Dua Tahun Kabinet Indonesia Maju, BEM SI Soloraya Kritik Kinerja Nadiem

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 22 Oktober 2021
Dua Tahun Kabinet Indonesia Maju, BEM SI Soloraya Kritik Kinerja Nadiem

Aliansi BEM SI se-Soloraya menggelar aksi unjuk rasa di Ngarsopuro, Solo Jawa Tengah, Kamis (21/10). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) se-Soloraya menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Ngarsopuro, Solo, Jawa Tengah, Kamis (21/10).

Demo dilakukan bertepatan dengan dua tahun kepemimpinan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Tema yang diangkat kali ini adalah soal pendidikan.

BEM mengkritik keras kinerja Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim.

Baca Juga:

Kejari Jayawijaya Minta Jokowi-Ma'ruf Telusuri Pejabat 'ABS'

"Kami menilai Kabinet Indonesia Maju yang telah berjalan dua tahun, Mendikbud Ristek dinilai gagal mereformasi pendidikan untuk mencerdaskan seluruh lapisan masyarakat," ujar korlap aksi Joni Prabowo pada awak media, Kamis (21/10).

Dalam aksi itu, mahasiswa pembentangan spanduk bertuliskan “Evaluasi Total Kabinet Indonesia Maju”. Kata “Maju” dalam spanduk disilang lalu diganti kata “Mundur”.

Aliansi BEM SI se-Soloraya menggelar aksi unjuk rasa di Ngarsopuro, Solo Jawa Tengah, Kamis (21/10). (MP/Ismail)
Aliansi BEM SI se-Soloraya menggelar aksi unjuk rasa di Ngarsopuro, Solo Jawa Tengah, Kamis (21/10). (MP/Ismail)

Mereka juga membawa poster bertuliskan “Jamin Kebebasan Akademik”, “Save KPK” hingga “Deklarasikan Darurat Iklim”. Aksi ini diikuti BEM dari Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Universitas Aisyiah Solo.

Ia menyebut, Kabinet Indonesia Maju yang dibentuk Presiden Joko Widodo dua tahun lalu terbukti belum mampu menyelesaikan sejumlah problem di masyarakat. Selama dua tahun ini, justru muncul masalah besar.

"Yang jadi sorotan adalah kinerja Mendikbud Ristek. Hasil kerjanya jauh dari memuaskan," kata dia.

Baca Juga:

Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf, Ancaman Pidana Kebebasan Berekspresi Dinilai Masih Terjadi

Ia mencontohkan, siswa di daerah pelosok kesulitan mengakses pembelajaran di masa pandemi COVID-19 karena minimnya fasilitas pendukung. Selain itu, keterlibatan akademik dalam mengintervensi mahasiswa dalam menyuarakan kebebasan menyampaikan pendapat.

"Dia (Nadiem) kami kasih E. BEM se-Indonesia bahkan sudah menyerukan tagar Nadiem Out,” tutup dia.

Di sela-sela aksi damai di kota kelahiran Jokowi itu, sejumlah polwan dari Polresta Surakarta membagikan air mineral dan permen kepada pendemo. Aksi ditutup dengan membacakan pernyataan sikap. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Isu Pelanggaran HAM dan Kebebasan Demokrasi Masih Jadi Masalah di Rezim Jokowi-Ma'ruf

#Kabinet Indonesia Maju
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tak Semua Menteri Kabinet Indonesia Maju Ikut Antar Jokowi ke Halim
Kehadiran mereka menunjukkan kebersamaan dan apresiasi atas pengabdian Jokowi selama dua periode
Angga Yudha Pratama - Minggu, 20 Oktober 2024
Tak Semua Menteri Kabinet Indonesia Maju Ikut Antar Jokowi ke Halim
Indonesia
Ucapkan Selamat Bertugas untuk Prabowo, Jokowi Minta Program Kerjanya Diteruskan
Jokowi berharap hal-hal baik yang telah dikerjakan bisa diteruskan.
Dwi Astarini - Sabtu, 19 Oktober 2024
Ucapkan Selamat Bertugas untuk Prabowo, Jokowi Minta Program Kerjanya Diteruskan
Indonesia
Jokowi Peringatkan Jangan Ada yang Bikin Gejolak Jelang Pelantikan Prabowo
Jokowi memperingatkan jangan ada yang membuat gejolak hingga menjelang pelantikan Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 13 September 2024
Jokowi Peringatkan Jangan Ada yang Bikin Gejolak Jelang Pelantikan Prabowo
Indonesia
Sidang Kabinet Terakhir, Jokowi Minta Menteri Dukung Transisi ke Pemerintahan Prabowo
Presiden Jokowi meminta kepada para menteri untuk mendukung transisi ke pemerintahan Prabowo.
Soffi Amira - Jumat, 13 September 2024
Sidang Kabinet Terakhir, Jokowi Minta Menteri Dukung Transisi ke Pemerintahan Prabowo
Indonesia
AHY Bocorkan Salah Satu Agenda Pembahasan Sidang Kabinet di IKN Besok
Menurut AHY, sidang paripurna di IKN merupakan fase peralihan yang harus dikawal
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 September 2024
AHY Bocorkan Salah Satu Agenda Pembahasan Sidang Kabinet di IKN Besok
Indonesia
Hanya Sebulan Menjabat Mensos, ini yang Bakal Dilakukan Gus Ipul
Hanya sebulan menjabat sebagai Mensos, ada beberapa hal yang akan dilakukan oleh Gus Ipul.
Soffi Amira - Rabu, 11 September 2024
Hanya Sebulan Menjabat Mensos, ini yang Bakal Dilakukan Gus Ipul
Indonesia
Istana Tegaskan Jokowi Hormati Putusan Risma, Termasuk Mundur dari Kabinet
Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana menegaskan keputusan Risma untuk mundur sebagai Mensos merupakan pilihan pribadi yang harus dihormati oleh semua pihak.
Wisnu Cipto - Jumat, 30 Agustus 2024
Istana Tegaskan Jokowi Hormati Putusan Risma, Termasuk Mundur dari Kabinet
Indonesia
Pentingnya Kantor Komunikasi Kepresidenan Menurut Mantan Jubir Jokowi
Kantor Komunikasi Kepresidenan dapat mengelola komunikasi secara ilmiah berbasis data akurat, serta melaksanakan atau menyampaikan komunikasi dan informasi kebijakan strategis.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Agustus 2024
Pentingnya Kantor Komunikasi Kepresidenan Menurut Mantan Jubir Jokowi
Indonesia
55 Investor Sudah Masuk IKN, Jokowi Beberkan Bidang Usaha Mereka
Jokowi membeberkan sudah ada 55 investor yang melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama di IKN
Wisnu Cipto - Senin, 12 Agustus 2024
55 Investor Sudah Masuk IKN, Jokowi Beberkan Bidang Usaha Mereka
Indonesia
Hingga Hari Ini, Investasi yang Masuk IKN Sudah Rp 56,6 Triliun
Hingga saat ini investasi yang sudah masuk untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebesar Rp 56,2 triliun, di luar dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN)
Wisnu Cipto - Senin, 12 Agustus 2024
Hingga Hari Ini, Investasi yang Masuk IKN Sudah Rp 56,6 Triliun
Bagikan