Dosen UI: Debat Soal Pribumi dan Nonpribumi Harus Disudahi

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Sabtu, 30 April 2016
Dosen UI: Debat Soal Pribumi dan Nonpribumi Harus Disudahi

Agni Malagina saat Diskusi Kesengsem Lasem di Pusat Dokumentasi Arsitektur Jalan Tebet Dalam IV-I No 30, Tebet, Jakarta, Rabu (20/4). (Foto: MerahPutih/Noer Ardiansjah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Dewasa ini, perdebatan antara penyebutan pribumi dan nonpribumi masih sangat kentara. Apalagi, sejak munculnya forum-forum sosial media, genderangnya semakin terdengar.

Etnis Tionghoa sendiri adalah salah satu yang paling sering dikonotasikan sebagai nonpribumi. Sementara penyebutan pribumi, diperuntukkan bagi masyarakat lokal.

Agni Malagina, dosen progam studi Sastra Cina Universitas Indonesia (UI) mengatakan, saat ini sudah tidak lazim lagi menyebut etnis Tionghoa sebagai nonpribumi.

"Masyarakat Tionghoa ini kan juga bangsa Indonesia. Diskursusnya sangat luas dan tidak hanya melulu diangkat pada saat Imlek," kata Agni kepada merahputih.com, Jumat (29/4).

Agni menyebut, sejak lama etnis Tionghoa dan Melayu saling bersinggungan, bahkan percampuran budaya dan perkawinan keduanya pun tidak dapat terelakkan.

"Saya kira, banyak dari mereka yang punya prinsip NKRI harga mati, sama seperti kita. Jadi, sudah bukan saatnya lagi kita membedakan mereka Tionghoa nonpribumi, dan kita pribumi," kata Agni.

Agni pun mengimbau untuk menyudahi debat soal pribumi dan nonpribumi.

"Ini saatnya bergerak bersama, saling menghargai perbedaan, saling memahami makna tolerasi, bergerak bersama membangun Indonesia dengan kemampuannya masing-masing dan saling menjunjung landasan hukum yang berlaku di Indonesia," katanya.

Riak-riak dalam hubungan antaretnis, menurut Agni, memang akan selalu ada, namun biarkan hal tersebut menjadi cerita lama.

"Luka lama dalam perjalanan sejarah itu ada, namun yang terbaik adalah belajar dari masa lalu untuk memperkuat masa sekarang dalam mencapai cita-cita masa depan," tandasnya. (Ard)


BACA JUGA:

  1. Stop Sebut Etnis Tionghoa dengan Non Pribumi
  2. Sekolah THHK Misi Mengembalikan Tradisi Tionghoa yang Pudar
  3. Tionghoa Hwe Koan Cikal Bakal Sekolah Komunitas di Tanah Air
  4. Tionghoa Hwe Koan, Sekolah Tionghoa Pertama di Indonesia
  5. Lasem Desa Kutukan Warga Tionghoa Bermarga Han

 

#Universitas Indonesia #Tionghoa #Agni Malagina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Disebut Atur Penerimaan Mahasiswa Baru, UI Laporkan Pencemaran dan Pencatutat Jabatan Rektor ke Polda Jateng
Pelaporan ini berkaitan dengan kasus dugaan penipuan dan/atau penggelapan yang sebelumnya dilaporkan korban kepada Polrestabes Semarang pada 25 September 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Disebut Atur Penerimaan Mahasiswa Baru, UI Laporkan Pencemaran dan Pencatutat Jabatan Rektor ke Polda Jateng
Indonesia
Koordinator BEM UI Dianiaya Orang Tidak Terkenal, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polisi mengimbau korban maupun pihak terkait membuat laporan kejadian tersebut. Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan pengusutan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Koordinator BEM UI Dianiaya Orang Tidak Terkenal, Polisi Lakukan Penyelidikan
Indonesia
5 Mahasiswa UI Kembangkan Pendingin Ruangan Padukan Kestabilan Suhu Tanah dan Tenaga Surya
ADEM bekerja dengan memanfaatkan suhu tanah yang relatif stabil pada kedalaman tertentu. Udara dari luar dialirkan melalui jaringan pipa PVC yang ditanam di bawah tanah dan disusun berkelok (serpentine).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
5 Mahasiswa UI Kembangkan Pendingin Ruangan Padukan Kestabilan Suhu Tanah dan Tenaga Surya
Indonesia
UI Masih Teratas dari 7 Kampus RI di 500 Besar Dunia, Budaya Riset Jadi PR Besar
QS World University Rankings 2027 menempatkan 7 kampus Indonesia di 500 besar dunia. UI tetap teratas, namun budaya riset masih jadi pekerjaan rumah besar.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
UI Masih Teratas dari 7 Kampus RI di 500 Besar Dunia, Budaya Riset Jadi PR Besar
Fashion
Intip Kelebihan Teknologi 'Rekat', Bra Inovasi Terbaru Fesyen Inklusif dari Kampus Kuning UI
Data BPS 2023, terdapat sekitar 22,97 juta jiwa penyandang disabilitas di Indonesia, setara dengan 8,5 persen dari total penduduk.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
Intip Kelebihan Teknologi 'Rekat', Bra Inovasi Terbaru Fesyen Inklusif dari Kampus Kuning UI
Indonesia
UI Pertahankan Posisi Nomor Satu PTN Indonesia di QS World University Rankings 2027
Bahwa keberhasilan mempertahankan posisi di 200 besar dunia merupakan modal yang harus terus dipacu, bukan titik untuk berpuas diri.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
UI Pertahankan Posisi Nomor Satu PTN Indonesia di QS World University Rankings 2027
Indonesia
BEM UI Serukan Kepung Bundaran HI Setelah Salat Jumat, Ini Tuntutan Mereka!
Aksi yang digerakkan BEM Universitas Indonesia (UI) ini rencananya bakal berlangsung setelah salat Jumat, dengan tema besar “Menuju Indonesia Bangkrut”.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
BEM UI Serukan Kepung Bundaran HI Setelah Salat Jumat, Ini Tuntutan Mereka!
Indonesia
Jadwal Lengkap SIMAK UI 2026, Impian Pakai Jaket Kuning Belum Pupus Meski Gagal SNBT
Universitas Indonesia membuka jalur mandiri 2026 lewat SIMAK UI, SJP, PPKB, dan KKI. Catat jadwal pendaftaran, ujian, pengumuman, serta syarat peserta.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Jadwal Lengkap SIMAK UI 2026, Impian Pakai Jaket Kuning Belum Pupus Meski Gagal SNBT
Indonesia
Kemendiktisaintek Diminta Rombak Total Aturan Kekerasan Seksual Kampus Buntut Dosen Garap Mahasiswa Hingga Pelecehan Verbal di UI
Habib Syarief menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh membiarkan aksi asusila terus merusak marwah dunia pendidikan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 April 2026
Kemendiktisaintek Diminta Rombak Total Aturan Kekerasan Seksual Kampus Buntut Dosen Garap Mahasiswa Hingga Pelecehan Verbal di UI
Indonesia
16 Mahasiswa Fakultas Hukum UI Diskors, Kasus Dugaan Pelecehan Digital Jadi Sorotan Polda Metro
Budi menegaskan kepolisian siap memproses hukum jika pihak korban memutuskan untuk menempuh jalur pidana
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
16 Mahasiswa Fakultas Hukum UI Diskors, Kasus Dugaan Pelecehan Digital Jadi Sorotan Polda Metro
Bagikan