Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

DPRD Soroti Fasilitas Sekolah yang Buruk di Kabupaten Bandung

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 06 Oktober 2017
DPRD Soroti Fasilitas Sekolah yang Buruk di Kabupaten Bandung

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Jajang Rohana. (MP/Yugi Prasetyo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman bagi para siswanya selain di rumah. Pasalnya waktu yang dihabiskan di sekolah pun cukup lama. Sehingga harus diciptakan suasana yang nyaman serta aman.

Hal itulah yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Jajang Rohana, saat mengunjungi SDN Bojongmanggu, Kecamatan Pameumpeuk, Kabupaten Bandung.

Dalam kunjungan tersebut Jajang mendapati sekolah tersebut minim penunjang fasilitas yang memadai.

“Tidak ada ruang bermain, ruang aktivitas, ruang olah raga, apalagi taman-taman. Padahal sekolah harus memiliki taman, namanya juga taman siswa, agar siswanya betah,” ujar Jajang.

Sekolah itu, sejatinya menurut Jajang adalah tempat tumbuh kembangnya anak. Jika sarana prasana yang kasat mata saja tidak ada, bagaimana anak bisa bertumbuh dengan baik. Belum lagi tidak adanya keberadaan tempat ibadah yang menurut Jajang sangat penting untuk mendidik karakter anak di masa depan.

“Bagaimana anak mau berkarakter, sejak kecil saja tidak disediakan tempat ibadah bagi mereka,” katanya.

Masalah sanitasi yang buruk juga menambah deretan mal-fasilitas bagi sekolah tersebut. Satu toilet yang idealnya digunakan 10 orang siswa, kenyataannya digunakan untuk 420 orang siswa. Hal tersebut dianggap Jajang sebagai hal yang sangat tidak manusiawi.

“Sangat buruk dari standar yang seharusnya. Sebaiknya idealnya ada beberapa wc yang bisa menampung ratusan siswa itu satu toilet untuk 10 siswa,” ujar anggota DPRD dari Fraksi PKS ini.

Dari keseluruhan pemasalahan itu, Jajang menyimpulkan, bahwa permasalah fisik sekolah, yang banyak terjadi, harus segera ditangani dengan cara melakukan revitalisasi bangunan.

Bertambahnya jumlah penduduk di kota dan daerah, membuat jumlah rombongan belajar tidak sebanding dengan ketersediaan ruang kelas.

“Kondisi demikian harus menjadi perhatian pemerintah, terutama bangunan sekolah yang sudah tua atau bangunan yang memang dibangun dengan kualitas yang buruk,” tegasnya. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Yugi Prasetyo, kontributor merahputih.com untuk wilayah Bandung dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Aksi Bela Rohingya Di Candi Borobudur Belum Kantongi Izin

#Bandung #DPRD #Anak Sekolah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Maskapai Super Air Jet Ajukan Rute 8 Kota Baru dari Bandung Pakai Airbus A320, Ini Daftarnya!
Super Air Jet mengajukan delapan rute baru dari Bandara Husein Sastranegara Bandung ke Denpasar, Makassar, Balikpapan, Pontianak, Batam, Pekanbaru, Padang, dan Kualanamu. Maskapai akan menggunakan Airbus A320 berkapasitas 180 kursi.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Maskapai Super Air Jet Ajukan Rute 8 Kota Baru dari Bandung Pakai Airbus A320, Ini Daftarnya!
Indonesia
Banyak Sekolah Kekurangan Murid Baru, Puan Desak Pemerintah Lakukan Pemetaan
Pemerintah perlu terlebih dahulu memetakan penyebab fenomena tersebut sebelum menentukan langkah penanganan agar kebijakan yang diambil sesuai dengan kondisi di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Banyak Sekolah Kekurangan Murid Baru, Puan Desak Pemerintah Lakukan Pemetaan
Indonesia
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Bandara Husein Sastranegara Bandung buka rute baru ke Bandar Lampung dan Palembang mulai Agustus 2026. Wings Air melayani penerbangan langsung dengan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Indonesia
Bandara Husein Bandung Kembali Beroperasi Penuh di September 2026
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mempercepat kesiapan operasional Bandara Husein Sastranegara guna mendukung optimalisasi penerbangan domestik serta internasional di Bandung
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Bandara Husein Bandung Kembali Beroperasi Penuh di September 2026
Indonesia
Polda Jabar Minta Perempuan Lain Korban Penyiksaan Taufik Hidayat Segera Melapor
Polda Jabar imbau korban lain Taufik Hidayat melapor. Polisi gelar prarekonstruksi kedua di empat TKP dan lakukan pemeriksaan kejiwaan tersangka.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Polda Jabar Minta Perempuan Lain Korban Penyiksaan Taufik Hidayat Segera Melapor
Indonesia
Tato Love Topik TH di Tubuh Korban Penyekapan Bentuk Love Bombing! Arti, Dampak, dan Ciri-cirinya
Polisi ungkap tato "Love Topik TH" di tubuh korban penyekapan Bandung sebagai bentuk love bombing. Studi psikologi menjelaskan dampak manipulasi emosional ini terhadap korban.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Tato Love Topik TH di Tubuh Korban Penyekapan Bentuk Love Bombing! Arti, Dampak, dan Ciri-cirinya
Indonesia
Kejahatan Berulang, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Terancam 12 Tahun Bui
Penyidik menduga perbuatan itu berlangsung selama beberapa tahun dan dilakukan berulang kali karena tersangka merasa kesal serta cemburu
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Kejahatan Berulang, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Terancam 12 Tahun Bui
Indonesia
Survei Temukan Ratusan Iklan Rokok Dekat Sekolah, Matraman Jadi Titik Terparah
Hasil survei penelitian IYCTC mendapati 99 persen iklan rokok luar ruang di Jakarta terpasang dalam radius 500 meter dari sekolah, melanggar PP Nomor 28 Tahun 2024 dan Pergub DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2015.
Wisnu Cipto - Jumat, 26 Juni 2026
Survei Temukan Ratusan Iklan Rokok Dekat Sekolah, Matraman Jadi Titik Terparah
Indonesia
Tanggapi Seskab Teddy, DPR Minta Target Proyek Jembatan 2027 Ditambah 2 Kali Lipat Jadi 10.000
Komisi V DPR minta target 2027 ditingkatkan jadi 10.000 rpoyek jembatan demi akses dan keselamatan masyarakat pelosok.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Tanggapi Seskab Teddy, DPR Minta Target Proyek Jembatan 2027 Ditambah 2 Kali Lipat Jadi 10.000
Indonesia
Imbas Kasus Sekap Pacar 3 Tahun, Anak Kos Bandung Kini Wajib Lapor Data di Laci RW
Setiap penghuni baru wajib melaporkan keberadaannya paling lambat 1x24 jam setelah menempati rumah kos atau kontrakan di Bandung lewat aplikasi Laci RW.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Imbas Kasus Sekap Pacar 3 Tahun, Anak Kos Bandung Kini Wajib Lapor Data di Laci RW
Bagikan