Facebook Buat Teknologi AI untuk Lindungi Perempuan

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 30 Oktober 2019
Facebook Buat Teknologi AI untuk Lindungi Perempuan

Facebook akan lebih melindungi perepuan (Foto: pixabay/geralt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA sebuah kebijakan dan teknologi baru yang diterapkan oleh Facebook. Hal itu guna melindungi para perempuan yang menggunakan platform itu dari pengganggu di dunia maya.

Dilansi dari Antaranews.com, Rabu (30/10) nantinya Facebook akan mempertajam kecerdasan buatan dan machine learning. Hal itu membuat Facebook semakin proaktif dalam mendeteksi gambar dan video telanjang atau hampir telanjang yang dibagikan tanpa izin tanpa harus menunggu laporan pengguna.

Baca juga:

Beda Banget, ini Cita-Cita Anak Zaman Now

"Tema umum mengenai keamanan perempuan cenderung sama di berbagai tempat di dunia. Tapi jika melihat lebih spesifik ke negara atau wilayah tertentu, perilaku sangat dipengaruhi budaya setempat," kata Wakil Direktur Manajemen Kebijakan Global Monica Bickert dikutip dari blog resmi Facebook.

Facebook punya teknologi baru (Foto: Shutterstock)
Facebook punya teknologi baru (Foto: Shutterstock)

Perusahaan berbasis di San Francisco, Amerika Serikat itu menggunakan ciri khas digital (digital fingerprint) serta teknologi pencocokan foto (photo-matching) untuk menghapus hingga memblokir foto agar tidak bisa dibagikan ke pengguna lainnya.

Meski demikian teknologi ini kemungkinan akan berbeda di setiap negara. Hal itu karena isu pelecehan seksual berbeda berdasarkan norma dan kebiasaan yang berlaku di negara itu.

Baca juga:

Generasi Alpha Paling Kaya dan Teredukasi, Tapi...

Misalnya di Amerika yang merasa dilecehkan jika foto tanpa busananya tersebar di dunia maya. Sementara ada juga negara yang perempuannya merasa dipermalukan jika ada yang mengunggah foto dirinya bersama lelaki bukan keluarga.

Ada juga kebijakan khusus di beberapa negara (Foto: Pixabay/FirmBee)
Ada juga kebijakan khusus di beberapa negara (Foto: Pixabay/FirmBee)

"Untuk menyikapi perbedaan tipe pelecehan yang luas itu, aturan kami harus bijaksana dan komprehensif," kata Facebook.

Selain itu Facebook juga memberikan fitur khusus bagi para perempuan pengguna platform tersebut di India, Pakistan dan Mesir. Fitur itu yakni kontrol siapa yang bisa mengunduh dan membagikan foto profil mereka.

Kebijakan ini dibuat karena perempuan pengguna Facebook dan organisasi keamanan siber di negara itu khawatir jika foto profil dicuri dan dipakai untuk kejahatan. Sementara secara grobal Facebook memberikan peralatan untuk mengelola akun seperti mengabaikan pesan yang tidak diinginkan dan memblokir akun lain tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Baca juga:

Dia Tidak Membalas Chat Kamu? Ini 5 Kemungkinan Alasannya!

#Facebook
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Film The Social Reckoning Tak Sesuai Ekspektasi, Ini Penyebabnya
Film The Social Reckoning garapan Aaron Sorkin hanya meraih US$5,5 juta pada debut box office. Simak sinopsis, pemain, dan perbandingannya dengan The Social Network
ImanK - Senin, 12 Oktober 2026
Film The Social Reckoning Tak Sesuai Ekspektasi, Ini Penyebabnya
Tekno
33 Juta Konten Pornografi Anak Tersebar di FB-IG, Meta Mulai Babat Pakai AI
Meta mengerahkan kecerdasan buatan (AI) canggih guna membasmi 33,2 juta konten eksploitasi seksual anak di Facebook dan Instagram.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
33 Juta Konten Pornografi Anak Tersebar di FB-IG, Meta Mulai Babat Pakai AI
Indonesia
Satwa Dilindungi Kasturi Kepala Hitam, Kakatua Koki dan Nusu Bayan Diperjualbelikan di Facebook
Dari pemeriksaan di lokasi, tim menemukan tujuh ekor burung dilindungi yang diduga akan diperjualbelikan. MH beserta seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Satwa Dilindungi Kasturi Kepala Hitam, Kakatua Koki dan Nusu Bayan Diperjualbelikan di Facebook
Indonesia
Spam Komen Judol Banjiri FB dan Instagram 2 Pekan Terakhir, Komdigi Sinyalir Modus Baru
Temuan terbanyak terjadi di Facebook dan Instagram yang berada di bawah naungan Meta.
Wisnu Cipto - Senin, 29 Juni 2026
Spam Komen Judol Banjiri FB dan Instagram 2 Pekan Terakhir, Komdigi Sinyalir Modus Baru
Tekno
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Paket baru langganan lengkap Instagram, Facebook, dan WhatsApp ini khusus menyasar kalangan pengguna untuk bisnis, konten kreator, dan Meta AI.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Indonesia
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Kemkomdig) menegaskan, 6 Juni 2026 menjadi batas akhir bagi penyelenggara sistem elektronik (PSE) untuk melaporkan evaluasi mandiri atau self-assesment risiko
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Indonesia
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Bagi pengguna berusia 16 tahun ke atas yang terdampak keliru, Meta menyediakan mekanisme verifikasi usia dan pengajuan banding.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Indonesia
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Meta selaku pemilik Facebook, Threads, dan Instagram telah mengubah ketentuan dalam Panduan Komunitas pada platform media sosialnya, khususnya terkait batas usia pengguna.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Indonesia
Kepatuhan Berantas Kejahatan Siber Dinilai Buruk, DPR Desak Pemerintah Berikan Sanksi ke Instagram Cs
Tingkat kepatuhan Meta dalam menindaklanjuti temuan pelanggaran lainnya sangat buruk, yakni hanya mencapai 28,47 persen atau tidak sampai 30 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Maret 2026
Kepatuhan Berantas Kejahatan Siber Dinilai Buruk, DPR Desak Pemerintah Berikan Sanksi ke Instagram Cs
Indonesia
Member Group 'Fantasi Sedarah' Ditangkap, DPR Sebut Pemerintah tak Tinggal Diam Hadapi Kejahatan Ruang Digital
Penangkapan ini jadi bukti Polri melindungi masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Mei 2025
Member Group 'Fantasi Sedarah' Ditangkap, DPR Sebut Pemerintah tak Tinggal Diam Hadapi Kejahatan Ruang Digital
Bagikan