Diundang PDI Perjuangan, Deddy Mizwar: Maaf, Saya Tidak Bisa
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar. (MP/Mauritz)
MerahPutih.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan, tidak bisa memenuhi panggilan PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial, yang dinilai layak menjadi kandidat calon gubernur di pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat 2018-2023 di Bandung pada 21 Oktober 2017.
"Rencananya saya mau umrah dulu, insya Allah saya berangkat hari ini," kata Deddy Mizwar sebelum bertolak ke Tanah Suci, Arab, Rabu (18/10).
Dia menyampaikan permintaan maaf kepada jajaran pengurus PDIP Jawa Barat karena tidak bisa menghadiri undangan dari parpol tersebut. "Saya mohon maaf tidak bisa hadir, tapi akan saya doakan dari Tanah Suci agar acaranya berjalan lancar," katanya.
Sebelumnya, DPD PDI Perjuangan Jawa Barat mengundang sembilan tokoh potensial yang dinilai layak menjadi kandidat calon gubernur di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018-2023 di Bandung pada 21 Oktober 2017.
"Tanggal 21 kita akan adakan acara di Bandung. Jadi, kita akan undang tokoh-tokoh potensial, yang diundang ada sembilan nama," kata Sekretaris DPD PDIP Jawa Barat Abdy Yuhana.
Kesembilan tokoh yang akan diundang oleh PDIP Jawa Barat, menurut Abdi, antara lain Wakil Gubernur Deddy Mizwar, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Ketua P2TP2A Jawa Barat yang juga istri Gubernur Jawa Barat, yakni Netty Heryawan.
"Kami akan undang sembilan tokoh tersebut dan kami akan mencari tahu sejauh mana potensi mereka, apa visi misi mereka untuk membangun Jawa Barat," katanya. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Nama Megawati Ikut Terseret di Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, PDIP Pasang Badan
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
Pemerintah Mengesahkan Kepengurusan DPP PDIP 2025–2030 dalam Waktu Singkat
Ribka Tjiptaning: Kematian Raya Akibat Cacingan Akut Jadi Tamparan Keras untuk Pemerintah
Megawati Pilih Rayakan HUT RI di Sekolah Partai, Tegaskan Tradisi PDIP Tak Tergantikan
Struktur Kepengurusan Terbaru PDIP: Hasto Kristiyanto Kembali Jabat Posisi Sekjen
PDIP Beri Dukungan Penuh Tapi Ogah Gabung Pemerintah, Prabowo Butuh 'Second Opinion'
Terungkap! Ini Alasan PDIP Pilih Jadi Mitra Sekaligus Sparring Partner Pemerintah
Amnesti Prabowo Jadi Bukti, Kasus Hasto Sejak Awal Cuma Kriminalisasi Politik?
Puan: Soliditas di Bawah Kepemimpinan Megawati Jadi Kunci Kekuatan PDIP