Djarot Akan Evaluasi Penghuni Rusun yang Menunggak Iuran

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Senin, 04 September 2017
Djarot Akan Evaluasi Penghuni Rusun yang Menunggak Iuran

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota. (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi penghuni rusun yang menunggak iuran wajib bulanan "iuran gotong royong".

"Kalau sampai kewajiban dasar, yakni iuran gotong royong, tidak dia dipenuhi, yang jumlahnya Rp 200-400 ribu per bulan itu kan keterlaluan. Maka perlu dievaluasi," kata Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (4/9).

Berdasarkan Data Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta sebanyak 9.522 dari total 14.206 unit rusun yang saat ini dihuni masih menunggak 3 bulan. Dengan rincian penghuni, 3.008 warga umum dan 6.514 warga terdampak penggusuran. Adapun total nominal tunggakan mencapai Rp 32 miliar.

Menurut Djarot, Pemprov DKI Jakarta telah memberikan berbagai macam subsidi sebagai fasilitas kemudahan bagi penghuni, mulai dari subsidi rusun hingga subsidi keluarga, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Sehat (KJS), hingga transportasi.

"Sekali lagi kita ini berusaha mendidik warga. Tidak sekedar memanjakannya. Untuk hidup di Jakarta itu perlu perjuangan. Tidak boleh hanya dengan menuntut haknya," kata Djarot.

Oleh karena itu, mantan Wali Kota Blitar itu mengingatkan agar penghuni rusun menunjukkan itikad baik dengan membayar iuran wajib tersebut.

"Sekali lagi, kalau mereka memang tidak niat untuk bayar ya sudah silakan. Barangkali ada tempat yang lebih baik, yang lebih murah. Silakan begitu lho," ucapnya.

Djarot menegaskan, tidak memaksa penghuni rusun untuk tetap tinggal di perumahan bertingkat tersebut, yang jelas Pemprov telah memberikan subsidi bagi penghuni untuk meringankan beban meraka.

"Yang perlu saya tekankan adalah niat baik sebagai warga negara. Kami sudah memberikan berbagai macam subsidi dan kebijakan. Sekarang, tinggal niat baik daripada penghuni rusun," tandasnya. (Fdi)

Baca juga berita terkait rusun bersubsidi Pemprov DKI Jakarta di : Djarot Ingin RPTRA Ada Di Tiap RW

#Djarot Saiful Hidayat #Pemprov DKI #Subsidi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
CFD Sudirman-Thamrin Minggu Besok Ditiadakan, Lokasi Digeser ke Kebayoran Lama
Kegiatan Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin Minggu, 25 Oktober 2026 ditiadakan karena ada Jakarta Running Festival, dan dialihkan ke Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
CFD Sudirman-Thamrin Minggu Besok Ditiadakan, Lokasi Digeser ke Kebayoran Lama
Berita Foto
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Suasana pemukiman padat penduduk di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
Anggaran Subsidi 2027 Diturunkan Rp 11,44 Triliun, Penerima Subsidi Mengacu ke Desil
Penurunan anggaran subsidi tersebut dilakukan bersamaan dengan pembenahan data penerima subsidi agar penyalurannya lebih tepat sasaran dan anggaran subsidi energi bisa digunakan secara lebih efisien.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Anggaran Subsidi 2027 Diturunkan Rp 11,44 Triliun, Penerima Subsidi Mengacu ke Desil
Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Difokuskan pada antisipasi kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran, dan penurunan kualitas udara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Indonesia
Kuota Subsidi LPG 3 Kg Bakal Lebihi Batas, Pemerintah Bakal Ubah Tata Kelola
"Kalau solusinya hanya menambah kuota, persoalan subsidi tidak pernah selesai. Yang harus kita benahi adalah tata kelolanya," ujar Anggia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kuota Subsidi LPG 3 Kg Bakal Lebihi Batas, Pemerintah Bakal Ubah Tata Kelola
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Indonesia
Prabowo Wajibkan Barang-barang Subsidi Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih
Produk bersubsidi seperti MinyaKita dan beras tidak boleh diperjualbelikan di luar KDMP.
Frengky Aruan - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Wajibkan Barang-barang Subsidi Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih
Bagikan