Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Fakta Baru Kasus TPPO ke Jerman, Mahasiswa Teknik Dipekerjakan Layaknya Kuli Panggul

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 27 Maret 2024
Fakta Baru Kasus TPPO ke Jerman, Mahasiswa Teknik Dipekerjakan Layaknya Kuli Panggul

Brigjen Djuhandhani / dok Media Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KASUS tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus pengiriman mahasiswa magang (ferienjob) ke Jerman terus bergulir. Sejumlah tersangka dalam perkara ini, yaitu ER alias EW (39), A alias AE (37), SS (65), AJ (52), dan MZ (60).

Polisi mengungkapkan mahasiswa yang jadi korban melakukan pekerjaan tak sesuai dengan jurusan perkuliahan mereka. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro mencontohkan mahasiswa teknik elektro diminta melakukan pekerjaan kasar, seperti mengangkat barang, layaknya kuli panggul yang tidak masuk program magang.

Baca juga:

Kasus TPPO Berkedok Magang Mahasiswa, Komnas HAM Bakal Datangi Perguruan Tinggi

“Jadi dipekerjakan dalam posisi yang memang pekerja berat. Di situlah terjadi eksploitasi, makanya kami bisa kenakan tindak pidana perdagangan orang,” kata Djuhandhani kepada wartawan di Bareskrim Polri, Rabu (27/3).

Ia mengatakan, meskipun program ferienjob ini legal di Jerman, praktiknya tidak sesuai dengan program magang yang dilaksanakan di Tanah Air. “Baru kali ini terjadi salah satu modus baru TPPO karena ini kami menyidik modus baru ini. Baru kami dapatkan, yaitu dengan mengubah program yang tidak ada hubungannya dengan program yang ada di Indonesia,” jelas Djuhandhani.

Djuhandhani membeberkan peran para pelaku. ER alias AW berperan menjalankan kerja sama dan menandatangani nota kesepahaman atau MoU antara PT SHB dan UNJ sebagai direktur utama. “Pelaku juga menjanjikan dana coorporate social responsibility (CSR) yang didapatkan pihak universitas,” jelas dia.

Setelah itu, ER menjalin kerja sama dengan CV GEN untuk mengurus persyaratan pemberangkatan. Ia kemudian menjalin kerja sama dengan pihak agensi yang berada di Jerman untuk hal penempatan mahasiswa dan mendapatkan mahasiswa magang untuk bekerja di sana.

Sementara itu, A atau AE mempresentasikan program ferienjob ke universitas untuk magang di Jerman dan meyakinkan para mahasiswa untuk mengikuti program ferienjob.

Tersangka membebankan biaya pendaftaran untuk mengikuti program ferienjob di Jerman. Ia juga mengurus dan mengarahkan pembuatan visa wisata para korban yang berangkat ke jerman. Untuk SS, ia berperan membawa program ferienjob ke universitas untuk magang di Jerman dan mengemas ferienjob masuk ke program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

"Dia menjanjikan ferienjob merupakan program unggulan untuk para mahasiswa yang nantinya disiapkan bekerja dan dapat dikonversikan ke 20 SKS yang ada di Indonesia, mengenalkan PT SHB dan CV GEN kepada pihak kampus," kata Djuhandhani.

Lalu, peran AJ menjadi ketua pelaksana hingga melakukan seleksi untuk mengikuti program ferienjob dan memfasilitasi mahasiswa yang mengikuti program ferienjob. "Pelaku juga mengarahkan mahasiswa untuk menggunakan dana talangan dari koperasi ke universitas, membiarkan mahasiswa bekerja tidak sesuai MoU, dan mengintervensi mahasiswa untuk tetap bekerja di Jerman," ucapnya.

Tersangka MZ selaku ketua LP3M yang membidangi program magang di kampus. LP3M merupakan pelaksana program ferienjob, memfasilitasi mahasiswa untuk meminjam dana talangan guna mengikuti program ferienjob hingga menjadi penjamin terhadap dana talangan dari koperasi.

Para tersangka kasus ini dijerat Pasal 4 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun penjara dan denda Rp 600 juta. Lalu, Pasal 81 UU No 17 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan pidana denda paling banyak Rp15 miliar.

