MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengancam akan menutup tempat hiburan yang sengaja menyediakan narkoba bagi pengunjung.
Hal itu ditegaskannya menyusul tertangkapnya politisi Golkar Indra Jaya Piliang di ruang karaoke Diamond, Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu (13/9) malam.
"Sanksi berat adalah kalau narkoba itu disediakan dari dalam. Itu tanpa ampun langsung kami tutup. Itu pelanggaran paling berat," kata Djarot di Balai Kota, Jakarta, Kamis (14/9).
Terkait hal itu, Mantan Wali Kota Blitar itu sudah memerintahkan Dinas Pariwisata DKI untuk menyelidikinya. "Kami akan investigasi barang haram itu disediakan dari dalam atau bawa dari luar. Kalau memang melanggar bisa dicabut izinnya. Saya minta Dinas Pariwisata menginvestigasi," kata Djarot.
Sebelumnya, Pemprov DKI mengambil langkah tegas dengan menutup sejumlah diskotik yang menjadi lokasi peredaran narkoba. Hal serupa berlaku juga bagi tempat hiburan karaoke yang menjadi sarang narkoba.
"Kami sudah menyatakan perang terhadap narkoba dan kami juga sudah mengingatkan pengelola untuk mencegah terjadinya transaksi narkoba," tandasnya. (Fdi)
Baca berita terkait Gubernur DKI Jakarta lainnya di: Alasan Djarot Sudirman-Thamrin Dibikin Pedestrian