Dugaan Korupsi UPS, Polda Metro Jaya Periksa 7 Saksi
Petugas menunjukkan uninterruptible power supply (UPS) di SMA 65 Jakarta, Senin (2/3). (antara foto)
MerahPutih Megapolitan - Jajaran Polda Metro Jaya memerika 7 orang saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alat Uninterruptible Power Supply (UPS) di sejumlah sekolah di DKI Jakarta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan sejak Jumat (6/3) hingga Senin (9/3) pihaknya sudah memintai keterangan 22 saksi. Pada Senin (9/3) Polda Metro Jaya memanggil 7 orang saksi untuk dimintai keterangan. (Baca:Dua Kepsek Dana UPS Datangi Polda)
"Yang memenuhi panggilan hanya 6 orang saja. Satu orang gak hadir," kata Martinus saat ditemui merahputih.com di ruang kerjanya. (Baca:Ahok Ogah Lobi Partai untuk Batalkan Hak Angket)
Lebih lanjut perwira menengah dengan pangkat tiga buah bunga melati di pundak menjelaskan, ketujuh orang tersebut terdiri atas tiga orang kepala sekolah, dua orang pejabat penerima hasil pekerjaan (PPHP) dan dua orang pejabat pembuat komitmen (PPK). (Baca:Terkait Dana Siluman APBD 2015 DKI, Kejagung Belum Terima Laporan dari Ahok).
"Semuanya hadir, hanya satu orang pejabat PPK dari Jakarta Barat yang ngak hadir," tandas Martinus. (Baca:Pansus Angket APBD DPRD DKI akan Panggil Ketua Dewan)
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengungkapkan adanya pencantuman dana siluman pada RAPBD DKI Jakarta 2014 hingga mencapai Rp 12,1 triliun.Salah satu dana siluman, yakni pengadaan UPS pada 49 sekolah yang menghabiskan dana sekitar Rp5,8 miliar per sekolah. (gms)
Bagikan
Bahaudin Marcopolo
Berita Terkait
Polda Metro Jaya Ancam Pidanakan Oknum Polisi yang Diduga Main Tangkap Pedagang Es Jadul di Kemayoran
dr Richard Lee Daftar Permohonan Praperadilan Usai Terancam 12 Tahun Kurungan, Begini Respons Polisi
Pandji Pragiwaksono Sindir Ibadah Salat di 'Mens Rea', Novel Bamukmin Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Jual Online 50 Senjata Api Ilegal, Sindikat Pabrik Rumahan Untung Rp 3-5 Juta per Pucuk
Pabrik Senpi Rumahan Terbongkar, Belajar Merakit Sejak 2018 Mulai Dijual Online 2024
Marak Pejahat Bersenjata Api di Wilayah Polda Metro, Ternyata Banyak Dijual Online
Rocky Gerung Hingga Profesor Pencetus UU ITE Bakal Diseret ke Pusaran Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dapat SP3 dari Polda Metro Jaya, Roy Suryo Langsung Curiga
Kasus Ijazah Palsu Jokowi Masuki Babak Baru, Berkas Roy Suryo Cs Dilimpahkan ke Kejaksaan