Ekonomi Kuartal I Bangkitkan Optimisme Dunia Usaha

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 11 Mei 2018
Ekonomi Kuartal I Bangkitkan Optimisme Dunia Usaha

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. shutterstock.com

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis kinerja perekonomian nasional kuartal I-2018 pekan ini. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyambut baik kinerja tersebut. PSI menilai, pencapaian kuartal I tersebut membangkitkan optimisme dunia usaha.

“Ini surprise juga, sebab secara siklus biasanya ekonomi baru menanjak memasuki kuartal tiga atau empat,” ujar Juru Bicara PSI Bidang Ekonomi, Industri, dan Bisnis, Rizal Calvary Marimbo, di Jakarta dalam keterangan tertulisnya, hari ini.

Rizal mengatakan, kinerja perekonomian di kuartal I ini dapat mamacu optimisme dunia usaha.

Dia mengatakan, secara psikologis, kuartal I semestinya tidak tumbuh atraktif semacam sekarang. Apalagi, awal tahun 2018 dibuka dengan tahun politik baik Pilkada maupun Pemilu 2019 sudah masuk dalam rangkaian agenda politik besar.

“Rupanya dunia usaha dan masyarakat tidak hanyut dalam kekhawatiran politik semacam kita lihat di sosmed. Investasi tetap jalan juga konsumsi masyarakat tidak direm. Tentu ini akan membangkitkan optimisme, bakal ada perbaikan lebih mendasar lagi pada kuartal II, III, dan VI,” ujar dia.

Sumber: BPS

Lihat Ukuran Besar

Sebagaimana diketahui, BPS merilis hasil pertumbuhan ekonomi kuartal I 2018 sebesar 5,06 persen. Angka ini tumbuh lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi kuartal I 2017 (year on year) sebesar 5,01 persen. Rizal mengatakan, pertumbuhan kuartal I cukup memberi kejutan sebab merupakan yang tertinggi sejak 2014.

“Kalau sebelum 2014, ekonomi kuartal I tumbuh diatas 5 persen itu biasa. Sebab kita masih booming komoditas, pertambangan, crude palm oil (CPO), mineral, batubara, dan ekonomi dunia relatif membaik. Kalau kita bisa di atas 5 persen saat ini, berarti ada perbaikan struktural dan fundamental yang dilakukan pemerintah, misalnya ketersediaan infrastruktur, perbaikan birokrasi, perizinan, dan sebagainya,” ucap Rizal.

Perbaikan itu terlihat dari tingginya nilai ekspor kuartal I 2018 sebesar 44,26 miliar dollar AS atau tumbuh 8,78 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Ini berarti kegiatan industi meningkat dibandingkan sebelumnya,” ucap dia.

Dia mengatakan, meski ekspor mengalami defisit atas impor, namun impor meningkat sebab tingginya impor barang modal dan bahan baku. Impor jenis ini, menurut Rizal, menunjukan dunia usaha mulai meningkatkan kapasitas produksi atau sudah melakukan investasi baru. Selain itu, permintaan impor juga didorong oleh permintaan domestik sebab terdapat peningkatan konsumsi.

Sumber: BPS

Meski demikian, PSI mendorong pemerintah agar tetap menjaga konsumsi domestik dengan mempercepat realisasi anggaran. Realisasi belanja pemerintah tercatat sebesar Rp 419,06 triliun atau tumbuh 18,87 persen dari pagu 2018 sebesar Rp 2.220,70 triliun. Namun bila dibandingkan dengan kuartal I-2017, realisasi belanja pemerintah hanya Rp 400,4 triliun atau 18,75 persen dari pagu 2017 sebesar Rp 2.133,30 triliun.

“Kita berharap Ibu Menkeu terus mengawal realisasi ini agar konsumsi domestik ini tetap terjaga. Sehingga makin cerah ini dikuartal berikut,” pungkasnya. (*)

Sumber: BPS

#PSI #Badan Pusat Statistik (BPS) #Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Kebijakan ini disebut sebagai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pembiayaan bagi kelompok perempuan berpenghasilan rendah.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Diskusi warga Palmerah menyoroti tekanan ekonomi rumah tangga, efektivitas program pemerintah, dan pentingnya mendengar aspirasi masyarakat menjelang Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Indonesia
Pemerintah Klaim Kondisi Ekonomi Indonesia masih Kokoh di Tengah Gejolak Global
Dinamika global masih perlu diwaspadai karena sejumlah kekuatan ekonomi utama dunia tengah menghadapi ketidakpastian.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Klaim Kondisi Ekonomi Indonesia masih Kokoh di Tengah Gejolak Global
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, 6 Kali IHSG Sentuh Titik Kritis
Hingga penutupan 16 Oktober, kondisi IHSG di 5.185. Ada penurunannya sekitar 33,29 persen, dari level saat pelantikan 7.772,60.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, 6 Kali IHSG Sentuh Titik Kritis
Indonesia
BPS Ungkap Kinerja Perdagangan Indonesia hingga Agustus 2026, Surplus USD 7,25 Miliar
BPS mencatat perdagangan Indonesia surplus USD 7,25 miliar sepanjang Januari-Agustus 2026. Ekspor USD 193,64 miliar dan impor USD 186,39 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
BPS Ungkap Kinerja Perdagangan Indonesia hingga Agustus 2026, Surplus USD 7,25 Miliar
Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Bagikan