Dua Politikus PDIP, Puan Maharani dan Cornelis Peraih Suara Tertinggi di Pileg 2019

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 31 Agustus 2019
Dua Politikus PDIP, Puan Maharani dan Cornelis Peraih Suara Tertinggi di Pileg 2019

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. ANTARA/Dewa Wiguna/aa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan perolehan kursi dan calon anggota legislatif terpilih dalam Pileg 2019 di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8). Penetapan ini dihadiri seluruh komisioner KPU, Bawaslu, Komisi II, hingga parpol peserta pemilu.

KPU menetapkan 575 anggota legislatif di 80 daerah pemilihan yang tersebar di 34 provinsi. Berdasarkan hasil penetapan KPU, terdapat 14 anggota DPR yang meraih suara tertinggi. Dari 14 nama tersebut, tujuh di antaranya merupakan politikus PDI Perjuangan.

Baca Juga:

Disebut Jadi Calon Kuat Ketua DPR, Begini Reaksi Puan Maharani

Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani meraih suara tertinggi. Putri dari Presiden RI ke-5 sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri itu maju di dapil Jawa Tengah V dengan perolehan suara sebanyak 404.030 suara.

Puan Maharani

Sementara urutan kedua ditempati kader PDIP lain yang maju dari Dapil Kalimantan Barat 1, yakni Cornelis. Cornelis yang merupakan mantan Gubernur Kalbar ini meraih suara sebanyak 285.797. Di urutan ketiga ditempati oleh Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid yang maju di dapil Jakarta II dengan perolehan suara 281.327.

Peringkat keempat diisi oleh Politikus Nasdem Robert Rouw. Anak buah Surya Paloh yang maju di Dapil ini meraih suara 274.426. Kemudian disusul Politikus PDIP, Rano Karno. Mantan Gubernur Banten yang maju di Dapil Banten III ini mengantongi 274.294 suara.

Baca Juga:

Peneliti: Ganjar Pranowo Lebih Besar Kansnya Dibandingkan Puan Maharani di Pilpres 2024

Berikut ini daftar anggota DPR RI peraih suara tertinggi:

1. Puan Maharani (PDIP, dapil Jawa Tengah V): 404.034 suara.

2. Cornelis (PDIP, dapil Kalimantan Barat I): 285.797 suara.

3. Hidayat Nur Wahid (PKS, dapil Jakarta II): 281.327.

4. Roberth Rouw (Nasdem, dapil Papua): 274.426 suara.

5. Rano Karno (PDIP, dapil Banten III): 274.294.

6. Edhie Baskoro Yudhoyono (Demokrat, dapil Jawa Timur VII ): 263.510 suara.

7. I Made Urip (PDIP, dapil Bali): 255.130 suara.

8. M Imron Amin (Gerindra, dapil Jawa Timur XI): 242.437 suara.

9. Fadli Zon (Gerindra, dapil Jawa Barat V): 230.524 suara.

10. Achmad Baidowi (PPP, dapil Jawa Timur XI): 227.170 suara.

11. Kamarudin Watubun (PDIP, dapil Papua): 226.292 suara.

12. Adriana Charlette Dondokambey (PDIP, dapil Sulawesi Utara): 213.224 suara.

13. Dedi Mulyadi (Golkar, dapil Jawa Barat VII): 206.621 suara.

14. Lazarus (PDIP, dapil Kalimantan Barat II): 203.576 suara. (Pon)

#Puan Maharani #Hidayat Nur Wahid
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Listyo Sigit sendiri dilantikan menjadi menjadi Kapolri di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 27 Januari 2021 silam, alias sudah lebih dari 5 tahun menjabat.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Bagikan