MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi VI DPR RI Ismail Bachtiar menegaskan pemadaman bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah harus menjadi momentum evaluasi, khsusunya evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan sistem kelistrikan dan tata kelola PT PLN (Persero).
“Hal yang terjadi saat ini sekiranya menjadi evaluasi besar-besaran terhadap perusahaan listrik negara," kata Ismail, dalam keterangan persnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/6).
Menurut dia, insiden ini menandakan kesiapsiagaan Indonesia belum cukup untuk memastikan bahwa pasokan listrik itu terjamin. “Terlebih karena listrik ini merupakan bagian dari pelayanan dasar masyarakat,” imbuh politikus PKS ini.
Ia meminta PLN untuk memitigasi dan mengantisipasi berbagai risiko yang muncul sekaligus menyiapkan lebih banyak alternatif solusi agar gangguan pada jaringan distribusi dan fasilitas kelistrikan tidak terus berulang.
Baca juga:
Dipanggil Prabowo ke Istana, Dirut PLN Minta Maaf soal Pemadaman Bergilir di Jawa
Seluruh masalah harus diinventarisasi dan seluruh problematika harus sudah disiapkan solusinya. “Masih ada jaringan-jaringan yang belum terstandardisasi dan itu sangat berisiko ketika terjadi bencana atau gangguan distribusi,” jelas Ismail.
Di samping itu, pihaknya juga meminta pemerintah untuk mempercepat diversifikasi sumber energi, pembangunan jaringan distribusi baru.
“Termasuk pengembangan pembangkit berbasis energi baru terbarukan guna memperkuat keandalan sistem kelistrikan, demi ketahanan energi nasional,” tutup Ismail.(knu)
Baca juga:
DPR Soroti Pemadaman Listrik di Jawa, Sebut PLN Seharusnya tak Kekurangan Batu Bara