Media Sosial

Facebook Janjikan Rp2,8 Triliun untuk Dukung Pebisnis Kulit Hitam

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2020
Facebook Janjikan Rp2,8 Triliun untuk Dukung Pebisnis Kulit Hitam

Salah satu bentuk inisiatif Facebook. (Foto: The Verge)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FACEBOOK kembali mendukung orang keturunan kulit hitam dalam berbagai aspek kegiatan. Kali ini, Facebook berkomitmen akan mendonasikan sebesar USD 200 juta atau sekitar Rp 2,8 triliun untuk mendukung bisnis dan organisasi nirlaba yang dimiliki seorang kulit hitam.

Perusahaan media sosial ini juga akan menambahkan fitur ke aplikasi, sebuah pembaruan yang akan menceritakan tentang orang kulit hitam, penggalangan dana, dan sumber daya pendidikan.

Baca juga:

Facebook Uji Face ID dan Touch ID Untuk Aplikasi Messenger

Sebelumnya, CEO Facebook Mark Zuckerberg akan mengalokasikan dana sebesar USD 10 juta atau sekitar Rp142 miliar untuk kelompok yang bekerja bagi keadilan rasial. Kini, Facebook akan menyumbangkan dana kembali sebagai bentuk inisiatif mendukung orang kulit hitam.

“Beberapa minggu terakhir telah memaksa kami untuk menghadapi kenyataan kekerasan dan ketidakadilan yang dihadapi oleh anggota komunitas Kulit Hitam setiap hari. Kami telah berbagai kata-kata dukungan untuk teman, kolega, dan komunitas kami. Kita perlu mengambil tindakan juga,” kata Sheryl Sandberg, COO Facebook dalam sebuah unggahan.

Facebook Janjikan Rp2,8 Triliun untuk Dukung Pebisnis Kulit Hitam
Sheryl Sandberg, COO Facebook. (Foto: The Daily Beast)

Dari total dana Rp2,8 triliun, sebanyak Rp355 miliar akan digunakan untuk mendukung kreator kulit hitam dan Rp1 triliun untuk hibah tunai dan kredit iklan bagi para pebisnis kulit hitam. Sedangkan sisanya, Rp1,4 triliun akan digunakan untuk biaya pemasok yang dimiliki agen pemasaran dan perusahaan konstruksi.

“Kami telah mendengar bahwa dukungan finansial dapat memberikan dapat yang besar, terutama di masa pandemi dan ekonomi yang berdampak bagi masyarakat secara tidak proporsional,” kata Zuckerberg.

Baca juga:

Facebook Uji Integrasi Wikipedia ke Dalam Hasil Pencariannya

Selain itu, Facebook juga meluncurkan fitur baru yang disebut dengan 'Lift Black Voices' yang menyoroti kisah-kisah dari olah kulit hitam, berbagai sumber daya pendidikan, dan menginspirasi orang untuk mengambil tindakan melalui penggalangan dana.

Facebook Janjikan Rp2,8 Triliun untuk Dukung Pebisnis Kulit Hitam
Meluncurkan fitur baru di aplikasinya. (Foto: The Verge)

Facebook berencana untuk meningkatkan keragaman dalalm kepemimpinannya selama lima tahun ke depan. Mereka akan menambahkan 30 persen lebih banyak orang kulit berwarna, termasuk 30 persen lebih banyak orang kulit hitam.

Perusahaan ini juga berkomitmen untuk menggandakan jumlah staf kulit hitam dan Latin pada akhir 2023. Bahkan sebelumnya, Facebook memiliki tujuan untuk memiliki 50 persen dari tenaga kerjanya terdiri dari “komunitas yang kurang terwakili”.

“Kami juga akan melanjutkan upaya untuk meningkatkan representasi perempuan dalam kepemimpinan,” kata Sandberg. (and)

Baca juga:

Facebook Permudah Pengguna Untuk Hapus Postingan Lama

#Facebook #Rasialisme
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Tekno
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Paket baru langganan lengkap Instagram, Facebook, dan WhatsApp ini khusus menyasar kalangan pengguna untuk bisnis, konten kreator, dan Meta AI.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Indonesia
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Kemkomdig) menegaskan, 6 Juni 2026 menjadi batas akhir bagi penyelenggara sistem elektronik (PSE) untuk melaporkan evaluasi mandiri atau self-assesment risiko
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Indonesia
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Bagi pengguna berusia 16 tahun ke atas yang terdampak keliru, Meta menyediakan mekanisme verifikasi usia dan pengajuan banding.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Indonesia
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Meta selaku pemilik Facebook, Threads, dan Instagram telah mengubah ketentuan dalam Panduan Komunitas pada platform media sosialnya, khususnya terkait batas usia pengguna.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Indonesia
Kepatuhan Berantas Kejahatan Siber Dinilai Buruk, DPR Desak Pemerintah Berikan Sanksi ke Instagram Cs
Tingkat kepatuhan Meta dalam menindaklanjuti temuan pelanggaran lainnya sangat buruk, yakni hanya mencapai 28,47 persen atau tidak sampai 30 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Maret 2026
Kepatuhan Berantas Kejahatan Siber Dinilai Buruk, DPR Desak Pemerintah Berikan Sanksi ke Instagram Cs
Indonesia
Member Group 'Fantasi Sedarah' Ditangkap, DPR Sebut Pemerintah tak Tinggal Diam Hadapi Kejahatan Ruang Digital
Penangkapan ini jadi bukti Polri melindungi masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Mei 2025
Member Group 'Fantasi Sedarah' Ditangkap, DPR Sebut Pemerintah tak Tinggal Diam Hadapi Kejahatan Ruang Digital
Berita Foto
Bareskrim Ungkap Kasus Asusila dan Pornografi Grup Facebook Fantasi Sedarah dan Suka Duka
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji (keempat kanan) bersama Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko (keempat kiri), Direktur Tindak Pidana Perempuan dan Anak - Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) Brigjen Pol. Nurul Azizah (ketiga kiri) sejumlah pejabat Bareskrim Polri menunjukkan barang bukti saat konferensi pers ungkap kasus asusila dan pornografi di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/5/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Mei 2025
Bareskrim Ungkap Kasus Asusila dan Pornografi Grup Facebook Fantasi Sedarah dan Suka Duka
Indonesia
Polisi Bakal Cek 32.000 Anggota Grup Fantasi Sedarah
Dittipidsiber Bareskrim Polri menetapkan enam tersangka dalam dugaan asusila, pornografi, serta eksploitasi anak terkait konten inses di grup Facebook bernama Fantasi Sedarah dan Suka Duka
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Mei 2025
Polisi Bakal Cek 32.000 Anggota Grup Fantasi Sedarah
Indonesia
Admin dan Produsen Group ‘Fantasi Seks Sedarah’ Ditangkap, DPR Sebut sebagai Usaha Meminimalisasi Dampak Kerusakan
Tindakan kepolisian mempersempit ruang gerak mereka.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Mei 2025
Admin dan Produsen Group ‘Fantasi Seks Sedarah’ Ditangkap, DPR Sebut sebagai Usaha Meminimalisasi Dampak Kerusakan
Indonesia
Segini Harga Konten yang Dijual Para Pelaku Admin Grup Inses ‘Fantasi Sedarah’
Masing-masing tersangka memiliki peran berbeda mulai dari pembuat grup, penyebar video asusila, hingga pelaku pelecehan seksual.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Mei 2025
Segini Harga Konten yang Dijual Para Pelaku Admin Grup Inses ‘Fantasi Sedarah’
Bagikan