Kesehatan

Enak dan Maknyus, 5 Makanan Indonesia ini Ternyata Kalorinya Tinggi

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Minggu, 24 Oktober 2021
Enak dan Maknyus, 5 Makanan Indonesia ini Ternyata Kalorinya Tinggi

Paling lezat dengan tambahan saus kacang. (Foto: Pixabay/saesherra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETIAP gajian atau malam minggu, akan menyenangkan mentraktir gebetan ke kafe untuk mencicipi makanan yang memanjakan lidah. Buat penyuka mukbang, jajanan pinggir jalan bisa saja dicoba satu per satu untuk mengisi perut. Tak dimungkiri, makanan Indonesia punya kenikmatan tersendiri.

Di balik kelezatannya, makanan yang sering kita santap ternyata punya kalori yang tinggi lho. Jenis makanan tersebut biasanya dikurangi untuk mereka yang sedang diet atau fokus membentuk otot. Yuk, cek lima makanan Indonesia yang kalorinya cukup tinggi.

Baca juga:

Perbedaan Kalori dan Lemak yang Jarang Orang Ketahui

1. Nasi Padang

Enak dan Maknyus, 5 Makanan Indonesia ini Ternyata Kalorinya Tinggi
Terdiri dari banyak lauk lezat. (Foto: Instagram/tripsumbar)

Siapa sih yang enggak suka sama nasi padang? Apalagi anak kos di akhir bulan, porsi banyak, harga murah. Kalori nasi padang per satu porsinya cukup tinggi. Bagaimana tidak, karena hewan dari kebanyakan lauk masakan di restoran Padang adalah jeroan hewan yang berlemak dan diolah dengan santan serta minyak. Bahkan, sayuran dalam menu nasi padang juga kerap disajikan dengan santan. Belum lagi porsi nasi yang banyak buat kamu yang kelaparan. Jika ditilik berdasarkan total kalori, satu porsi nasi padang mengandung 664 kalori, sudah termasuk sayur-sayuran, rendang, ayam, ikan, dan kerupuk.

Asupan gizi yang paling mendominasi dalam nasi padang adalah 41 persen karbohidrat dan 40 persen protein per satu porsinya, dengan takaran sebesar 70 gram dari kombinasi keduanya. Kemudian disusul oleh lemak sebesar 15 gram per satu porsi nasi padang dan lauk-lauknya.

2. Sate Kambing

Enak dan Maknyus, 5 Makanan Indonesia ini Ternyata Kalorinya Tinggi
Lezat tapi tinggi kalori. (Foto: Pixabay/mufidpwt)

Sate kambing memang cocok jadi teman saat kumpul keluarga. Sate kambing yang lezat juga biasanya menggunakan bahan baku kambing muda yang tekstur daginngnya masih sangat lembut. Satu pori sate kambing biasanya terdiri dari 10 tusuk sate dan mengandung 353 kalori. Itu belum termasuk sambal kacangnya yang memiliki 130 kalori. Kalau hanya pakai kecap manis biasa, kalorinya mungkin bertambah sekitar 60 kalori.

3. Martabak

Enak dan Maknyus, 5 Makanan Indonesia ini Ternyata Kalorinya Tinggi
Surga dunia yang sulit ditolak. (Foto: Pixabay/gianyasa)

Buat kamu yang calon mertuanya anak gym dan berotot, sebaiknya jangan dulu deh bawa makanan yang satu ini. Camilan khas Bangka ini sangat mudah kamu temui dan punya dua varian, telur dan manis. Siapa sangka di balik kelezatannya, satu potong martabak telur bebek yang berisi daging cincang dan potongan daun bawang itu mengandung setidaknya 350 kalori.

Mustahil rasanya hanya mengambil satu potong martabak telur, iya kan? Sementara itu, satu potong martabak manis biasa mengandung 270 kalori. Jumlah kalori itu tentu bisa bertambah, tergantung topping yang kamu pilih.

Baca juga:

Kamu Tahu Jumlah Kalori Sarapan Orang Indonesia? Ini Jawabannya!

4. Gorengan

Enak dan Maknyus, 5 Makanan Indonesia ini Ternyata Kalorinya Tinggi
Dimasak dengan banyak minyak. (Foto: Unsplash/Joshua Hoehne)

Murah, enak, dan mudah ditemukan di mana saja. Itulah gorengan. Gorengan sangat cocok dijadikan camilan, karena dapat mengganjal rasa lapar dalam sekejap. Walaupun kelihatannya ringan, proses memasak gorengan yang menggunakan banyak minyak ini membuatnya mengandung kalori yang cukup tinggi.

Kira-kira, untuk satu gorengan mengandung setidaknya 95 kalori. Jumlah ini bisa bertambah jika kamum makan lebih dari satu atau disandingkan dengan makanan lainnya.

5. Nasi Goreng

Enak dan Maknyus, 5 Makanan Indonesia ini Ternyata Kalorinya Tinggi
Jadi andalan saat lapar tengah malam. (Foto: Unsplash/Jie Wang)

Saat lapar tengah malam, memang paling nikmat makan nasi goreng abang-abang. Kamu perlu tahu nih, kalau satu porsi nasi goreng setidaknya mengandung 740 kalori. Itu pun baru nasinya saja, belum termasuk topping. Sudah pasti, terlalu sering makan nasi goreng tengah malam tentu bisa membuat berat badanmu naik. (and)

Baca juga:

Aktivitas Harian pun Membakar Kalori. Ini Hitungannya

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan