Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

DPR RI Minta Gencatan Senjata AS, Israel, dan Iran Permanen, Sebut Dunia Butuh Stabilitas

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
DPR RI Minta Gencatan Senjata AS, Israel, dan Iran Permanen, Sebut Dunia Butuh Stabilitas

Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta/ dok Media PKS

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - WAKIL Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS Sukamta menyambut baik tercapainya gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ia berharap kesepakatan tersebut tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat berkembang menjadi perdamaian yang permanen.

“Dunia membutuhkan stabilitas, dan yang lebih penting yakni tidak ada lagi negara yang melakukan agresi terhadap negara lain,” ujar Sukamta kepada wartawan di Jakarta, Jumat (10/4).

Menurut dia, gencatan senjata ini merupakan langkah positif, tapi harus diiringi komitmen semua pihak untuk menahan diri dan tidak menggunakan kekuatan. “Termasuk dalam bentuk tekanan ekonomi dan energi yang dapat merugikan masyarakat global,” jelasnya.

Pihaknya menegaskan beberapa gencatan senjata yang terjadi sebelumnya yang melibatkan Israel menyisakan catatan penting bahwa Israel sering melanggar kesepakatan yang sudah ada, baik di Palestina maupun di Lebanon.

Dalam perkembangan terakhir, ratusan jiwa tewas akibat agresi Israel ke Lebanon pada Rabu (7/4), pada saat gencatan senjata antara AS dengan Iran. “Ini menjadi catatan penting bagi kita bahwa Israel sering tidak berkomitmen dengan kesepakatan yang telah dibuat. Ini bahaya bagi perwujudan perdamaian kawasan. Pihak-pihak terkait, khususnya Presiden Trump, harus memastikan Israel untuk menahan diri dan mematuhi kesepakatan gencatan senjata,” tegasnya.

Ia menyatakan dinamika konflik global saat ini telah mengalami pergeseran signifikan. Konflik tidak lagi semata berbasis kekuatan militer, tetapi juga telah bergerak menuju tekanan sistemis pada sektor energi dan ekonomi global. Dalam konteks ini, kawasan strategis seperti Selat Hormuz memiliki peran krusial terhadap stabilitas dunia.

Anggota DPR RI asal daerah pemilihan DI Yogyakarta ini menyebut agar momentum gencatan senjata ini dapat menjadi pintu masuk bagi penyelesaian konflik yang lebih luas, termasuk terwujudnya kemerdekaan bagi rakyat Palestina.

“Kita berharap gencatan senjata ini tidak hanya menghentikan eskalasi sementara, tetapi menjadi langkah awal menuju solusi yang adil dan permanen, termasuk kemerdekaan bagi Palestina sebagai negara yang berdaulat,” tegasnya.(knu)

Baca juga:

Indonesia Harap Gencatan Senjata Iran dan AS Berlanjut ke Upaya Damai Permanen



#DPR RI #Gencatan Senjata #Iran #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Siaran Pidato Prabowo Terputus saat Singgung Isu Nuklir Iran, Langsung Picu Rasa Penasaran
Peristiwa itu terjadi saat Presiden Prabowo memberikan sambutan dalam pertemuan bersama jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7).
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Siaran Pidato Prabowo Terputus saat Singgung Isu Nuklir Iran, Langsung Picu Rasa Penasaran
Indonesia
AS dan Israel Bersiap Lakukan Pengeboman Besar ke Iran, Target Infrastruktur Energi
Trump mungkin akan menangguhkan serangan dan kembali berunding dengan Iran jika ada "kemajuan langsung pada upaya diplomasi".
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
AS dan Israel Bersiap Lakukan Pengeboman Besar ke Iran, Target Infrastruktur Energi
Indonesia
DPR Desak Putusan MK yang Larang Sentuh Anggaran Pendidikan Harus Dijalankan, Program MBG jangan Sampai Terganggu
Pemerintah perlu menyiapkan langkah antisipatif agar perubahan skema pendanaan tidak menghambat keberlangsungan program yang menyasar jutaan penerima manfaat.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
DPR Desak Putusan MK yang Larang Sentuh Anggaran Pendidikan Harus Dijalankan, Program MBG jangan Sampai Terganggu
Indonesia
Setelah Blokade Selat Hormuz, AS dan Israel Berencana Terapkan Blokade Darat ke Iran
Blokade darat disebut menjadi salah satu dari sejumlah opsi yang sedang dipertimbangkan Washington dan Tel Aviv untuk menekan Iran agar kembali ke meja perundingan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Setelah Blokade Selat Hormuz, AS dan Israel Berencana Terapkan Blokade Darat ke Iran
Indonesia
AS Serang Iran Habis-Habisan, DPR: Indonesia Harus Serukan Gencatan Senjata
Militer AS melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran pada Rabu malam waktu Amerika atau Kamis (30/7) dini hari waktu Teheran.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AS Serang Iran Habis-Habisan, DPR: Indonesia Harus Serukan Gencatan Senjata
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Dunia
Iran Serang Pangkalan Udara Al Azraq Yordania, 3 Jet Tempur F-35 Milik AS Hancur
Serangan itu, dikabarkan yang menghancurkan tiga jet tempur F-35 milik Amerika Serikat dan merusak parah tiga lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Iran Serang Pangkalan Udara Al Azraq Yordania, 3 Jet Tempur F-35 Milik AS Hancur
Indonesia
MBG tak Boleh lagi dari Dana Pendidikan, DPR Usul Pemerintah Terbitkan Perpres Tata Kelola Pemenuhan Gizi Nasional
Perpres tersebut perlu menempatkan Program MBG sebagai bagian dari kebijakan pemenuhan gizi nasional yang lebih komprehensif dengan pendekatan siklus kehidupan.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
MBG tak Boleh lagi dari Dana Pendidikan, DPR Usul Pemerintah Terbitkan Perpres Tata Kelola Pemenuhan Gizi Nasional
Dunia
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Pemungutan suara tersebut merupakan tahap prosedural kedua terkait RUU tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Bagikan