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan seribu,” kata Ferdinand kepada wartawan, Rabu (2/8).

Ferdinand mengaku diberikan kepercayaan oleh PDIP untuk berkontestasi di Dapil DKI Jakarta III menggantikan Effendi Simbolon. Sebab, Effendi tidak lagi mencalonkan diri sebagai caleg di wilayah tersebut.

“Untuk resminya nanti putusan adalah saat DCT diumumkan oleh KPU. Tapi saat ini saya memang terdaftar sebagai bacaleg dari PDI Perjuangan,” tuturnya.

Baca Juga

Ferdinand Hutahaean Segera Diadili

Ferdinand menjelaskan alasannya memilih PDIP sebagai kendaraan politik. Menurutnya, PDIP adalah tempat yang cocok bagi semua golongan dan rumah besar bagi seluruh anak bangsa.

Dia menyebut PDIP juga konsisten dengan Pancasila dan mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden 2024.

“Itu dua alasan utama saya memilih PDI Perjuangan sebagai Partai yang memperjuangkan ideologi pemahaman saya tentang Indonesia yang sesungguhnya sesuai cita-cita para founding father bangsa,” pungkasnya. (Pon)

Baca Juga

Didakwa Bikin Keonaran, Ferdinand Hutahaean Tak Ajukan Eksepsi

#PDIP #Pemilu 2024 #Ferdinand Hutahaean
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Bagikan