Ekonomi Nasional Melambat, Keputusan Jokowi Ganti Sofyan Djalil Dinilai Tepat

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Rabu, 12 Agustus 2015
Ekonomi Nasional Melambat, Keputusan Jokowi Ganti Sofyan Djalil Dinilai Tepat

Sofyan Djalil (Tengah) Mantan Menko Perekonmian (Antara Foto/Wahyu Putro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Karyono Wibowo analis politik senior Indonesia Public Institute (IPI) mengapresiasi keputusan dan langkah Presiden Joko Widodo merombak kabinet. Dalam Reshuffle kabinet Presiden Joko Widodo mengganti lima menteri dan seorang sekretaris kabinet.

Karyono yang juga penggiat demokrasi menjelaskan keputusan Presiden Joko Widodo menunjuk dan melantik Darmin Nasution menggantikan Sofyan Djalil sebagai Menko Perekonomian sudah tepat.

"Itu sudah bagus, saya nilai selama menjadi menteri Sofyan Djalil sudah gagal menjalankan tugas," kata karyono saat dihubungi MerahPutih.com, Rabu (12/8).

Bekas aktivis GMNI itu melanjutkan selama menjadi Menko Perekonomian Sofyan Djalil banyak mengalami kegagalan, sebut saja pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melambat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Kemudian melemahnya nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat (AS) dan ancaman terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal.

"Soal ekonomi saat ini kan jadi sorotan rakyat. Jadi sudah pantas jika Soyan diganti," demikian Karyono.

Seperti diberitakan MerahPutih.com sebelumnya Presiden Joko Widodo melantik 5 menteri dan sekretaris negara di Istana Negara. Pelantikan dilakukan pada pukul 13.30 WIB.

Kelima menteri yang dilantik dan diganti adalah Menko Polhukam kini dijabat Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan sebelumnya dijabat Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhi Purdjianto kemudian Menko Perekonomian kini dijabat oleh Darmin Nasution sebelumnya dijabat sebagai Sofyan Djalil.

Selanjutnya Rizal Ramli menjabat sebagai Menko Kemaritiman menggantikan Indroyono Soesilo. Setelah itu Menteri Perdagangan kini dijabat oleh Thomas Lembong sebelumnya diisi Rachmar Gobel. Selanjutnya Kepala Bappenas diisi oleh Sofyan Djalil, sebelumnya dijabat oleh Andrinof Chaniago.

Untuk posisi terakhir adalah Sekretaris Kabinet yang sebelumnya diisi Andi Widjajanto kini dijabat oleh Pramono Anung. (bhd)

BACA JUGA:  

IPI: Keputusan Jokowi Soal Reshuffle Kabinet Sudah Tepat 

Saksikan Pelantikan Hasil Reshuffle, Megawati Gerah 

 

 

 

#Karyono Wibowo #Sofyan Djalil #Reshuffle Kabinet
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bantah Sakit Mundur dari Kabinet, Menko Pratikno Lagi Tugas Cek Kebakaran Bromo
Menko PMK Pratikno membantah rumor mundur dari Kabinet Merah Putih karena sakit.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Bantah Sakit Mundur dari Kabinet, Menko Pratikno Lagi Tugas Cek Kebakaran Bromo
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Menguat Jelang HUT RI, DPR Soroti Perlunya Penyegaran
Isu reshuffle kabinet kembali menguat jelang HUT RI ke-81. Komisi II DPR mengatakan, bahwa hal itu merupakan hak Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Isu Reshuffle Kabinet Menguat Jelang HUT RI, DPR Soroti Perlunya Penyegaran
Indonesia
Demokrat Tegaskan Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden, yang Penting Menteri Mampu Jalankan Program
Presiden bebas menentukan figur yang dinilai mampu menjalankan tugas pemerintahan.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Demokrat Tegaskan Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden, yang Penting Menteri Mampu Jalankan Program
Indonesia
Tepis Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tidak Selalu Berujung Perombakan Kabinet
Fokus pemerintah hanya mengisi jabatan kosong di Kabinet seperti Wamenimipas dan Wamentan.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Tepis Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tidak Selalu Berujung Perombakan Kabinet
Indonesia
PKB Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Bersifat Terbatas, hanya Mengisi Jabatan yang Kosong
Presiden memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa saja yang dinilai tepat mengisi posisi menteri, termasuk apabila terdapat jabatan yang kosong.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
PKB Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Bersifat Terbatas, hanya Mengisi Jabatan yang Kosong
Indonesia
DPR Tanggapi Positif Perombakan Kabinet, Sebut Presiden Prabowo Tahu Orang yang Punya Kapabilitas
Reshuffle menjadi hak prerogatif Presiden untuk menempatkan orang sesuai dengan kapabilitas orang dan tujuan penugasan di lembaga yang dipimpin
Dwi Astarini - Selasa, 28 April 2026
DPR Tanggapi Positif Perombakan Kabinet, Sebut Presiden Prabowo Tahu Orang yang Punya Kapabilitas
Indonesia
Hasan Nasbi Sebut Tantangan Penasihat Khusus Presiden Meluruskan Berita Keliru Tentang Pemerintah
Hasan menyampaikan perannya sebagai pembantu Presiden akan difokuskan pada sinergi lintas lembaga, termasuk dengan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Dwi Astarini - Senin, 27 April 2026
Hasan Nasbi Sebut Tantangan Penasihat Khusus Presiden Meluruskan Berita Keliru Tentang Pemerintah
Indonesia
Dilantik Jadi Kepala Badan Karantina, Abdul Kadir Karding Punya Harta Rp16,19 M
Karding terakhir menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) pada 31 Desember 2024.
Dwi Astarini - Senin, 27 April 2026
Dilantik Jadi Kepala Badan Karantina, Abdul Kadir Karding Punya Harta Rp16,19 M
Indonesia
Ditunjuk Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat Fokus Benahi Masalah Sampah
Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, baru saja dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Ia mengatakan bakal fokus membenahi masalah sampah.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Ditunjuk Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat Fokus Benahi Masalah Sampah
Indonesia
Dudung Abdurachman Resmi Jadi KSP, Siap Pangkas Birokrasi dan Percepat Program Presiden
Dudung Abdurachman resmi dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan oleh Prabowo. Ia menegaskan akan memangkas birokrasi dan mempercepat program nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 27 April 2026
Dudung Abdurachman Resmi Jadi KSP, Siap Pangkas Birokrasi dan Percepat Program Presiden
Bagikan