Donald Trump Tetapkan Tenggat 2 Minggu untuk Putuskan Posisi AS dalam Konflik Israel-Iran

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 20 Juni 2025
 Donald Trump Tetapkan Tenggat 2 Minggu untuk Putuskan Posisi AS dalam Konflik Israel-Iran

Presiden AS Donald Trump minta India dan Pakistan segera mengakhiri konflik. (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump akan memutuskan apakah AS akan terlibat langsung dalam konflik Iran-Israel dalam dua minggu mendatang. Demikian diungkap pihak Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.

Dalam konferensi pers di Gedung Putih, dikutip BBC, Sekretaris Pers Karoline Leavitt menyampaikan pesan langsung dari Trump.

“Berdasarkan fakta ada kemungkinan substansial negosiasi yang mungkin atau mungkin tidak terjadi dengan Iran dalam waktu dekat, saya akan membuat keputusan apakah akan turun tangan atau tidak dalam dua minggu mendatang,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri Iran mengatakan kepada BBC, jika AS terlibat, hal itu akan menyebabkan ‘neraka’. Ia menegaskan, “Ini bukan perangnya Amerika.”

Kabar ini muncul 24 jam setelah Trump mengatakan ia belum mengambil keputusan mengenai keterlibatan AS dalam konflik tersebut. Ketika ditanya apa pesan bagi pendukung Trump sehari-hari yang khawatir tentang keterlibatan AS, Leavitt mengatakan agar mereka percaya kepada Presiden Trump. Ia menambahkan prioritas utama presiden yakni memastikan Iran tidak berhasil membangun senjata nuklir.

Baca juga:

Konflik Israel-Iran, Presiden Trump Pertimbangkan Keterlibatan AS



Leavitt menolak membahas berbagai skenario hipotetis, termasuk kemungkinan pejabat Iran datang ke Gedung Putih atau apakah Trump akan mencari persetujuan Kongres sebelum bertindak. Trump dan pemerintahannya berusaha mempertahankan sikap ambigu secara strategis. Mereka tidak mengungkapkan secara terbuka pemikiran atau kemungkinan langkah yang akan diambil.

“Saya mungkin melakukannya, tapi mungkin tidak melakukannya,” ujar Trump pada Rabu.

Pemerintah AS tetap meyakini bahwa Iran tidak pernah sedekat ini dengan keberhasilan membangun senjata nuklir. Trump menolak penilaian intelijen, termasuk dari Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard di Kongres awal tahun ini. Penilaian itu menyatakan Iran tidak berencana membuat senjata nuklir.

Spekulasi mengenai niat Trump meningkat pada Rabu setelah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menolak permintaan Trump untuk menyerah.

Batas waktu dua minggu dari Trump diumumkan setelah sebuah rumah sakit di Israel selatan terkena serangan misil Iran pada Kamis pagi.
Media pemerintah Iran melaporkan serangan itu menargetkan fasilitas militer di dekat rumah sakit, bukan rumah sakit itu sendiri.(dwi)

Baca juga:

Konflik Iran-Israel, Para Ahli Peringatkan Campur Tangan AS lewat Serangan Bisa Buka ‘Kotak Pandora’

#Amerika Serikat #Donald Trump #Iran #Israel
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Dunia
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Keputusan ini menandai sikap tidak setuju atas ambisi Trump yang kian meluas di belahan Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Dunia
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Meski begitu, Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan tambahan terkait dengan pertemuan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Dunia
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
AS mengklaim mendukung para pengunjuk rasa damai di seluruh dunia, termasuk di Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Dunia
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Disebut tidak lagi melayani kepentingan Amerika dan mendorong agenda yang tidak efektif atau bersifat bermusuhan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Dunia
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Trump akan melakukan hal itu dengan mengandalkan blokade laut serta ancaman penggunaan kekuatan lebih lanjut.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Indonesia
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Retorika keras Gedung Putih bertujuan untuk membujuk Denmark agar menjual Greenland kepada Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Dunia
Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
Trump mengatakan uang hasil penjualan akan berada di bawah kendalinya dan digunakan untuk kepentingan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
 Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
Dunia
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Trump mengatakan minyak itu akan dijual pada harga pasar, dan hasilnya akan dikontrol oleh dirinya sebagai Presiden Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Dunia
Niat Caplok Greenland, AS Bahas Opsi Gunakan Kekuatan Militer
Berbagai opsi dipertimbangkan pihak AS untuk Greenland, mulai dari pembelian hingga penggunaan militer.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Niat Caplok Greenland, AS Bahas Opsi Gunakan Kekuatan Militer
Dunia
Venezuela Umumkan Masa Berkabung 7 Hari Hormati Korban Serangan Amerika Serikat
Pemerintah Kuba menyampaikan bahwa 32 pejuang yang menjalankan tugas keamanan dan pertahanan di Caracas
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Venezuela Umumkan Masa Berkabung 7 Hari Hormati Korban Serangan Amerika Serikat
Bagikan