Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Perry Warjiyo Putuskan Mundur dari Gubernur BI, Ekonom Sebut Rupiah dan Pasar Bisa Tertekan

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Perry Warjiyo Putuskan Mundur dari Gubernur BI, Ekonom Sebut Rupiah dan Pasar Bisa Tertekan

Perry Warjiyo mundur dari Gubernur Bank Indonesia (BI). Foto: Dok. Setpres RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai berpotensi memicu gejolak di pasar keuangan.

Hal ini terjadi apabila pemerintah tidak segera memberikan penjelasan yang transparan mengenai alasan di balik keputusan tersebut.

Baca juga:

Perry Warjiyo Tinggalkan Kursi Gubernur BI, Alasan Pribadi Jadi Penyebabnya

Ekonom Sebut Kepercayaan Pasar Bergantung pada Pemimpin BI

Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat mengatakan, kepercayaan pasar terhadap Indonesia sangat bergantung pada kepastian kepemimpinan bank sentral, terutama ketika nilai tukar rupiah masih berada di kisaran Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat.

Apa yang akan terjadi ketika gubernur bank sentral mengundurkan diri justru pada saat rupiah bergerak di sekitar Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat? Pertanyaan ini menjadi penting setelah konferensi pers 27 Juli 2026 mengatakan, bahwa Perry Warjiyo mundur dari jabatan Gubernur Bank Indonesia.

kata Achmad, Senin (27/7)

Menurutnya, hingga kini belum ada penjelasan langsung dari Perry mengenai alasan pengunduran dirinya. Kondisi tersebut dinilai dapat memunculkan spekulasi yang justru memperburuk sentimen pasar.

Ia menyebutkan, bahwa klarifikasi tersebut tidak boleh ditunda.

“Dalam pasar keuangan, kekosongan informasi mudah diisi oleh spekulasi, sementara spekulasi mengenai kepemimpinan bank sentral dapat bergerak lebih cepat daripada kemampuan pemerintah memberikan penjelasan,” ujarnya.

Baca juga:

Profil Destry Damayanti, Ekonom Perempuan yang Dipercaya Jadi Gubernur BI Sementara

Pergantian Gubernur BI tak Boleh Dianggap Biasa

Achmad menegaskan, Bank Indonesia merupakan lembaga independen, sehingga pergantian gubernurnya tidak dapat dipandang sebagai pergantian pejabat biasa.

Ia menilai, keberhasilan transisi kepemimpinan sangat bergantung pada transparansi pemerintah serta proses penunjukan pengganti yang profesional.

Apabila transisi berlangsung transparan, profesional, dan menjamin kesinambungan kebijakan, gejolak dapat dibatasi.

“Akan tetapi, jika pergantian tersebut dipersepsikan sebagai hasil tekanan politik atau upaya memperlemah independensi BI, dampaknya akan menjalar dari pasar valuta asing ke APBN, perbankan, dunia usaha, dan akhirnya rumah tangga,” katanya. (knu)

#Ekonom #Perry Warjiyo #Gubernur BI #Bank Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Perry Warjiyo Putuskan Mundur dari Gubernur BI, Ekonom Sebut Rupiah dan Pasar Bisa Tertekan
Ekonom menilai, mundurnya Perry Warjiyo dari Gubernur BI bisa memicu gejolak kondisi pasar.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Perry Warjiyo Putuskan Mundur dari Gubernur BI, Ekonom Sebut Rupiah dan Pasar Bisa Tertekan
Indonesia
Selama Jabat Bos BI Harta Perry Warjiyo Naik 2 Kali Lipat Lebih, Total Rp 80,5 Miliar Nol Utang!
Perry Warjiyo mundur sebagai Gubernur BI dengan harta Rp80,5 miliar tanpa utang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Selama Jabat Bos BI Harta Perry Warjiyo Naik 2 Kali Lipat Lebih, Total Rp 80,5 Miliar Nol Utang!
Indonesia
Harta Bersih Plt Gubernur BI Destry Damayanti Rp100 Miliar, Utang Rp3,5 Miliar
Plt Gubernur BI Destry Damayanti laporkan harta Rp100,2 miliar dan utang Rp3,5 miliar dalam LHKPN terbaru. Rincian aset tanah, kendaraan, surat berharga, hingga kas.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Harta Bersih Plt Gubernur BI Destry Damayanti Rp100 Miliar, Utang Rp3,5 Miliar
Indonesia
Kronologi Bos BI Perry Warjiyo Mundur tanpa Alasan Detail: Internal Tahu Sabtu Sampai Istana Minggu
Gubernur BI Perry Warjiyo resmi mundur. Surat diterima Presiden tanpa alasan detail. Pemerintah bantah ada intervensi politik.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Kronologi Bos BI Perry Warjiyo Mundur tanpa Alasan Detail: Internal Tahu Sabtu Sampai Istana Minggu
Indonesia
Perry Warjiyo Tinggalkan Kursi Gubernur BI, Alasan Pribadi Jadi Penyebabnya
Perry Warjiyo meninggalkan kursi Gubernur BI. Alasan pribadi pun menjadi penyebabnya.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Perry Warjiyo Tinggalkan Kursi Gubernur BI, Alasan Pribadi Jadi Penyebabnya
Indonesia
Profil Destry Damayanti, Ekonom Perempuan yang Dipercaya Jadi Gubernur BI Sementara
Profil Destry Damayanti yang ditunjuk sebagai Gubernur BI sementara, bukan kaleng-kaleng. Ia akan menjadi pengganti Perry Warjiyo.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Profil Destry Damayanti, Ekonom Perempuan yang Dipercaya Jadi Gubernur BI Sementara
Indonesia
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Prabowo Sampaikan Apresiasi atas Pengabdiannya
Presiden RI, Prabowo Subianto, telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo dari Gubernur BI. Ia pun mengucapkan terima kasih atas dedikasinya.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Prabowo Sampaikan Apresiasi atas Pengabdiannya
Indonesia
Perry Warjiyo Lepas Jabatan Gubernur BI, Destry Damayanti Ditunjuk Jadi Pengganti Sementara
Perry Warjiyo mundur dari Gubernur BI. Presiden RI, Prabowo Subianto, sudah menerima surat pengunduran dirinya.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Perry Warjiyo Lepas Jabatan Gubernur BI, Destry Damayanti Ditunjuk Jadi Pengganti Sementara
Indonesia
BI Putusan Suku Bunga Acuan Tetap di Level 5,75, Perkuat Stabilitas Rupiah
Keputusan terkait BI-Rate dan sejumlah kebijakan lain dimaksud merupakan bagian terintegrasi dari bauran kebijakan Bank Indonesia yang tetap konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
BI Putusan Suku Bunga Acuan Tetap di Level 5,75, Perkuat Stabilitas Rupiah
Indonesia
Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy Sebut 115 UU Harus Diubah untuk Benahi Ekonomi Indonesia
Ekonom senior Ichsanuddin Noorsy menilai sekitar 115 UU perlu diubah karena dinilai berpihak pada ekonomi neoliberalisme.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy Sebut 115 UU Harus Diubah untuk Benahi Ekonomi Indonesia
Bagikan