Ekstrakulikuler dan Personal Qualities Kunci Masuk Universitas Ternama

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 11 Agustus 2022
Ekstrakulikuler dan Personal Qualities Kunci Masuk Universitas Ternama

Kebanyakan orang berpikir bahwa hal yang dibutuhkan untuk masuk ke universitas terbaik hanyalah dari segi akademis. (Pixabay/Mustafa_Fahd)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MASUK ke Universitas terbaik di dunia merupakan hal yang diidam-idamkan oleh banyak orang. Tentunya ada persaingan yang ketat membuat orang berlomba-lomba untuk menjadi salah satu yang dapat masuk ke universitas terbaik itu. Kebanyakan orang berpikir bahwa hal yang dibutuhkan untuk masuk ke universitas terbaik hanyalah dari segi akademis. Nyatanya tidak loh.

Dalam temu wartawan yang diadakan oleh Crimson Education, Former Associate Directur of Admisionss (Standford University) Daniel Chung, mengatakan bahwa tidak hanya akademis saja yang menjadi faktor untuk bisa menembus ke universitas terbaik.

Baca Juga:

Kuliah Sambil Jadi Relawan Bisa Kok

kuliah
Daniel Chung dan Vanya Sunanto mengungkapkan rahasia diterima di kampus favorti luar negeri. (tangkapan layar)

Ada dua faktor lainnya yang menjadi nilai tambahan untuk diterima menjadi salah satu mahasiswa/i di universitas unggulan di AS, yaitu Ekstrakurikuler dan Personality qualities.

Country Manager Crimson Indonesia Vanya Sunanto, menambahkan, ”Untuk masuk ke universitas top ini, nilainya harus bagus. Tapi sebenarnya selain nilai itu, ada banyak faktor lain yang bikin murid bisa diterima. Contohnya selama 5 tahun terakhir, Stanford menolak 69% dari murid yang melamar. Kebanyakan dari mereka mempunyai akademis yang bagus, tapi mereka tidak punya faktor-faktor lainnya.”

Jadi alangkah baiknya, ketiga faktor tersebut harus dipenuhi dan dikembangkan. Akademis 40%, Ekstrakulikuler 30%, dan Personal Qualities 30%.

Baca Juga:

Jangan Anggap Remeh Kuliah Jurusan Musik, Ini Faktanya!

kuliah
Nilai akademik bukan salah satu yang utama untuk diterima di kampus favorit luar negeri. (Pixabay/nikolayhg)

Kemudian, berbicara soal statistik, universitas-universitas di Amerika penerimaannya terbilang kecil, di bawah 5%. Pada 2008, penerimaan di Harvard hanya 4.9%, pada 2021 turun menjadi 3.4%, dan saat ini turun kembali menjadi 3.1%. Dari banyaknya orang yang mendaftar, kemungkinan hanya ¾ orang yang diterima untuk menjadi pelajar di universitas tersebut.

Apabila membandingkan ekstrakulikuler di luar dengan di Indonesia, terbilang cukup berbeda. Sangat disayangkan apabila banyak orang-orang yang pintar dan nilainya bagus, namun ekstrakurikuler dan leadership-nya terbilang kurang.

Di luar, selain memiliki nilai yang bagus, mereka juga merupakan founder dari klub, pernah melakukan riset, dan sebagainya. Namun, di Indonesia yang kebanyakan hanya berfokus pada ekstrakulikulernya saja. Ekstrakulikuler saja sebenarnya tidak cukup. Oleh karena itu orang-orang di Indonesia membutuhkan konsultan seperti Crimson untuk memikirkan bagaimana caranya sebuah hobi dan ketertarikan mereka itu bisa berkembang. (yos)

Baca Juga:

Ada Mata Kuliah tentang Drake dan The Weeknd di Universitas Ini

#Inspirasi #Kuliah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Dukung Wacana PTN Gratis Prabowo, Legislator Ingatkan Kajian Matang
Pelaksanaan kebijakan ini dinilai memerlukan kajian komprehensif agar berjalan tepat sasaran, berkelanjutan, dan tidak mengikis mutu akademik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dukung Wacana PTN Gratis Prabowo, Legislator Ingatkan Kajian Matang
Indonesia
Kabar Gembira, Anggaran KIP Kuliah Ditambah Rp 1,2 Triluan Bakal Diterima 220 Ribu Mahasiswa
ukungan tersebut penting untuk memastikan program-program Kemdiktisaintek dapat berjalan secara optimal pada tahun 2027.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Kabar Gembira, Anggaran KIP Kuliah Ditambah Rp 1,2 Triluan Bakal Diterima 220 Ribu Mahasiswa
Indonesia
Kuliah Gratis di PTN Mulai Dikaji, Pemerintah Hitung Kebutuhan Anggarannya
Pemerintah mulai menghitung anggaran kuliah gratis di PTN. Hal itu diungkapkan Mendiktisaintek, Brian Yuliarto.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Kuliah Gratis di PTN Mulai Dikaji, Pemerintah Hitung Kebutuhan Anggarannya
Lifestyle
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
BPS mencatat 1,03 juta pengangguran terdidik per Mei 2026. Simak 6 jurusan kuliah dengan lulusan paling banyak menganggur dan penyebabnya.
ImanK - Senin, 17 Agustus 2026
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
Fun
5 Ide Lomba 17 Agustus yang Kreatif dan Seru, Bikin Perayaan HUT ke-81 RI Makin Meriah!
Ide lomba 17 Agustus 2026 ini sangat kreatif dan seru. Lomba ini bikin perayaan HUT ke-81 RI makin meriah.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
5 Ide Lomba 17 Agustus yang Kreatif dan Seru, Bikin Perayaan HUT ke-81 RI Makin Meriah!
Indonesia
Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Diminta Lakukan Pemutakhiran Data DTSEN
Amalia membantah anggapan bahwa kenaikan status desil yang diduga tanpa adanya penambahan penghasilan riil pada anggota keluarga mahasiswa tersebut disebabkan oleh adanya kesalahan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Diminta Lakukan Pemutakhiran Data DTSEN
Indonesia
60 Ribu Orang Mudur SNBP Karena UKT, Pemerintah Sarankan Ambil Universitas Terbuka
UT sistemnya dirancang sangat luwes sehingga tidak ada istilah mahasiswa mengundurkan diri akibat tidak mampu membayar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
60 Ribu Orang Mudur SNBP Karena UKT, Pemerintah Sarankan Ambil Universitas Terbuka
Indonesia
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Data menunjukkan ketimpangan yang nyata antara performa kampus dan kondisi makro ketenagakerjaan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 April 2026
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Indonesia
DPR Ingatkan Pemerintah tak Gegabah Tutup Prodi, Harus Ada Kajian Mendalam
Komisi X DPR menyoroti soal penutupan prodi. Pemerintah diminta untuk tidak gegabah dan melakukan kajian mendalam.
Soffi Amira - Rabu, 29 April 2026
DPR Ingatkan Pemerintah tak Gegabah Tutup Prodi, Harus Ada Kajian Mendalam
Indonesia
Penutupan Prodi Jadi Opsi Terakhir, Kemdiktisaintek Fokus Tingkatkan Kualitas Kampus
Kemdiktisaintek menyebutkan, bahwa penutupan prodi hanya opsi terakhir. Kini, pihaknya fokus meningkatkan kualitas kampus.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Penutupan Prodi Jadi Opsi Terakhir, Kemdiktisaintek Fokus Tingkatkan Kualitas Kampus
Bagikan