Eksperimen: Bagaimana COVID-19 Dapat Menyebar di Ruang Publik

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 14 Mei 2020
Eksperimen: Bagaimana COVID-19 Dapat Menyebar di Ruang Publik

Terbukti virus Corona dapat menular dimana-mana (Foto: NHK)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

COVID-19 bisa menular pada siapa dan dimana saja. Di mall, tempat nongkrong, dan bahkan restoran yang terlihat bersih sekalipun. NHK selaku lembaga penyiaran Jepang berkolaborasi dengan pakar infeksi menular untuk memberikan demonstrasi bagaimana COVID-19 dapat menular secara langsung di restoran buffet.

Dilansir dari laman Forbes, Eksperimen berlangsung secara normal di salah satu tempat wisata. Dimana sepuluh partisipan dipersilahkan untuk memilih hidangan panas maupun dingin serta makanan pencuci mulut di prasmanan restoran tersebut.

Baca juga:

Lawan COVID-19, Organisasi Prancis Ini Ajak Orang Konsumsi Keju Tradisional

Seorang partisipan diberikan cat tidak terlihat di tangan sebagai demonstrasi jika ia terkena COVID-19 dan berpotensi menular melalui tangannya. Lalu para partisipan diperbolehkan untuk melanjutkan kegiatannya selama 30 menit.

Setelah itu, ruangan dibuat redup dan sinar ultraviolet dipancarkan. Kamu bisa melihat bahwa cat transparan yang dilumuri kepada salah satu kandidat dapat tersebar dimana-mana. Dari meja, kursi, dan bahkan bagian tubuh partisipan lain.

Melihat Bagaimana COVID-19 Dapat Menular di Ruang Publik
Virus dapat menular secara cepat melalui kontak dengan obyek di ruang publik (Foto: NHK)

Seperti yang terlihat di video, kandidat yang 'terinfeksi' tersebut menyentuh berbagai barang di prasmanan, seperti penutup kontainer makanan, capitan untuk mengambil makanan, hingga gagang pitcher pada minuman.

'Virus' menyebar pada partisipan lain melalui logam, kaca, kain, dan ponsel. Bahkan salah satu bagian wajah partisipan lain juga ikut terkena 'virus' tersebut.

Eksperimen tersebut memberikan konklusi bahwa kita yang sedang melawan pandemi COVID-19 harus bisa melindungi diri dari virus berbahaya tersebut. Mulai dari memakai alat pelindung diri pribadi seperti masker dan juga sarung tangan, serta menggunakan cairan antiseptik saat kontak fisik dengan orang lain.

Selain itu, pengelola ruang publik juga harus membersihkan alat-alatnya sebelum digunakan oleh orang lain, dengan maksut untuk mencegah penularan yang terjadi. (dnz)

Baca juga :

Tak Melulu Galau, 4 Kebahagiaan ini Justru Ada saat Social Distancing

#Penelitian #Virus Corona #COVID-19 #Penyebaran Virus
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Lifestyle
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Kementerian Kesehatan memperketat kewaspadaan terhadap penyebaran hantavirus. Masyarakat pun diimbau untuk mendeteksi dini.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Indonesia
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini menyiapkan langkah untuk mengantisipasi hantavirus. Ada empat negara yang dilakukan pengawasan.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Indonesia
Tim Peneliti Indonesia Berhasil Petakan Migrasi Hiu Paus, Jalurnya Lewat 13 Negara
Riset satelit 2015–2025 memetakan migrasi hiu paus melintasi 13 negara. Indonesia berperan sebagai hub konservasi Indo-Pasifik.
Wisnu Cipto - Minggu, 03 Mei 2026
Tim Peneliti Indonesia Berhasil Petakan Migrasi Hiu Paus, Jalurnya Lewat 13 Negara
ShowBiz
Bruce Willis Akan Donorkan Otaknya untuk Penelitian Demensia Frontotemporal
Bruce Willis akan mendonorkan otaknya demi penelitian penyakit langka Demensia Frontotemporal.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Bruce Willis Akan Donorkan Otaknya untuk Penelitian Demensia Frontotemporal
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Virus Nipah belum ditemukan di Jakarta. Dinkes DKI pun meminta warga tetap waspada dan fokus pencegahan dini.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Indonesia
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi buah terbuka. Hal itu dilakukan untuk mencegah virus Nipah.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Bagikan