Sains

Dua Ilmuwan Pencipta Jaringan Saraf Tiruan Raih Hadiah Nobel Fisika

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 09 Oktober 2024
Dua Ilmuwan Pencipta Jaringan Saraf Tiruan Raih Hadiah Nobel Fisika

Dua ilmuwan raih Hadiah Nobel untuk kontribusi mereka membangun jaringan saraf buatan.(foto: X @NobelPrize)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ILMUWAN John J Hopfield dan Geoffrey E Hinton ditetapkan menerima Hadiah Nobel atas temuan dan invensi mendasar mereka yang memungkinkan pembelajaran mesin (machine learning) dengan jaringan saraf tiruan. Pemberian Hadiah Nobel Fisika itu diumumkan Royal Swedish Academy of Sciences, Selasa (8/10).

Ketua Komite Nobel Fisika Ellen Moons mengatakan kedua pemenang penghargaan tahun ini menggunakan konsep-konsep fundamental dari fisika statistik untuk mendesain jaringan saraf tiruan yang berfungsi sebagai ingatan asosiatif dan menemukan pola-pola dalam kumpulan data yang besar.

nobel prize
Dua ilmuwan penerima Hadiah Nobel bidang fisika.(foto: X @NobelPrize)


Hopfield bekerja di Universitas Princeton, sedangkan Hinton bekerja di Universitas Toronto. Mereka menggunakan peralatan dari ilmu fisika untuk mengembangkan metode-metode yang menjadi fondasi bagi pembelajaran mesin canggih yang ada saat ini.

Baca juga:

Dua Penemu RNA-Mikro Terima Hadiah Nobel Kedokteran 2024



Jaringan saraf tiruan, yang kini sangat penting dalam berbagai bidang, telah memajukan penelitian fisika dan menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari dengan berbagai aplikasi, seperti pengenalan wajah dan penerjemahan bahasa. Moons mengatakan manfaat pembelajaran mesin sangatlah luas, tapi perkembangan teknologi yang pesat telah memunculkan kekhawatiran tentang efek jangka panjangnya.

Ia menekankan bahwa manusia memikul tanggung jawab dalam penggunaan teknologi baru ini secara aman dan etis demi manfaat terbesar bagi umat manusia.(*)

Baca juga:

Peraih Hadiah Nobel Muhammad Yunus Bakal Pimpin Pemerintahan Transisi Bangladesh

#Sains #Hadiah Nobel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Penelitian Ungkap Orang Indonesia sudah Tahu Narkotika Sejak 25.000 Tahun Lalu, Teler Pakai Biji Pinang
Bukti terbaru menunjukkan biji pinang telah digunakan sebagai zat psikoaktif oleh sejumlah komunitas di Indonesia pada 25.000 tahun lalu.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Penelitian Ungkap Orang Indonesia sudah Tahu Narkotika Sejak 25.000 Tahun Lalu, Teler Pakai Biji Pinang
Indonesia
Penulis Utama Makalah Nobel MBG Pakai Gelar Palsu, Minta Maaf Catut Nama Prabowo
Menteri Brian Yuliarto ungkap penulis makalah Nobel MBG akui catut nama Presiden Prabowo Subianto dan tokoh lain tanpa izin.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Penulis Utama Makalah Nobel MBG Pakai Gelar Palsu, Minta Maaf Catut Nama Prabowo
Fun
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Mengunggah ‘konten marmot tanpa sensor'.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Indonesia
Jejak AI di Makalah Ilmiah Pengusung MBG Nominasi Nobel Perdamaian 2026
Makalah Nobel Peace Prize 2026 yang mengusung Program MBG diduga menggunakan AI. Publik menemukan jejak prompt AI dalam dokumen, sementara pemerintah menginvestigasi pencatutan nama Presiden Prabowo.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Jejak AI di Makalah Ilmiah Pengusung MBG Nominasi Nobel Perdamaian 2026
Indonesia
Kepala Bakom Investigasi Nama Prabowo Dicatut Jadi Penulis Makalah Usung MBG Masuk Nominasi Nobel
Pemerintah Indonesia investigasi dugaan pencatutan nama Presiden Prabowo Subianto dalam makalah Nobel Peace Prize 2026 terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Kepala Bakom Investigasi Nama Prabowo Dicatut Jadi Penulis Makalah Usung MBG Masuk Nominasi Nobel
Indonesia
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Habib Syarief menilai turunnya minat calon mahasiswa terhadap prodi sains di SNPMB 2026 menjadi ancaman bagi riset, inovasi, dan daya saing Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Lifestyle
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Para arkeolog menyebut struktur itu mungkin merupakan prototipe dalam pengembangan Stonehenge.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Lifestyle
Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Status baru tersebut dipublikasikan pada Rabu (8/4) oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN).
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
  Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Dunia
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan misi antariksa Artemis II akan membawa kru manusia meluncur ke bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Bagikan