Don't Worry be Happy

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 01 Oktober 2022
Don't Worry be Happy

Menjadi bahagia hanya perlu menggali dari dalam diri. (Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HIDUP ada naik, ada turun. Berat atau ringannya tergantung pribadi masing-masing yang menyikapinya. Seperti yang dikatakan oleh oleh Bobby McFerrin dalam tembang Don't Worry be Happy (1988), membuka mata bahwa semuanya bisa menjadi bahagia pada waktunya. In every life we have some trouble, But when you worry you make it double, Don't worry, be happy.

Menjadi bahagia merupakan pilihan dan tidak berlebihan. Bahagia bukan diukur dari besar atau kecilnya proses kebahagiaannya itu. Ambil contoh anak kecil akan berteriak kegirangan ketika diperbolehkan bermain hujan. Setiap tetesan hujan yang mengenai tubuh seperti pil ekstasi yang meletupkan bom bahagia dalam tubuhnya. Atau seorang cowok yang tersenyum bahagia ketika melihat gebetannya dari kejauhan.

Baca Juga:

Belanja Bisa Munculkan Rasa Bahagia? Ini Kata Psikolog

bahagia
Kebahagiaan sangat mudah untuk diraih. (Pexels/Designecologist)

Kebahagiaan adalah seulas senyum yang mengembang di wajah orang terkasih. Seperti Fariz RM menggambarkannya dalam lagu Your Smile. Dia menuliskan liriknya; Your smile makes me believe on happiness is not too far beyond to reach. Betapa bahwa dengan senyuman kekasih, kebahagiaan hanya dekat saja. Menjadi bahagia itu sangat mudah.

Adalagi bahagia itu datang ketika dapat membahagiakan orang lain. Orangtua yang penuh senyum menyambut kedatangan anaknya yang pulang kembali ke rumah setelah menempuh pendidikan di luar kota. Kebahagiaan orangtua datang dari anak yang sudah kembali ke rumah dengan membawa ijazah tamat sekolah. Kebahagiaan ini tak dapat diukur dengan apapun.

Pun dengan para bucin yang merasa kurang bahagia bila melihat pujaan hatinya bersungut-sungut. Para bucin merasa bahagia bila pujaan hatinya tersenyum karena kemauannya terpenuhi. Entah makna bahagia apa ini.

Baca Juga:

Sulit Merasakan Bahagia? Jangan-Jangan Kamu Cherophobia

bahagia
Bahagia bukan kemewahan. (Pexels/Belle Co)

Membahagiakan orang lain dapat kamun saksikan dalam film Life Is Beautiful (La vita è bella) (1997) yang disutradarai oleh Roberto Benigni. Berkisah tentang seorang ayah dan anaknya yang berada di kamp konsentrasi Nazi Jerman. Untuk tetap membuat anaknya bahagia dan menjauh dari horor di kamp itu, si ayah mengatakan bahwa mereka tengah berada dalam permainan.

Si ayah akan memberikan tugas pada anaknya dan memberikan poin. Jika poin sudah terkumpul sampai seratus, maka pemenangnya berhak mendapatkan tank. Si ayah berusaha menjaga koridor pemikiran anak tetap mengejar kebahagiaan yang ada di ujung permainan. Kekacauan terjadi karena pasukan sekutu mendekati kamp itu. Si ayah memasukan anaknya ke kotak dan mengatakan bahwa ini adalah permainan terakhir. Sayang si ayah menemui ajalnya di ujung senapan tentara Nazi. Pasukan sekutu dengan tanknya kemudian merangsek masuk ke kamp. Pada saat itu si anak keluar dari boks dan melihat tank di depannya, ternyata hadiahnya untuk dirinya. Film ini memaksa penonton untuk memikirkan konsep akhir film, sad ending atau happy ending?

Sangat sederhana sebenarnya. Kebahagian itu berada dalam diri sendiri. Kebahagiaan ditumbuhkan dari dalam diri sendiri. Bahagia bukan pilihan, bahagia itu sudah ada dalam diri sendiri. (psr)

Baca Juga:

'Berlagak Bahagia' Sebuah Ironi Pada Manusia

#Lipsus Oktober Bahagia #Kesehatan Mental
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Kemenkes membuka layanan healing 119.id bagi warga yang mengalami stres, depresi atau memiliki keinginan bunuh diri.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Indonesia
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Tercatat, ada sekitar 20 juta rakyat Indonesia didiagnosis mengalami gangguan kesehatan mental dari data pemeriksaan kesehatan jiwa gratis yang dilakukan.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Bagikan