DPR Dorong Pemerintah Antisipasi Eskalasi Konflik AS-Iran di Selat Hormuz

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
DPR Dorong Pemerintah Antisipasi Eskalasi Konflik AS-Iran di Selat Hormuz

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari 2026. Foto X

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta pemerintah meningkatkan kewaspadaan menyusul kembali pecahnya konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran setelah beberapa pekan gencatan senjata.

Menurut Dave, eskalasi konflik di Timur Tengah menunjukkan bahwa stabilitas kawasan masih sangat rapuh dan dapat berdampak terhadap keamanan global, termasuk kepentingan Indonesia.

DPR Soroti Ketegangan di Selat Hormuz

“Perkembangan terbaru di Timur Tengah, khususnya pecahnya kembali konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran setelah masa gencatan senjata, menegaskan betapa rapuhnya stabilitas kawasan tersebut,” ujar Dave dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (29/5).

Politikus Partai Golkar itu juga menyoroti meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur perdagangan energi paling strategis di dunia.

Baca juga:

Di Tengah Proses Negosiasi, Militer AS Hancurkan 2 Kapal Garda Revolusi di Pelabuhan Iran

Menurut dia, konflik dan aksi saling serang di kawasan tersebut berpotensi mengganggu perdagangan internasional serta memengaruhi pasokan energi global yang pada akhirnya turut berdampak terhadap Indonesia.

“Saling balas serangan, termasuk di jalur strategis Selat Hormuz, jelas menimbulkan dampak serius bagi keamanan global dan kelancaran perdagangan internasional, yang secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap kepentingan Indonesia,” kata Dave.

Pemerintah Diminta Siapkan Langkah Antisipatif

Dave meminta pemerintah menyiapkan langkah antisipatif secara komprehensif, terutama dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional dan melindungi warga negara Indonesia (WNI) di kawasan konflik.

Selain itu, Dave menegaskan pentingnya menjaga jalur perdagangan internasional agar tidak terganggu akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

Pemerintah perlu menyiapkan langkah antisipatif yang komprehensif, mulai dari perlindungan warga negara Indonesia di kawasan, pengamanan aset nasional, hingga penguatan kerja sama internasional untuk menjaga stabilitas pasokan energi dan jalur perdagangan,

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono.

Dave juga menilai Indonesia perlu terus mengedepankan politik luar negeri bebas aktif dengan mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.

Menurut dia, Indonesia memiliki rekam jejak sebagai negara yang mampu berperan sebagai jembatan dialog dalam berbagai konflik internasional.

“Diplomasi yang intensif, baik melalui jalur bilateral maupun multilateral, menjadi kunci untuk meredakan eskalasi dan mencegah meluasnya konflik,” katanya.

Baca juga:

Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz

Diketahui, militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan di Iran pada Kamis pagi.

Serangan itu disebut menyasar lokasi di sekitar Selat Hormuz yang dianggap menimbulkan ancaman bagi pasukan AS dan lalu lintas komersial.

Sebagai respons, militer Iran dilaporkan melepaskan tembakan peringatan ke arah kapal-kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz tanpa koordinasi dengan aparat keamanan setempat. (Pon)

#Perang AS-Iran #Komisi I DPR #Selat Hormuz
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Iran Rencana Kenalkan Senjata Baru, Beri Sinyal Putuskan Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz
Mohebbi mengklaim bahwa seluruh lalu lintas data internet dan komersial melewati kabel-kabel tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Iran Rencana Kenalkan Senjata Baru, Beri Sinyal Putuskan Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz
Indonesia
Selat Hormuz Masih Bergejolak, Harga Bensin Bisa Naik 3 Kali Lipat
Eskalasi di sekitar Iran telah menyebabkan blokade de facto Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Selat Hormuz Masih Bergejolak, Harga Bensin Bisa Naik 3 Kali Lipat
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Indonesia
DPR Dorong Diplomasi Indonesia Berdampak Langsung pada Ekonomi dan Lapangan Kerja
Wakil Ketua Komisi I DPR mendorong Menlu Arrmanatha Nasir memperkuat diplomasi ekonomi agar berdampak pada industri nasional, lapangan kerja, dan masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
DPR Dorong Diplomasi Indonesia Berdampak Langsung pada Ekonomi dan Lapangan Kerja
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Indonesia
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
TB Hasanuddin menyoroti kasus Serda Ahmad yang tewas setelah diduga dianiaya senior. Ia meminta tradisi kekerasan di lingkungan TNI dihentikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
Dunia
Krisis BBM Melanda Prancis, Harga Sudah Melonjak 30 Persen
Presiden Republik Prancis telah mengarahkan pemerintahannya untuk berupaya penuh guna memastikan pasokan..
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Krisis BBM Melanda Prancis, Harga Sudah Melonjak 30 Persen
Bagikan