MERAHPUTIH.COM - DUTA Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menemui Presiden Krujuh RI Jokowi di kediamanannya di Solo, Rabu (1/4). Pertemuan tertutup tersebut berlangsung hampir 1 jam. Dalam pertemuan itu, Jokowi mengajak Dubes Iran makan siang dengan menu gulai kambing, mi aceh, ayam goreng kremes, telur ceplok, nasi goreng, dan lontong sayur.
Jokowi menegaskan pertemuan ini bagian untuk menjaga hubungan diplomatik antarkedua negara. Selain itu, pertemuan juga menjaga perdamaian kawasan Timur Tengah.
“Ya, intinya kita ingin terus menjaga hubungan diplomatik antara Indonesia dan Iran. Saya kira ini bagus baik untuk urusan ekonomi maupun bagus untuk urusan geopolitik,” ujar Jokowi, Rabu (1/4).
Saat disinggung terkait dengan apakah ada pembicaraan lobi mengenai kapal Indonesia tertahan di Selat Hormuz, ia menegaskan itu urusan pemerintah. “Kalau terkait dengan kampanye ajakan untuk tidak memerangi ya, saya kira baik kampanye untuk menghentikan perang, kampanye antiperang,” kata dia.
Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ini mengatakan dunia ini butuh sebuah dunia yang damai dan relasi hubungan yang baik antarnegara. “Saya kira dunia ini butuh sebuah dunia yang damai. Membutuhkan relasi hubungan yang baik antarnegara sehingga kesejahteraan tumbuhan ekonomi, semuanya bisa berjalan dengan normal tanpa hambatan-hambatan,” katanya
Baca juga:
Dubes Iran Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya 3 Anggota TNI
Ia mencontohkan kondisi semua negara yang sedang kesulitan energi dan minyak. Menurutnya, semua itu bisa teratasi jika tidak ada perang.
“Sekarang ini semua negara kesulitan energi, semua negara kesulitan minyak. Itu tidak terjadi kalau perang tidak ada. Kita harus saling menghormati,” tegasnya.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Kedubes Iran di RI Kecam Serangan AS-Israel ke Tehran, Sebut Langgar Piagam PBB