Dugaan Pelecehan Seksual, Wakil Dekan UNAIR Surabaya Ditahan Polisi

KaptenKapten - Selasa, 04 April 2017
Dugaan Pelecehan Seksual, Wakil Dekan UNAIR Surabaya Ditahan Polisi

Konferensi pers penangkapan Wakil Dekan III UNAIR. (MP/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

I Ketut Swastika tidak hanya dipecat sebagai Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya. Ia juga dijebloskan ke tahanan Polrestabes Surabaya, dengan jeratan undang-undang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara, dan minimal 5 tahun penjara.

I Ketut Swastika harus menangung perbuatannya karena dugaan pelecehan seksual terhadap remaja berusia 16 tahun.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga mengatakan bahwa aksi tidak senonoh itu dilakukan I Ketut di tempat fitness, Celebrity Fitness di Galaxy Mall, Surabaya.

Siang itu, kata AKBP Shinto, I Ketut Swastika yang hanya mengenakan handuk, masuk ke ruang sauna dan duduk di sebelah korban.

"Nah, ketika duduk itulah, tiba-tiba pelaku membuka handuknya, lalu memegang tangan korban dan memaksa melakukan perbuatan onani," kata Shinto, Selasa, (4/4).

Bahkan, lanjutnya, pelaku juga memaksa korban untuk melakukan oral pada dirinya.

Merasa dilecehkan, korban yang tidak saling kenal itu, berupaya berontak dan melapor ke sekuriti Celebrity Fitness.

Menanggapi adanya laporan dari pelanggannya, sekuriti Celebrity Fitness langsung mengamankan I Ketut Swastika dan diserahkan ke Polsek Mulyorejo Surabaya.

Namun, karena korban masih dibawa umur, kasus I Ketut Swastika dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, Polrestabes Surabaya.

Berita ini merupakan laporan dari Budi Lentera, kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dari Surabaya di: Pelukis Syalabi Asya Bereksperimen Dengan Bayang-Bayang

#Pelecehan Seksual #Surabaya
Bagikan
Ditulis Oleh

Kapten

Kapten Merah Putih

Berita Terkait

Indonesia
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Terduga pelaku sebelumnya pernah dilaporkan saat bertugas di fakultas lain. Namun hanya mendapatkan sanksi berupa teguran dan mutasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Indonesia
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Kementerian Agama mencabut izin operasional pondok pesantren terkait dugaan kekerasan seksual dan menegaskan pelaku harus dihukum berat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Pengetatan pengawasan terhadap lembaga pendidikan berasrama melalui audit berkala pada sistem perlindungan anak dan mekanisme pengaduan internal juga menjadi poin mendesak
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Indonesia
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Selain hukuman bagi oknum, evaluasi total terhadap sistem pendidikan pesantren menjadi fokus utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Indonesia
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Saat ini 252 santri di Ponpes Ndolo Kusumodi Pati pulangkan ke rumah dan proses pembelajaran dialihkan secara daring,
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Indonesia
Celah Peron Ditutup Usai Aksi Rekam Rok Penumpang KRL Kebayoran Lama Viral, Polisi Buru Pelaku
Polisi tengah memburu pelaku dugaan pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan di Stasiun Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, setelah video aksinya merekam dari kolong peron viral di media sosial.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Celah Peron Ditutup Usai Aksi Rekam Rok Penumpang KRL Kebayoran Lama Viral, Polisi Buru Pelaku
Indonesia
Pemprov Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan Korban Tetap Berjalan
Wagub Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan komitmennya mengawal kasus kekerasan seksual di Pati dan memastikan korban tetap mendapat akses pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Pemprov Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan Korban Tetap Berjalan
Indonesia
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati, Polisi Ungkap Modus Doktrin Kepatuhan
Pendiri Ponpes Ndholo Kusumo di Pati, AS, ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencabulan santriwati. Polisi ungkap modus doktrin kepatuhan dan buka posko aduan korban.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati, Polisi Ungkap Modus Doktrin Kepatuhan
Indonesia
Menteri PPPA Tegaskan Penahanan Pimpinan Pesantren Pati Krusial Guna Cegah Korban Baru
Menteri PPPA menekankan bahwa kekerasan dalam relasi pengasuhan adalah pelanggaran berat yang merusak masa depan anak serta mencederai institusi keagamaan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Mei 2026
Menteri PPPA Tegaskan Penahanan Pimpinan Pesantren Pati Krusial Guna Cegah Korban Baru
Indonesia
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Minta Negara Fokus Pulihkan Korban
Komisi IX DPR menyoroti kasus kekerasan seksual di Ponpes Pati. Para korban harus diberikan pendampingan psikologis.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Minta Negara Fokus Pulihkan Korban
Bagikan