Begini Besaran KIP Kuliah Yang Didapat Tiap Semester Tergantung Prodi dan Wilayah

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Februari 2025
Begini Besaran KIP Kuliah Yang Didapat Tiap Semester Tergantung Prodi dan Wilayah

Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. (ANTARA/HO-Puslapdik Kemendikbudristek)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah telah mengganggarkan bantuan pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 Rp 14,69 triliun dengan jumlah sasaran penerima 985.577 mahasiswa.

KIP Kuliah ini merupakan bantuan yang diberikan Pemerintah Indonesia terhadap anak dari keluarga tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Anggaran KIP Kuliah 2025 sendiri mengalami kenaikan Rp 1 Triliun dari yang tahun 2024 berkisar Rp 13,99 triliun. Dengan adanya bantuan ini, mampu meningkatkan SDM Indonesia.

Adapun besaran dana bantuan KIP Kuliah digunakan untuk membayar biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) atau Uang Tunggal Kuliah (UKT) setiap semesternya di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Swasta.

Baca juga:

Sekolah Lalai Isi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa, Siswa Berprestasi Terancam Tidak Bisa Masuk Kuliah Tanpa Tes

Tak hanya itu penerima manfaat KIP Kuliah juga akan menerima dana bantuan hidup. Tapi ingat! besaran bantuan ini dikurasi sesuai dengan jurusan, dan wilayah.

Berikut ini penjabaran:

  • Prodi Akreditasi A, jika mahasiswa berada di bidang Kedokteran Rp 12 juta per semester. Jika mahasiswa berada di prodi reguler Rp 8 juta per semester.
  • Prodi Akreditasi B, mahasiswa yang berkuliah dengan prodi akreditas B, maka KIP Kuliah Rp 4 juta per semester.
  • Prodi Akreditasi C, mahasiswa dengan prodi akreditasinya C maka bantuan KIP Kuliahnya Rp 2,4 juta per semester.

Kemudian KIP Kuliah juga menyokong kebutuhan hidup mahasiwa. Hanya saja setiap daerah, besaran bantuannya tidak dipukul rata menggunakan klaster wilayah, artinya pembagian biaya hidup bagi mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah berdasarkan daerah tempat tinggalnya.

Dalam KIP Kuliah ada lima klaster. Berikut ini detailnya:

  • Klaster 1: Rp 800.000 per bulan.
  • Klaster 2: Rp 950.000 per bulan.
  • Klaster 3: Rp 1,1 juta per bulan.
  • Klaster 4: Rp 1,25 juta per bulan.
  • Klaster 5: Rp 1,4 juta per bulan. (Tka)
#Kuliah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dukung Wacana PTN Gratis Prabowo, Legislator Ingatkan Kajian Matang
Pelaksanaan kebijakan ini dinilai memerlukan kajian komprehensif agar berjalan tepat sasaran, berkelanjutan, dan tidak mengikis mutu akademik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dukung Wacana PTN Gratis Prabowo, Legislator Ingatkan Kajian Matang
Indonesia
Kabar Gembira, Anggaran KIP Kuliah Ditambah Rp 1,2 Triluan Bakal Diterima 220 Ribu Mahasiswa
ukungan tersebut penting untuk memastikan program-program Kemdiktisaintek dapat berjalan secara optimal pada tahun 2027.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Kabar Gembira, Anggaran KIP Kuliah Ditambah Rp 1,2 Triluan Bakal Diterima 220 Ribu Mahasiswa
Indonesia
Kuliah Gratis di PTN Mulai Dikaji, Pemerintah Hitung Kebutuhan Anggarannya
Pemerintah mulai menghitung anggaran kuliah gratis di PTN. Hal itu diungkapkan Mendiktisaintek, Brian Yuliarto.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Kuliah Gratis di PTN Mulai Dikaji, Pemerintah Hitung Kebutuhan Anggarannya
Lifestyle
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
BPS mencatat 1,03 juta pengangguran terdidik per Mei 2026. Simak 6 jurusan kuliah dengan lulusan paling banyak menganggur dan penyebabnya.
ImanK - Senin, 17 Agustus 2026
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
Indonesia
Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Diminta Lakukan Pemutakhiran Data DTSEN
Amalia membantah anggapan bahwa kenaikan status desil yang diduga tanpa adanya penambahan penghasilan riil pada anggota keluarga mahasiswa tersebut disebabkan oleh adanya kesalahan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Diminta Lakukan Pemutakhiran Data DTSEN
Indonesia
60 Ribu Orang Mudur SNBP Karena UKT, Pemerintah Sarankan Ambil Universitas Terbuka
UT sistemnya dirancang sangat luwes sehingga tidak ada istilah mahasiswa mengundurkan diri akibat tidak mampu membayar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
60 Ribu Orang Mudur SNBP Karena UKT, Pemerintah Sarankan Ambil Universitas Terbuka
Indonesia
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Data menunjukkan ketimpangan yang nyata antara performa kampus dan kondisi makro ketenagakerjaan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 April 2026
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Indonesia
DPR Ingatkan Pemerintah tak Gegabah Tutup Prodi, Harus Ada Kajian Mendalam
Komisi X DPR menyoroti soal penutupan prodi. Pemerintah diminta untuk tidak gegabah dan melakukan kajian mendalam.
Soffi Amira - Rabu, 29 April 2026
DPR Ingatkan Pemerintah tak Gegabah Tutup Prodi, Harus Ada Kajian Mendalam
Indonesia
Penutupan Prodi Jadi Opsi Terakhir, Kemdiktisaintek Fokus Tingkatkan Kualitas Kampus
Kemdiktisaintek menyebutkan, bahwa penutupan prodi hanya opsi terakhir. Kini, pihaknya fokus meningkatkan kualitas kampus.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Penutupan Prodi Jadi Opsi Terakhir, Kemdiktisaintek Fokus Tingkatkan Kualitas Kampus
Indonesia
Praktik Joki Masih Terjadi di Tes UTBK-SNBT 2026 Masuk Kampus Negeri Hari Pertama
“Sejauh ini terdapat dua skema kecurangan yang sudah ditemukan, seperti perjokian dan penggunaan alat bantu,” kata Ketua Umum Tim SNPMB 2026, Eduart Wolok
Wisnu Cipto - Selasa, 21 April 2026
Praktik Joki Masih Terjadi di Tes UTBK-SNBT 2026 Masuk Kampus Negeri Hari Pertama
Bagikan