Fahri Hamzah Bicara soal Upaya Menggagalkan Pelantikan Jokowi-Maruf Amin

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 25 September 2019
Fahri Hamzah Bicara soal Upaya Menggagalkan Pelantikan Jokowi-Maruf Amin

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. (Antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Situasi menjelang pelantikan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai Presiden-Wakil Presiden terpilih semakin panas. Serangkaian aksi dan kericuhan terjadi.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, ancaman ini nyata adanya.

Baca Juga

Fahri Hamzah Kritik Perilaku Anarkis Mahasiswa

"Kalau ini saya lihat ada serangan, begitu. Memang ada saya dengar, ancaman untuk presiden supaya tidak dilantik 20 Oktober. Dan dilantiknya kan di gedung ini (DPR)," kata Fahri kepada wartawan, Rabu (25/9).

Mantan Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini melanjutkan aparat intelijen harus mencari tahu siapa otak pengacau tersebut.

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. (Instagram/@fahrihamzah)
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. (Instagram/@fahrihamzah)

"Menurut saya, pihak intelijen harus membaca apa yang terjadi ini. Karena saya kaget ini tiba-tiba meletus. Sampai orang bakar kayak begitu. Pasti ada sesuatu" jelasnya

Baca Juga

Fahri Hamzah Desak Intelijen Analisis Kerusuhan Demo Depan Gedung DPR

Fahri menduga, hal ini terjadi bukan shatu kebetulan, melainkan sudah direncanakan. "Saya enggak percaya ini natural. Karena tidak ada yang kita tutup," jelas Fahri.

Fahri sendiri berharap Jokowi tak perlu takut.

Baca Juga

Pagar Gedung DPR Hancur Dirusak Massa Aksi

"Karena hasil pemilu sudah memilih dia. Mahkamah konstitusi dan KPU sudah dilalui. Da penghitungan suara sudah dianggap selesai. Pak Prabowo sudah menerima. Harusnya itu sudah selesai lah. Dan karena itu presiden ga perlu takut. Seolah-olah ini dikaitkan dengan ada upaya menggagalkan pelantikkan presiden. Enggak lah," tutup Fahri.

Jokowi dan Ma'ruf bakal dilantik 20 Oktober mendatang di Gedung DPR/MPR. Sebelumnya, anggota dewan terpilih akan dilantik terlebih dahulu pada 1 Oktober mendatang. (Knu)

#Fahri Hamzah #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Kampung Nelayan Muara Angke Bakal Ditata dengan Konsep Rumah Panggung
Wamen PKP Fahri Hamzah menilai Kampung Nelayan Muara Angke cocok ditata dengan konsep rumah panggung bertingkat yang sesuai karakter kawasan pesisir.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Februari 2026
Kampung Nelayan Muara Angke Bakal Ditata dengan Konsep Rumah Panggung
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Indonesia
Amnesti Hasto dan Tom Lembong, Fahri Hamzah: Prabowo Bagus Redam Perpecahan Jelang Kemerdekaan
Fahri berharap penggunaan hak konstitusional ini menjadi ikhtiar untuk menyatukan kembali bangsa dari ancaman perpecahan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 01 Agustus 2025
Amnesti Hasto dan Tom Lembong, Fahri Hamzah: Prabowo Bagus Redam Perpecahan Jelang Kemerdekaan
Indonesia
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tiba dikediaman Jalan Kutai Utara 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo usai berlibur bersama cucunya di Bali, Sabtu (12/7).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 13 Juli 2025
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Indonesia
Fahri Hamzah Usul Pajak Rumah Tapak Tinggi, DPR Pertanyakan Kesiapan Masyarakat Beralih ke Hunian Vertikal
Kementerian PKP tidak memiliki otoritas penuh atas pertanahan untuk pengembangan hunian perkotaan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Juni 2025
Fahri Hamzah Usul Pajak Rumah Tapak Tinggi, DPR Pertanyakan Kesiapan Masyarakat Beralih ke Hunian Vertikal
Indonesia
DPR Ingatkan Kajian Mendalam Sebelum Kebijakan Pajak Rumah Tapak untuk Hunian Vertikal
Alih-alih mendorong adaptasi, kebijakan ini justru berpotensi menekan daya beli masyarakat dan membuat pasar properti domestik menjadi tidak kompetitif
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Juni 2025
DPR Ingatkan Kajian Mendalam Sebelum Kebijakan Pajak Rumah Tapak untuk Hunian Vertikal
Indonesia
Wamen Fahri Ingin Tanah Negara di Kota Jadi Rumah Untuk Warga, Jadi Elemen Subsidi
Nanti dihitung berapa biayanya dan nantinya biaya tersebut ditambah dengan keuntungan sehingga pemerintah dapat memutuskan berapa harga rumah tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 April 2025
Wamen Fahri Ingin Tanah Negara di Kota Jadi Rumah Untuk Warga, Jadi Elemen Subsidi
Berita Foto
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Djan Faridz usai menjalani pemeriksaan KPK di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta, Rabu (26/3/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Maret 2025
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Indonesia
Fahri Hamzah Usulkan Pembentukan Bank Tanah di Kementerian PKP, Apa Tugasnya?
Karena pada umumnya harga lahan ini 40 persen dari harga rumah yang dijual
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 08 Maret 2025
Fahri Hamzah Usulkan Pembentukan Bank Tanah di Kementerian PKP, Apa Tugasnya?
Bagikan