Dubes Iran Sowan ke Jokowi dan Ajak Makan, Jaga Hubungan Diplomatik Kedua Negara

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 01 April 2026
Dubes Iran Sowan ke Jokowi dan Ajak Makan, Jaga Hubungan Diplomatik Kedua Negara

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menemui Presiden ke-7 Jokowi dikediaman Solo, Rabu (1/4). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DUTA Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menemui Presiden Krujuh RI Jokowi di kediamanannya di Solo, Rabu (1/4). Pertemuan tertutup tersebut berlangsung hampir 1 jam. Dalam pertemuan itu, Jokowi mengajak Dubes Iran makan siang dengan menu gulai kambing, mi aceh, ayam goreng kremes, telur ceplok, nasi goreng, dan lontong sayur.

Jokowi menegaskan pertemuan ini bagian untuk menjaga hubungan diplomatik antarkedua negara. Selain itu, pertemuan juga menjaga perdamaian kawasan Timur Tengah.

“Ya, intinya kita ingin terus menjaga hubungan diplomatik antara Indonesia dan Iran. Saya kira ini bagus baik untuk urusan ekonomi maupun bagus untuk urusan geopolitik,” ujar Jokowi, Rabu (1/4).

Saat disinggung terkait dengan apakah ada pembicaraan lobi mengenai kapal Indonesia tertahan di Selat Hormuz, ia menegaskan itu urusan pemerintah. “Kalau terkait dengan kampanye ajakan untuk tidak memerangi ya, saya kira baik kampanye untuk menghentikan perang, kampanye antiperang,” kata dia.

Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ini mengatakan dunia ini butuh sebuah dunia yang damai dan relasi hubungan yang baik antarnegara. “Saya kira dunia ini butuh sebuah dunia yang damai. Membutuhkan relasi hubungan yang baik antarnegara sehingga kesejahteraan tumbuhan ekonomi, semuanya bisa berjalan dengan normal tanpa hambatan-hambatan,” katanya

Baca juga:

Dubes Iran Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya 3 Anggota TNI



Ia mencontohkan kondisi semua negara yang sedang kesulitan energi dan minyak. Menurutnya, semua itu bisa teratasi jika tidak ada perang.

“Sekarang ini semua negara kesulitan energi, semua negara kesulitan minyak. Itu tidak terjadi kalau perang tidak ada. Kita harus saling menghormati,” tegasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Kedubes Iran di RI Kecam Serangan AS-Israel ke Tehran, Sebut Langgar Piagam PBB




#Jokowi #Iran #Duta Besar #Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Tujuh teman sekolah Jokowi di SMAN 6 Solo akan menjadi saksi sidang kasus ijazah palsu. Mereka tinggal menunggu panggilan.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Bagikan