Dalam kasus ini, setidaknya 1.047 mahasiswa menjadi korban dan 33 kampus ikut terseret.(knu)

#Jerman #Kasus Penipuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Munich Darurat Air, Nyuci Mobil Sendiri Bisa Bikin Rekening Tabungan Langsung Jebol
Aturan baru ini melarang warga mengisi atau mengoperasikan kolam renang pribadi, air mancur pribadi, serta fasilitas bermain air
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 Juli 2026
Munich Darurat Air, Nyuci Mobil Sendiri Bisa Bikin Rekening Tabungan Langsung Jebol
Dunia
Gelombang Panas di Jerman Bikin Kematian karena Tenggelam Meningkat Tajam Sejak 2003
Sebanyak 99 orang dilaporkan tenggelam di Jerman sepanjang bulan lalu.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Gelombang Panas di Jerman Bikin Kematian karena Tenggelam Meningkat Tajam Sejak 2003
Berita
Jürgen Klopp Resmi Jadi Pelatih Baru Timnas Jerman, Fabrizio Romano Bocorkan Kontrak Jangka Panjang dengan Der Panzer
Sebelum menerima pinangan tim nasional, nama mantan pelatih Borussia Dortmund ini sempat dikaitkan dengan sejumlah klub raksasa Eropa termasuk Real Madrid
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 Juli 2026
Jürgen Klopp Resmi Jadi Pelatih Baru Timnas Jerman, Fabrizio Romano Bocorkan Kontrak Jangka Panjang dengan Der Panzer
Olahraga
Toni Kroos Sebut Jerman Miskin Pemain Kelas Dunia Usai Babak Belur di Piala Dunia 2026
Mantan gelandang elegan ini menggarisbawahi kegagalan skuad mengantisipasi permainan disiplin Paraguay akibat rasa percaya diri berlebihan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Toni Kroos Sebut Jerman Miskin Pemain Kelas Dunia Usai Babak Belur di Piala Dunia 2026
Olahraga
Jurgen Klopp Sudah Terbuka untuk Tangani Timnas Jerman, Julian Nagelsmann Berlindung di Balik Kontrak Baru
Julian Nagelsmann sebenarnya sempat memberikan asa ketika gol Kai Havertz mampu menyamakan kedudukan pasca-sundulan pemain Paraguay, Julio Enciso
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Jurgen Klopp Sudah Terbuka untuk Tangani Timnas Jerman, Julian Nagelsmann Berlindung di Balik Kontrak Baru
Olahraga
Jerman vs Paraguay 1-1: Der Panzer Gugur Lewat Adu Penalti
Kekalahan ini mencoreng reputasi Jerman sebagai tim spesialis turnamen besar
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 Juni 2026
Jerman vs Paraguay 1-1: Der Panzer Gugur Lewat Adu Penalti
Olahraga
Jerman vs Paraguay: Der Panzer Diprediksi Melenggang Mulus ke Babak 16 Besar, La Albirroja Siap Beri Perlawanan
Kubu Paraguay memikul beban sejarah berat akibat kegagalan mencetak gol dalam lima laga fase gugur terdahulu
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
Jerman vs Paraguay: Der Panzer Diprediksi Melenggang Mulus ke Babak 16 Besar, La Albirroja Siap Beri Perlawanan
Berita
Kasus Dugaan Pencurian Dihentikan, Kuasa Hukum Bangun Paulus Tudungta Pertanyakan Mengapa Terlapor Belum Diperiksa
Kuasa hukum Bangun Paulus Tudungta meminta Polri membuka kembali penyelidikan dugaan pencurian. Menilai penghentian penyelidikan dilakukan sebelum pemeriksaan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 28 Juni 2026
Kasus Dugaan Pencurian Dihentikan, Kuasa Hukum Bangun Paulus Tudungta Pertanyakan Mengapa Terlapor Belum Diperiksa
Olahraga
Link Streaming Ekuador vs Jerman: Duel Penentuan Nasib Grup E Piala Dunia 2026
Link live streaming Ekuador vs Jerman akan dimulai Jumat (26/6) pukul 03.00 WIB. Ekuador masih ingin menjaga asanya di Piala Dunia 2026.
Soffi Amira - Jumat, 26 Juni 2026
Link Streaming Ekuador vs Jerman: Duel Penentuan Nasib Grup E Piala Dunia 2026
Olahraga
Prediksi Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Incar Sapu Bersih Grup E Piala Dunia 2026
Prediksi Ekuador vs Jerman diperkirakan cukup menarik. Jerman ingin menyapu bersih Grup E, sementara Ekuador berusaha meraih kemenangan pertama.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Incar Sapu Bersih Grup E Piala Dunia 2026
Bagikan