Pilpres 2019

Elektabilitas Ungguli Jokowi, Prabowo Minta Masyarakat Tetap Kompak dan Semangat

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 10 April 2019
Elektabilitas Ungguli Jokowi, Prabowo Minta Masyarakat Tetap Kompak dan Semangat

Prabowo Subianto. Foto: BPN

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon presiden Prabowo Subianto meminta para pendukungnya jaga semangat dan kekompakan untuk menangkan pemilu 2019. Hingga 8 hari jelang pemungutan suara, capres nomor urut 02 itu memastikan elektabilitasnya telah unggul atas inkumben.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo di hadapan ribuan masyarakat Sumatera Selatan dalam kampanye akbar di Lapangan Benteng Kuto Besak, Palembang, Selasa (9/4)

Prabowo-Sandiaga
Prabowo-Sandiaga

Prabowo mengatakan, sejumlah lembaga survei yang netral berhasil memotret keunggulan elektabilitas paslon nomor urut 02 atas inkumben.

"Beberapa lembaga survei yang bener, independen, bukan bayaran, bilang elektabilitas kita rata-rata sudah 60 persen," kata Prabowo.

"Ada yang bilang elektabilitas kita 50 persen, 58 persen, ada juga yang sebut 62 persen. Jadi rata-rata 60 persen," imbuh Prabowo.

BACA JUGA

Bowo: Nusron Wahid Meminta Saya Siapkan 400 Ribu Amplop

Di Solo, Jokowi Minta Pendukungnya Kubur Hoaks

Kampanye di Kampung Halaman, Jokowi Targetkan Suara 90 Persen

Untuk jaga kemenangan, Prabowo minta masyarakat menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 17 April 2019. Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu juga minta masyarakat mengawal proses pemungutan suara serta penghitungan suara hingga usai.

"Petani, nelayan, guru honorer, dokter, tukang ojek, semua harus ke TPS. Jaga TPS. Jangan sampai hantu-hantu, tuyul-tuyul ikut memilih. Sebelum memilih, pastikan kotak suara kosong. Periksa jumlah kertas suara, setelah itu tungu hitungan sampai selesai," kata Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Prabowo mengatakan, saat ini dirinya melihat gelombang perubahan yang digerakkan oleh rakyat. Ia mengaku optimistis, gelombang itu akan menuju Indonesia menang, Indonesia yang adil dan makmur.

prabowo
Prabowo Subianto. Foto: BPN

"Kita buktikan ada jutaan orang datang dalam kampanye akbar di GBK dengan biaya sendiri, bahkan ada yang rela berjalan kaki dari tempat yang jauh. Kemarin saya kampanye di Yogyakarta, ratusan orang berjalan kaki dari Gunung Kidul untuk datang ke lokasi kampanye. Kami optimis, saat ini kita sedang melihat kebangkitan rakyat Indoensia," pungkas Prabowo. (Pon)

#Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan
Kasus dugaan penyadapan Prabowo menjadi sorotan. Istana meminta Polri mengusut perkara tersebut secara transparan dan tidak menutupi fakta.
Soffi Amira - Jumat, 06 November 2026
Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan
Indonesia
Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar
Kepala BIN, Muhammad Herindra, menemui Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana. Hal itu di tengah dugaan penyadapan ilegal yang mengarah ke makar.
Soffi Amira - Jumat, 06 November 2026
Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar
Indonesia
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Kasetpres, Letjen TNI Ariyo Windutomo, ditunjuk menjadi Plt Kepala KSP menggantikan Listyo Sigit. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Indonesia
Mensesneg Ungkap Pemerintah Pertanyakan Motif Penyadapan Prabowo, Sebut Bisa Bahayakan Negara
Mensesneg, Prasetyo Hadi, mempertanyakan motif penyadapan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Mensesneg Ungkap Pemerintah Pertanyakan Motif Penyadapan Prabowo, Sebut Bisa Bahayakan Negara
Indonesia
Listyo Sigit Dicopot dari KSP usai Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo
Listyo Sigit Prabowo resmi dicopot dari KSP, setelah menjadi tersangka penyadapan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Listyo Sigit Dicopot dari KSP usai Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo
Indonesia
LIMS: Saat Alat Negara Dipakai Intai Presiden Prabowo Subianto
Skandal penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo lewat server LIMS Polri bikin heboh. Apa itu LIMS dan gimana cara kerjanya? Cek faktanya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 November 2026
LIMS: Saat Alat Negara Dipakai Intai Presiden Prabowo Subianto
Indonesia
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Polri tetapkan KSP Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (LSP) & 7 anggota polisi sebagai tersangka penyadapan Presiden Prabowo. Cek rincian kasusnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 03 November 2026
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Indonesia
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) buka suara alasan absen saat dicari Presiden Prabowo. KDM mengaku fokus memimpin pemadaman karhutla Gunung Ciremai.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk program Satu Orang Satu Rekening. Simak target dan kriteria penerimanya.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Bagikan